Political landscape ini sering digambarkan sebagai suatu pertarungan 
militer antara sebuah NEGARA, yakni USA, dan sebuah AGAMA, yakni 
Islam.  Ini memang menarik untuk dijadikan ajang debat, namun, secara 
realpolitis, tak mempunyai relevansi apa apa.

Islam, adalah agama, dan bukan sebuah social political entity, yang 
menjadi pelaku pertarungan. Sebaliknya, USA sebagai negara, mampu 
menjadi pelaku pertarungan (mempunyai definisi warga dan tapal batas 
yang jelas, AB, politik kenegaraan yang jelas).

Jadi, tindakan Bush di Irak, adalah purely economical and political 
action, yang kebetulan terjadi disebuah negara yang berpenduduk 
mayoritas Islam. namun, Islam sebagai suatu kepercayaan tak tersentuh 
samasekali, juga warga Islam dari negara lain, tak tersentuh secara 
economically, dan politically. Warga Kuweit ayem ayem saja, juga 
warga Arab Saudi, warga Emirat Emirat Arab, juga warga Malaysia, 
Indonesia, Pakistan, Brunei dll. Bahkan Libya!

Ketidak hadiran USA sebelum perang Irak I, juga tak merubah posisi 
agama agama di wilayah ini, karena pertarungan yang ada, terjadi 
didalam agama yang sama: Irak vs Iran, Kuweit vs Irak, Sunnit vc 
Kurdi, dlsb.

Kekuasaan politis di negara negara Timur tengah TANPA kecuali adalah 
autoritair. Dengan atau tanpa USA. Di negara negara yang pro USA 
maupun yang anti USA.

Perubahan mulai terjadi, yakni di Lebanon, dimana tuntutan 
berdemokrasi, dan bebas dari pengawasan Syria mulai timbul. Apabila, 
Palestina dan Israel mulai makin mampu berdialog, tanpa intimidasi 
kelompok kelompok yang memakai kekerasan (dari kedua belah pihak), 
maka angin sejuk akan mulai bertiup di Timur Tengah.

Experiment politis, menggunakan sentiment agama tertentu untuk 
memobilisasi solidaritas menghadapi USA dkk, kelihatannya hanya tetap 
ada diatas kertas dan dalam bentuk demo demo dengan pembakaran 
bendera.

Ledakan ledakan di Irak, adalah sesuatu tantangan yang harus dihadapi 
pemerintah Irak, yang ingin memerintah negara ini secara berdaulat. 
Bantuan militer dari luar tak mungkin diharapkan terus menerus.

Sebaliknya, kekuatan apapapun, yang sampai kini menjalankan taktik 
pemboman dan bunuh diri, takkan mampu mengambil alih kekuasaan dengan 
cara cara ini, sebab mereka tak mempunya potensi real, baik 
finansial, ekonomis maupun politis.

USA yang kelihatannya pada awal sangat groggy, rupanya mulai 
memperhitungkan faktor faktor pro dan kontra untuk hadir disana. 
Kita lihat, tak ada satupun negara mayoritas Islam, yang secara 
serious mendukung kelompok opisisi di Irak. Kelompok keras di 
pemerintahan USA, kubu Bush-Rumsfeld-Wolfowitz tetap dominant.


DH








--- In [email protected], "kim2hook" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> --- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > 
> >Kan hebatnya si Georgy. Memperingati pemboman WTC untuk 
>mengingatkan
> alangkah jahatnya teroris. Memperingati penyerangan 
> >Irak untuk mengingatkan alangkah hebatnya dia sebagai pembawa
> >perubahan  kebaikan di Timteng...
> > ooh..eM..Gee...
> 
> Tapi bukti tentang keberhasilan G.W Bush itu, suka atau tidak,
> setuju atau tidak, harus muali dari sekarang mengakui dan buka
> mata bahwa gebrakan Bush itu adalah jempolan.
> 
> " bola salju sedang menggelinding di tanah arab "; semakin hari
> akan semakin menggoda negara tetanga dan kemerdekaan jiwa;
> bebas dari kungkungan semakin semarak dan akibatnya pemimpin 
> dan ulama yang kolot orthodoks dan princes arab akan berjatuhan.
> 
> Gairah hidup ternyata lebih kuat daripada gairah kematian.
> 
> __________________
> http://indonews.free.fr





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke