fyi
 
----- Original Message ----- 
 

 
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail 
<http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=4655> &id=4655
 
Selasa, 15 Mar 2005,
Prihatin Ambalat, Khadafi Telepon SBY 
 
         
  <http://www.jawapos.co.id/images/1110825848b>  
<http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail&id=4655> 

                        
         Siaga Tempur Dengan perahu karet, pasukan Marinir TNI-AL kemarin 
melakukan patroli di sekitar Pulau Sebatik, perairan Ambalat. Di pulau ini, 
Malaysia juga menempatkan ratusan tentara pada wilayah yang mereka kuasai.      
  

Juga Kontak PM Badawi 
JAKARTA - Sengketa Blok Ambalat antara RI-Malaysia yang berpotensi menimbulkan 
konfrontasi antarkedua negara membuat Pemimpin Libya Moammar Khadafi prihatin. 
Sekitar pukul 17.30 kemarin, tokoh berpengaruh di Timur Tengah itu menghubungi 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui sambungan telepon internasional 
khusus untuk membicarakan persoalan tersebut.

Juru Bicara Kepresidenan Bidang Luar Negeri Dino Pati Djalal mengungkapkan, 
dalam pembicaraan selama sepuluh menit dengan bahasa Inggris-Arab itu, Khadafi 
mengatakan bahwa dirinya gundah Indonesia dan Malaysia mulai masuk dalam 
konflik sesama komunitas Islam. "Yang menderita nanti umat Islam juga," kata 
Dino mengutip Khadafi. 

Pemimpin yang selalu mengenakan surban itu mengharapkan kedua negara 
menyelesaikan sengketa Ambalat secara damai dengan semangat Islamic 
Brotherhood. Apalagi, Indonesia dan Malaysia merupakan negara muslim terkemuka 
di dunia. 

Dalam pembicaraan itu, Khadafi juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah 
menghubungi Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi dan membicarakan hal 
yang sama. Presiden SBY sendiri, kata Dino, menyatakan penghargaan dan terima 
kasih atas perhatian Khadafi. "Beliau menjelaskan bahwa dirinya sudah 
bersepakat dengan PM Badawi untuk menyelesaikan sengketa ini secara damai," 
papar Dino. 

Pembicaraan antarkedua pimpinan negara itu tidak sampai menyangkut hal teknis, 
misalnya mengenai jaminan tidak ada kontak senjata selama upaya diplomasi 
dilakukan. "Yang penting, secara prinsipiil pandangan Khadafi dan presiden kita 
sama," ujar Dino yang mengaku sendirian menemani Presiden SBY ketika 
berlangsung pembicaraan lewat telepon itu. 

SBY menerima telepon Khadafi saat masih di Istana Negara, beberapa saat sebelum 
menghadiri rapat konsultasi kenaikan harga BBM di DPR. 

Di akhir pembicaraan, Khadafi mengucapkan terima kasih karena putranya mendapat 
sambutan baik saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu. (arm/naz) 



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke