Terima Kasih Malaysia
Oleh Riswandha Imawan

KETEGANGAN di wilayah Ambalat antara Indonesia dan Malaysia bisa menjadi
pengobat derita bangsa Indonesia. Kompleksitas nuansa krisisnya secara
efektif mampu "menampar" jati diri bangsa Indonesia. Ada arogansi negara
makmur ke negara melarat, ancaman imperialisme ekonomi, sampai ke kesempatan
untuk mengekspresikan "balas dendam" rakyat atas impitan masalah sosial,
ekonomi, dan politik selama ini. Namun, bila dikelola secara tepat, krisis
ini bisa menjadi awal kebangkitan bangsa Indonesia.

Bila benar pernyataan Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Jubir Deplu) Marty
Natalegawa bahwa pelanggaran wilayah sudah sering dilakukan Malaysia meski
sudah diprotes berulang kali (Kompas, 27/2/2005), sampai mengirim pesawat
pengintai B200T Super King terbang 300 kaki pada jarak 1000 yard di lambung
kiri buritan KRI Wiratno, ini pelecehan terhadap harga diri bangsa
Indonesia. Seharusnya pesawat yang masuk wilayah udara kita sejauh enam mil
laut pada 3 Maret 2005 itu ditembak.

Namun, kita tidak bereaksi. Akibatnya, penghinaan lebih serius terjadi. Saat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau lokasi 8 Maret 2005, dua
kapal Malaysia-KD Paus dan KD Pari-mendekati posisi kapal Presiden pada
jarak dua mil laut (3,2 km). Sekali lagi, tidak ada reaksi apa pun atas
insiden ini.

Mengapa Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak bereaksi? Bukankah tugas TNI
menjaga kedaulatan wilayah negara? Kita sedih bila mengingat ganasnya aparat
keamanan terhadap rakyat sendiri. Menghadapi demonstrasi, tanpa sungkan
mereka menghajar rakyat dengan pentungan dan tendangan. Bahkan, tidak jarang
main tembak.

Namun, kita tidak bereaksi. Akibatnya, penghinaan lebih serius terjadi. Saat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau lokasi 8 Maret 2005, dua
kapal Malaysia-KD Paus dan KD Pari-mendekati posisi kapal Presiden pada
jarak dua mil laut (3,2 km). Sekali lagi, tidak ada reaksi apa pun atas
insiden ini.

Mengapa Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak bereaksi? Bukankah tugas TNI
menjaga kedaulatan wilayah negara? Kita sedih bila mengingat ganasnya aparat
keamanan terhadap rakyat sendiri. Menghadapi demonstrasi, tanpa sungkan
mereka menghajar rakyat dengan pentungan dan tendangan. Bahkan, tidak jarang
main tembak.

Sungguh ironi, aparat keamanan hanya berani terhadap rakyatnya sendiri yang
justru harus mereka lindungi. Saat berhadapan dengan lawan nyata, yang
sepadan, yang merugikan kehidupan rakyat, keberingasan dan ketegasan mereka
hilang entah ke mana.


Selanjutnya di http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/14/opini/1617377.htm


---------------------------------------------------------------------->>>
Seorang gadis kampung dari pinggiran Kota Bandung telah menggemparkan
Dunia.... betapa tidak? Ia di usia menjelang 25 tahun telah berpenghasilan
lebih dari $20.000,- per bulan... http://www.kerjapintar.com



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke