--- In [email protected], nanda saraswati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ....sebaliknya kalo kita berasumsi bahwa nikah adalah maslah sosial secara otomatis interreligious married tidak harus dianggap tabu. Nah, pertanyaannya kemudian, apakah kita bisa melakukan sebuah tali pernikahan tanpa menggunakan religious way? Trimaksish.
cheers, nanda ------------------- Well, ini adalah masalah prinsip individu. banyak orang di Eropa ini, yang berpendapat, pernikahan adalah masalah mereka yang bersangkuta, dan malah tak mau mengundang banyak orang, menikah di catatan sipil, that's it. Ada pula, terutama di dunia timur, pernikahan adalah masalah masyarakat. Malah, sisi kemasyarakatan sering lebih ditonjolkan. Pernah saya melihat pernikahan, dimana tamu kebanyakan adalah relasi dari ortu mempelai keduabelah pihak. Tetapi teman teman si mempelai malah tak sebegitu banyak. Keduanya OK. Justeru, kalau kita lihat pernikahan sebagai sebuah fenomena sosial, dimana keterkaitan masyarakat dianggap signifikan, maka, inter- religous marriage juga memiliki aspek positif: amalgamasi dari kedua dunia agama dan budaya. Mempelai mempunya pijakan dalam dunia agama. Pasalnya, keduanya harus menghormati akidah kedua agama, sebagai nilai tambah, dan jangan meng-exclusive-kan yang lain. Ini tak usah kita lihat misalnya antara Islam Kristen saja, tetapi antara Kristen Kristen berbeda jurusan, yang kadang kadang, lebih saling menganggap enteng jurusan yang lain.. Salam toleransi Danardono ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

