fyi
 
----- Original Message ----- 
 

http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0503/16/ekonomi/1620357.htm
 
Rabu, 16 Maret 2005     
        
        
        


Indonesia Kehilangan Manfaat Frekuensi 3G 



Jakarta, Kompas - Akibat kebijakan pemerintah pada masa lalu yang memberikan 
lisensi spektrum frekuensi layanan seluler generasi ketiga atau 3G secara tidak 
tepat, Indonesia kehilangan kesempatan untuk memperoleh manfaat berupa 
pendapatan ratusan juta dollar AS. Frekuensi yang seharusnya bernilai 10 juta 
hingga 20 juta dollar AS per megahertz itu ternyata hanya dinikmati oleh 
perusahaan penerima lisensi.

Demikian dikemukakan Ketua Center for Indonesian Telecommunication Regulation 
Study (CITURS) Asmiati Rasyid ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (15/3). 
Sebagai contoh, harga spektrum 3G di Australia untuk 5 megahertz (MHz) mencapai 
80 juta dollar AS.

Layanan seluler 3G merupakan aplikasi telekomunikasi generasi ketiga yang 
memungkinkan masyarakat atau pengguna telepon berkomunikasi, menarik data, dan 
video streaming.

Asmiati menambahkan, frekuensi 3G di Indonesia sebenarnya sangat bernilai, 
terutama bagi pemegang lisensi. Oleh karena itu, nilai perusahaan yang 
mendapatkan lisensi bisa terangkat, meskipun belum membangun jaringan. Mereka 
sudah bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan menjual saham perusahaan.

"Misalnya, dua perusahaan pemegang lisensi frekuensi 3G yang kini sudah menjual 
sahamnya, yakni Lippo Telecom yang 51 persen sahamnya diakuisisi Maxis dari 
Malaysia dengan harga 100 juta dollar AS dan Cyber Access Communication (CAC) 
yang 60 persen sahamnya diakuisisi perusahaan Hutchison Telecommunications 
International Limited (HTIL) Hongkong dengan harga 120 juta dollar AS. Tetapi, 
negara tidak mendapat apa-apa," ujar Asmiati.

Oleh karena itu, Asmiati mendesak pemerintah untuk segera mencabut lisensi 
layanan telekomunikasi seluler 3G, terutama kepada perusahaan yang telah 
menjual saham sebelum membangun jaringan. Alasan dia, penjualan itu telah 
melanggar aturan pemerintah.

Menurut Asmiati, hingga saat ini perusahaan pemegang lisensi frekuensi 3G belum 
beroperasi. Dengan demikian, sebenarnya menyimpang dari target pemerintah untuk 
meningkatkan layanan telekomunikasi, terutama target untuk meningkatkan jumlah 
pelanggan telepon di Indonesia. (BOY)



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke