memang benar bisa memakai kacamata ekonomi global, regional ato lokal, memang
benar kita bisa pake kaca pembesar binokuler, trinokuler atau monokuler, namun
dalam masalah saat ini tetap harus kita lihat kepentingan bersama alias
nasional, bahwa kesabaran pemerintah sudah tidak bisa diganggu-gugat untuk
menaikkan harga yang direncanakan dan telah tertunda sekian bulan. Kenaikan bbm
sebenarnya untuk apa? untuk mendapatkan dana kebutuhan pemerintah kah? untuk
mendapatkan dana menstabilkan ekonomi kah? untuk mendapatkan dana menjaga
keseimbangan dan kelanjutan pembangunan kah? untuk mendapatkan dana mengatasi
persoalan masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan alias ngganggur, kurang
pendapatan ? masih banyak pertanyaan yang dapat kita pertanyakan dan banyak
alasan yang dapat kita berikan. Mari kita melihat positif langkah pemerintah
dengan penilaian, jika memang pemerintah tidak memenuhi janjinya apakah perlu
kita bawa ke pengadilan, apa kita harus bubarkan, apa kita harus skor, apa
kita harus apakan. Tentunya kita harus pula terlibat mendukung kemajuan, bukan
kebohongan? Pemerintahan sby baru 128 hari, mari coba kita dukung dalam
usahanya menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa, terarah
mudah-mudahan, karena memang kita sudah memilihnya sebagai Presiden.
alangkah eloknya kalau sby dapat menjelaskan kepada masarakat secara lugu apa
rencananya dengan kenaikan bbm "secara lugu maksudnya tidak ada rencana bias".
Saya setuju dengan pendapa Mas/mbak carla bahwa sistim manejemen dan distribusi
manajemen Indonesia "are really bad", aku tidak dapat mengerti kenapa timbul
nilai-nilai ketamakan dalam "jiwa kepemimpinan" di Indonesia. Pemimpin kita
dalam kaca mata pribadi saya sangat-sangat tamak dan monopolis. mulai dari
kekuasaan, uang, harta kalau perlu dia punya semua sehingga akan dapat dengan
sesumbar menjalankan ketamakannya.
Jika memang kenaikan bbm untuk kepentingan masyarakat, lalu bagaimana sistim
distribusinya kepada masyarakat ? ini sangat-sangat perlu dipikirkan mulai dari
titik awal sampai pada titik tujuan distribusi bebas dari berbagai pemotongan.
walaupun aku memilih sby dari pilihan yang terbaik dari yang kurang baik, namun
aku tetap secara konsisten mendukungnya untuk melaksanakan pemerintahan, semoga
usahanya untuk memajukan bangsa ini dapat dimulai tapi satu syarat mutlak untuk
mendukung sby, jangan sampai pintu-pintu demokrasi ditutup, kalau ini yang
dilakukan, aku secara tegas mencabut dukungan.
thanks.
Carla Annamarie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
kenaikan BBM kalo diliat dr kaca mata ekonomi global memang perlu naik..,
tp timingnya may be gak tepat sekarang, n usaha pemerintah belom maksimal
mencari sumber2 pendanaan lain.., malah ngurangin subsidi n mengalokasikan
dana subsidi utk pendidikan, kesehatan , kesejahteraan rakyat miskin,
masalahnya rencana itu cuma bagus on papers aja.., aplikasi nya it's almost
impossible, sistem distribusi dan koordinasi lembaga2 yang udah terbukti
bad bgt, adanya kebocoran n korupsi di tiap2 lembaga, gak jelas or maybe
gak ada pemetaan penduduk dan registrasi penduduk yang lengkap, so the
question is gimana rakyat indo bisa dapet advantage or benefit from
kenaikan BBM..?
"Lina Dahlan"
<[EMAIL PROTECTED] To:
[email protected]
.com> cc:
Subject: [ppiindia] Re: Mengapa
Perlu Menolak Kenaikan
03/01/2005 09:57 Harga BBM!!!
AM
Please respond to
ppiindia
wis..sumpah deh aku gak mudeng. Hati menjerit..karena pastinya
segala harga juga akan melonjak lagi. Mungkin makan sehari-hari
nanti hanya cukup makan nasi+tempe+tahu saja. Yang penting perut
bisa kenyang, egepe sama gizi...Ato kembali masak pake minyak tanah
aja, kayak pak menko ekuin bilang: kalo gak mampu beli gas, ya pake
minyak tanah aja.
wis...masalah makanan sehari-hari dah ada jalan keluarnya, gimana
biaya sekolah anak ya?...
wis...apa ya itu konsensus Washington dengan liberalisasi
ekonominya?...kalo supaya masuknya perusahaan2 multinasional...ya
biarin aja? wong rakyat ini perlu kerja? Wong pemimpinnya juga gak
mampu mengelola minyak & gas bumi dgn baik? di korupin mulu? Apa
bedanya dikorupin sama perusahaan multinasional? aku cuma mikir,
enak diperintah bangsa sendiri, apa diperintah orang luar ya?
Kalo kita/rakyat tetap bersabar dan menerima keputusan pemerintah
ini, apa hasilnya ya nanti buat anak cucu kita? Kita bersabar,
berusaha hidup irit...gimana para pejabat itu..ya?
Ku kira pemerintah memang lagi bokek, jadi memang cara paling cepat
dan gampang adalah menaikkan harga BBM ketimbang ngadilin koruptor
utk mengambil kembali aset2 koruptor tsb..karena Singapore saja dah
menolak utk menandatangani perjanjian ekstradisi.
wis...makin gedek kalo lagi keadaan susah gini, partai politik pada
ngebelain kadernya yang korupsi.
wis...sabar...sabar...Gusti Allah ora sare...
--- In [email protected], Satrio Arismunandar
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mengapa Masyarakat (Perlu)
> Menolak Kenaikan Harga BBM?
> http://promotions.yahoo.com/new_mail
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/