Dept. pertahanan RI, bekerjasama dengan perusahaan swasta
(yang merupakan hasil spin-off dari komunitas kampus)
sedang mengembangkan produk Pesawat Terbang Tanpa Awak
(PTTA) atau "Drone".

Ada sekerat sisa rasa afeksi menceritakan hal ini, karena
orang-2 yang terlibat di situ dulu kakak-2 kelas/senior-2
saya yang dulu pernah membina kami di Unit kegiatan "hobby"
mahasiswa yang disebut "Aerokreasi". Unit ini mempunyai
beberapa divisi kegiatan: Aeromodeling, Terbang Layang,
dan Hovercraft - tentu dengan segala pasang-surut nya.
Sepintas lalu memang bisa memberi kesan kegiatan "hedonisme",
maklum, fasilitas "hobby" semacam ini memang membutuhkan
beaya. Tapi kenyataannya tidak semua pesertanya dari
kalangan "mampu" - neither was I. Dan ternyata selama di
situ banyak fasilitas yang bisa di share, kami hampir
tidak pernah mengeluarkan beaya yang berarti, kecuali
beaya transportasi, makan dan sejenisnya.

Meskipun kegiatannya sering angin-anginan, bergantung
pada "mood", maklum kegiatan mahasiswa, tapi syukurlah
ada juga di antara alumninya yang menindak lanjuti "hobby"
nya tersebut menjadi kegiatan "real" yang sudah menghasilkan
usaha di tingkat komersial.

For my case, the trace of this good-old-time hobby is also
still "alive", at least in academical sense. I am now still
working in the area which also includes fluid dynamics,
dealing with things such as solving the Navier-Stokes 
equations.

I hope someday, I would have the opportunity to work on
both the numerical modeling and experiments on MHD (Magneto
Hydro Dynamics) technology for some applications. In the
numerical modeling part, you could simulate MHD phenomena,
"simply" by coupling the Navier-Stokes's and Maxwell's
equation, and solving them together < phhuihhhh ... ;-) >

Well, at least I have made a simple experiment just
using hobby-grade apparatus/materials, just to show
that MHD phenomena (MHD-"motor") does exist.

==========================================( ihm )===========

<http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=714>

Kamis, 18 April 2002


Info Dephan:

--------------------------------------------------------------
KERJASAMA PRODUKSI DAN PENGEMBANGAN PESAWAT TERBANG TANPA AWAK
--------------------------------------------------------------


Departemen Pertahanan RI dalam hal ini Direktur Jenderal Sarana
Pertahanan (Dirjen Ranahan) Dephan Mayjen TNI Aqlani Maza, MA, Kamis
(18/4) di Base Ops Lanud Sulaeman Bandung, menandatangani Piagam
kesepakatan kerjasama produksi dan pengembangan Pesawat Terbang Tanpa
Awak (PTTA) dengan Direktur Utama PT Wahana Esa Sejati Ir. Ahmad
Hakim Safari Malang Yudo.

Secara umum teknologi PTTA merupakan teknologi yang dapat diterapkan
pada kegiatan yang sangat luas, antara lain di bidang Pertahanan
untuk komunikasi militer, pengawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ,
patroli perbatasan dan SAR (Search And Rescue). Selain itu juga dapat
digunakan dibidang Pertanian dan Perikanan, Kehutanan dan Perkebunan,
Transportasi dan Telekomunikasi, Pertambangan dan Energi serta
pemantauan wilayah regional.

Dirjen Ranahan Dephan Mayjen TNI Aqlani Maza. MA mengatakan,
mencermati perkembangan dan muatan teknologi serta pemanfaatan PTTA
dewasa ini, banyak digunakan oleh negara maju dengan berbagai
kepentingan ; tidak saja untuk kepentingan komersial seperti halnya
untuk mendeteksi cuaca, pemetaan, perikanan dan kelautan, tetapi
lebih jauh berkembang yaitu untuk kepentingan militer.

Menurut Mayjen TNI Aqlani Maza, MA, teknologi PTTA akan menjadi
teknologi yang obyektif bagi kepentingan pertahanan. Pemanfaatan
teknologi PTTA akan menjadi efektif untuk menunjang tugas-tugas
taktis yang bersifat strategis bagi upaya pertahanan nasional dalam
suatu wilayah kepulauan seperti Indonesia.

"Menurut perundang-undangan yang ada, hendaknya dipahami bahwa
masalah pertahanan bukanlah dominasi TNI atau Dephan, tetapi
merupakan tanggung jawab bersama seluruh bangsa Indonesia "
Tegasnya.

Sementara itu Direktur Utama PT. Wahana Esa Sejati mengatakan,
lahirnya PTTA buatan Indonesia ini diawali dengan antusiasme beberapa
teknokrat muda Indonesia, untuk menbangkitkan kembali harapan yang
hampir punah akibat produk-produk luar ; namun yang lebih penting
adalah untuk memberikan rasa percaya diri dari ketergantungan negara
lain.

Lebih lanjut dikatakan, dengan Produksi dan Pengembangan Kerjasama
antara pemerintah, para teknokrat dan pengembangan dari ITB serta
para pengusaha; walaupun dimulai dari kecil, mudah-mudahan akan
menjadi sesuatu yang besar dikemudian hari.

Usai penandatanganan piagam kesepakatan kerjasama produksi dan
pengembangan PTTA, dilanjutkan dengan demontrasi terbang selama 15
menit yang dipandu oleh Direktur Teknis PT. Wahana Esa Sejati Dr.
Djoko Sardjadi dan diberi kesempatan untuk tanya jawab.

Hadir pada acara tersebut antara lain Letjen TNI (Purn) Himawan
Soetanto, Kabalitbang Dephan Dr. H. Soefyan Tsauri, MSc, Panglima
Divisi I Kostrad Mayjen TNI Syamsul Maparipa, Karo Humas Setjen
Dephan Marsma TNI Kamto Soetirto, SE, S.IP, Karo Um Setjen Dephan
Brigjen TNI Zaenal Muhan, SH dan para pejabat eselon II dari Mabes
TNI, Mabes TNI-AD, TNI-AL dan TNI-AU serta beberapa pejabat dari PT.
Wahana Esa Sejati.

Sumber: Biro Humas Setjen Dephan








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke