Pak Budi, saya ingin bertanya, apakah "Harga Rasional"
itu harus sama dengan harga Internasional?

Kalau mayoritas pendapatan rakyat kita sama dengan
rakyat internasional, mungkin tidak masalah jika harga
barang sama dgn harga internasional. Tapi seperti
email saya terdahulu, UMR di AS sekitar Rp 8 juta per
bulan, upah buruh pabrik di Singapura sekitar Rp 15
juta per bulan, sedang UMR kita rata2 hanya sekitar Rp
500 ribu per bulan.

Nah, jika harga rasional harus sama dgn harga
internasional, bisa jadi biaya hidup minimal di negara
kita akan sama dgn di AS atau Singapura. Jika di
AS/Singapura biaya hidup minimal (tempat tinggal,
transportasi, makan, sandang) adalah Rp 5 juta per
bulan, maka bagi rakyat AS dan Singapura tidak
masalah, mereka masih bisa menabung antara Rp 3 juta
hingga Rp 10 juta per bulannya.

Sebaliknya, mayoritas rakyat Indonesia yang
penghasilannya rp 500 ribu per bulan, terpaksa harus
berhutang Rp 4,5 juta per bulan agar bisa tetap hidup.
Kalau tidak ada yang mau menghutangi, mereka akan jadi
gembel atau mati kelaparan.

Itukah rasionalisasi harga yang anda maksud?

Menurut saya, harga yang rasional adalah harga yang
terjangkau oleh penghasilan rakyatnya. Jika pendapatan
rakyatnya mayoritas Rp 500 ribu per bulan, ya
pemerintah harus mengusahakan agar biaya hidup minimal
tidak lebih dari Rp 500 ribu per bulan.

Anda dengan gaji di atas Rp 7 juta mungkin tidak
masalah jika BBM naik hingga Rp 100 ribu per liter,
tapi bagaimana dgn para supir angkot, ibu2, buruh,
anak2 sekolah yang harus naik angkuran?

Saya rasa kita harus punya empati terhadap orang
miskin yang membutuhkan. Jumlah orang miskin 120 juta.
Sedang rencana dana kompensasi BBM, hanya akan
membantu sampai 36 juta orang saja (setiap orang dapat
Rp 30 ribu per bulan kalau tak dikorup). Nah,
bagaimana nasib puluhan juta rakyat miskin lainnya?

Jika Malaysia dan Brunei yang pendapatan rakyatnya
lebih tinggi tetap mensubsidi BBM dan dapat menumpas
penyelundupan, kenapa kita tidak?

Kita harus belajar dari mereka.

--- Budi Sudarsono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tentu cukup. Salah satu tujuan penaikan harga BBM
> adalah
> rasionalisasi harga. Jika berhasil, alasan untuk
> menyelundupkan BBM
> akan hilang.
>  
> > 2. Kalau pemerintah mampu dan benar-benar serius
> memberantas
> illegal >logging yang beromset minimal 30 trilyun
> pertahun dan telah
> >berlangsung lebih dari dua dasawarsa, andai uang
> itu digunakan untuk
> >membuat sekolah gratis dan bermutu.... cukup kan???
> 
> 
> Kalau memang demikian besarnya illegal logging,
> tentu cukup untuk
> dana pendidikan. Tidak ada salahnya harga BBM dibuat
> lebih rasional.
> Budi Sudarsono
> Senior Member,
> Indonesian National Committee,
> World Energy Council



Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.nizami.org


        
                
__________________________________ 
Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! 
Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web 
http://birthday.yahoo.com/netrospective/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke