'Aspirasi' dari rakyat cuma sewaktu pemilu saja..
popularitas cuma penting sebelum pemilu saja..
setelah pemilu kembali ke selera (dan sifat) asal: I don't care..
peduli setan dengan orang lain.. yang penting kekuasaan udah 
berhasil diraih.. Yang lebih penting (bagi mereka) adalah
pencitraan.. atau budaya/politik klaim dan seolah-olah..

Udah gitu ada yang (sok) ngelarang diskusi dengan emosi lagi..
deudeuh teuing.. 

Wassalam,

Irwan.K

======
--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> ..  mungkin lebih dari 114,  kan banyak kapal nelayan asing dan
> kapal pengangkut kayu illegal yang ketanggpkap  bisa digunakan
> untuk perang  ...   perang laut kan cuma  naru senjata di kapal
> nah jadi lah kapal perang,  cuma asal jangan keberatan senjatanya
> nanti malah kapalnya yang tenggelam sesudah memuntahkan
> peluru  ...  kalo kapal-kapal ini   bisa juga buat sukarelawan
> yang pada ngedaftar,  biar sedikit mabok  asal   bisa
> "ganyang malaysia"  dari pada ke malaysia tanpa  surat-surat
> legal,  mendingan lewat ambalat, siapa tahu kecipratan minyak
> kan lumayan, apalagi  bbm sekarang harga-nya dinaikin
> tanpa persetujuan dpr lagi , padahal  negara kita di akui sebagai
> negara demokrasi yang mendengarkan seluruh aspirasi
> dari seluruh rakyat indonesia yang telah menelorkan pemilihan
> presiden secara langsung oleh rakyat-rakyat  yang mencintai
> pemimpin-pemimpinnya melalui pemilihan umum.
> 
> salam,
> "ganyang dan goyang malaysia"
> 
> lg bt
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>                      Harusnya juga dimasukkin pesawat tempur sama
> helicopter
> yang berpangkalan di museum satria mandala and agak curiga nich jangan2
> 114 armada laut termasuk sekoci juga dihitung.
> 
> 
> 
>                      ptP
> 
> 
> 
>                      Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
>                      Selasa, 08 Maret 2005 | 12:09 WIB
> 
>                      Perang mungkin tidak, tapi saling klaim kepemilikan
> sepenggal wilayah di Laut Sulawesi telah memanaskan hubungan Indonesia
> dan Malaysia. Pesawat tempur dan kapal perang kedua negara bertukar kata
> di ladang eksplorasi minyak itu. Inilah gambaran sebagian kekuatan
> militer kedua negara:
> 
> 
>                      MALAYSIA
> 
>                      Militer Negeri Jiran itu bernama Tentara Diraja
> Malaysia. Pada awal pembentukannya, peralatan militer buatan Inggris
> banyak dipakai negara ini. Kini mereka menggunakan peralatan dari
> sejumlah negara, termasuk pesawat buatan Indonesia.
> 
> 
>                      Kapal Perang
> 
>                      - Satu kapal penyelam dilengkapi meriam 20 mm
>                      - Dua kapal cepat pengangkut pasukan
>                      - Empat kapal patroli buatan Prancis ber-rudal
Exocet
> MM38 dan meriam Bofors
>                      - 24 kapal perang yang berpangkalan di empat
tempat:
> Lumut, Sandakan Sabah, Kuantan, dan Labuan. KD Kerambit yang berada di
> sekitar Ambalat merupakan salah satu kapan yang berpangkalan di
> Sandakan, Sabah.
>                      - Dua kapal patroli buatan Korea Selatan yang
> dilengkapi
> meriam 100 mm Creusot Loire, 30 mm Emerlac, dan senjata penangkis
> antikapal selam. Kapal ini berpangkalan di Kuantan/
>                      - Empat kapal buatan Swedia dilengkapi rudal MM38
> Exocet, 57 mm Bofors, dan 40 mm Bofors berpangkalan.
>                      - Empat kapal Frigate, dua di antaranya dibeli
bekas
> dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
>                      - Enam kapal Corvette buatan Jerman
>                      - Empat kapal patroli penangkis ranjau buatan
Italia
>                      - Dua kapal Multi Purpose Command and Support Ship
> buatan Jerman dan Korea Selatan
>                      - Satu kapal Sealift
>                      - Dua kapal Hydro
> 
> 
>                      Pesawat Tempur
>                      - F-5 E
>                      - Hawk MK108 berpangkalan di Alor Setar,
Kuantan, dan
> Labuan
>                      - Hawk MK-208 berpangkalan di Alor Setar,
Kuantan, dan
> Labuan
>                      - Delapan F/A-18D berpangkalan di Alor Setar
>                      - Mig-29 berpangkalan di Kuantan
>                      - SU-30 berpangkalan di Kuantan
>                      - F-28 berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - Falcon berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - Beech 200T berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - C-130H berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - CN-235 berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - S61A-4 berpangkalan di Kuala Lumpur, Kuching, dan
> Labuan
>                      - AS61N-1 berpangkalan di Kuala Lumpur
>                      - S70A-34 berpangkalan di Kuala Lumpur
> 
>                      Personel
>                      - Jumlah prajurit semua angkatan: 196.042 (2002)
>                      - Anggaran militer per tahun: US1,69 triliun (2,03
> persen GDP)
> 
> 
> 
>                      INDONESIA
> 
>                      Embargo pembelian peralatan militer dari Amerika
> membuat
> rontok sejumlah peralatan militer Indonesia. Pesawat tempur terbaru,
> Sukhoi SU-27 SK dan SU-30 MK buatan Rusia, pun masih ompong tak punya
> senjata. Adapun dari 12 pesawat tempur "andalan", F-16, dua di antaranya
> sudah jatuh dan hanya delapan siap terbang.
> 
>                      Pesawat dan Heli
>                      - Delapan Hawk MK 109 berpangkalan di Pekanbaru,
> Pontianak
>                      - 32 Hawk MK 209 berpangkalan di Pekanbaru,
Pontianak
>                      - Enam CN235 berpangkalan di Halim
>                      - Delapan F27-400M berpangkalan di Halim
>                      - SF260MS/WS berpangkalan di Halim
>                      - B707-3MIC
>                      - Tujuh pesawat F27-400M
>                      - F28-1000/3000
>                      - L100-30
>                      - C-130H-30 berpangkalan di Halim
>                      - NAS332L1
>                      - L100-30
>                      - EC-120B
>                      - 12 unit Heli Bell 47G-3B-1 berpangkalan di
Kalijati
>                      - Lima F-16A berpangkalan di Madiun
>                      - Lima F-16B berpangkalan di Madiun
>                      - F-5E berpangkalan di Madiun
>                      - F-5F berpangkalan di Madiun
>                      - Hawk Mk53 berpangkalan di Madiun
>                      - dua Su-27SK berpangkalan di Makassar
>                      - dua Su-30MK berpangkalan di Makassar
>                      - NC212M-100/200 berpangkalan di Malang
>                      - Ce 401A berpangkalan di Malang
>                      - Ce 402A berpangkalan di Malang
>                      - 10 Pesawat Bronco OV-10F di Malang
> 
>                      Kapal Perang
>                      - 114 armada berbagai jenis (sepertiganya untuk
> operasi
> rutin, sepertiga untuk latihan, dan sisanya untuk pemeliharaan)
> 
>                      Personel
>                      Jumlah prajurit (semua angkatan): 250 ribu orang
>                      Anggaran militer per tahun: US$ 1 triliun (1,3
persen
> GDP)
> 
> 
>                      Sumber: www.scramble.nl, www.nationmaster.com, TDLM





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke