Salam, Tadinya saya tidak ingin ikut komen soal BBM di milis ini. Tapi lama2 rasanya risih juga. Menurut saya pribadi, orang boleh2 saja berpendapat beda termasuk soal pro atau kontra kenaikan BBM. Tapi menganggap bahwa pendapat kita kebenaran mutlak dan yg bersebrangan dg kita pasti evil rasanya kok kayak Om Bush ya.. "either you are with us or our enemy.."
Para pendukung policy kenaikan BBM saya kira punya alasan logis. Kalau mereka lantas dicap pelacur intelektual atau dibayar, bisakah anda membuktikannya? Jangan karena tidak sependapat lantas kita bisa memfitnah orang lain. Dan jangan memukul rata semuanya: pemerintah pasti salah, anggota DPR pasti bejat, aktivis pasti benar. Analisis sekarang direduksi menjadi pro dan kontra pemerintah. Yang sependapat dibilang terkooptasi dan dibeli, yg kritis dianggap pembela rakyat. Apakah anda benar2 tahu motivasi masing2 mereka? Saya kenal bbrp pribadi baik di FI maupun di kel. kontra nya. Saya rasa pendapat org2 cukup bias thd mereka (baik dan buruknya). Entahlah.. saya nggak ingin ikut emosi dan menghujat. Cuma menurut saya orang bebas berpendapat tapi hindarilah fitnah. Soal hak angket DPR saya malah ingin bertanya: kemana mereka dulu waktu masalah APBD dibahas? bukannya pemerintah udah dari dulu bilang untuk mengurangi subsidi BBM dianggaran? Bukannya rapat itu dulunya bersama DPR? Kok sekarang disaat gelombang protes meningkat mereka menuding pemerintah saja? bukannya juga harusnya menuding hidung mereka sendiri juga? Itu saja keheranan saya... salam, fau --- In [email protected], "irwank2k2" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ehm.. ehm.. setelah FI dan para 'pelacur intelektual'(?), > sekarang giliran pemetaan dalam DPR.. tabir itu semakin terkuak.. > jreng-jreng.. > Jadi, di manakah posisi anda (atau kelompok/partaianda)? > Hehehe.. :D > > Wassalam, > > Irwan.K > > ======= > http://jkt1.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/03/tg l/03/time/1\ > 5753/idnews/307568/idkanal/10 > > Usul Hak Angket DPR soal BBM Diserahkan ke Pimpinan > Reporter: Astrid Felicia Lim > > detikcom - Jakarta, Ancaman hak angket DPR terhadap Presiden SBY > benar-benar direalisasikan. Sebanyak 31 anggota DPR mengajukan usul > hak angket atau penyelidikan kepada pimpinan DPR terkait kebijakan > pemerintah menaikkan harga BBM. > > Ke-31 wakil rakyat itu berasal dari 7 fraksi di DPR. Sedangkan 3 > fraksi yang tidak ikut teken dalam usulan hak angket itu adalah FPG, > FPD dan PFKS. > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

