Kritik seperti itu tentu sah-sah saja,
Tapi yaitu, kebanyakan kita kan hanya berhenti s/d
mengritik atau mencela. Pertanyaannya, apakah
kita mampu berbuat yang lebih baik, atau setidak-2
nya menawarkan berbagai alternatif solusi.
Saya yakin tindakan kader PKS yang mengembalikan
uang yang dikatakan bukan haknya itu, ada efeknya.
Perlu usaha bersama dari berbagai pihak untuk
meningkatkan mutu dan integritas lembaga
parlemen yang cenderung terpuruk.
Sekarang paling-tidak, sudah mulai ada suara
mengkapanyekan "parlemen yang bersih", meskipun
samar-samar. Juga sudah ada cukup banyak anggota
DPR yang diproses karena tuduhan korupsi. Seingat
saya, di jaman pak Harto hal semacam itu hampir
belum ada.
Bangsa ini memang perlu menjalani suatu *learning curve*.
Soal hiburan malam dsb., yes it is not a simple problem.
Perlu ada yang mulai meng address persoalan itu dan
memikirkannya. Soal kritik bahwa seharusnya "seorang
Muslim itu berusaha mencegah kemungkaran * dengan
menggunakan tangannya *" ini kan pelaksanaannya tidak
sederhana.
Contohnya, organisasi seperti FPI sudah melakukan
tindakan pencegahan beberapa bentuk kemungkaran
dengan "menggunakan tangan", lalu bukankah
orang-orang menghujat mereka?
Ya memang sudah resiko sih, ...
Pokoknya kalau orang ingin berjuang melaksanakan
ajaran agama tantangannya memang besar. Perlu
upaya-upaya mendidik masyarakat melalui berbagai
media, disamping upaya melalui jalur perubahan
hukum.
= ihm =
--- In [email protected], "sidikpam" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Tahu seperti apa ikan dalam aquarium? Dari luar dia indah di
lihat,
> sejuk, tidak heran banyak orang kesengsem untuk memilikinya.
Namun,
> ikan ini memiliki ekosistem yang sama sekali berbeda dengan dunia
di
> balik kaca aquariumnya. Akibatnya, ketika sang ikan - atas
berbagai
> motif, termasuk motif kekuasaan - meloncat keluar aquarium, maka
> yang terjadi adalah ikan tersebut menggelepar-gelepar, lalu mati.
>
> Itulah PKS, sang ikan di dalam aquarium. Sulit dipungkiri -
dilihat
> dari tinjauan historis - PKS memiliki nilai-nilai yang sangat
> berbeda dengan dunia di luarnya. Terbukti ketika Hidayat Nur Wahid
> pernah ditanya tentang hiburan malam di Jakarta. Menurut
dia,"Itukan
> dapat diganti dengan hiburan seperti nasyid,dst..." Jawaban yang
> merupakan saya mencerminkan kegagapan melihat realitas, dunia yang
> jauh berbeda dibanding dalam aquarium.
>
> Kegagapan lain ditunjukkan begini misalnya. Dalam kasus uang
> kadeudeuh DPRD Jabar periode kemarin misalkan, anggota PKS
> mengembalikan uang kadeudeuh tersebut dengan alasan itu bukan
haknya
> (korupsi). Lucunya, mereka hanya berhenti sampai di situ!!!
Menurut
> saya, seorang wakil rakyat yang melihat korupsi, harusnya
> menindaknya, tidak cukup hanya mengembalikannya, lalu selesai??!!
>
> "Ketika melihat kemungkaran, maka ubahlah dia dengan tanganmu,
bila
> tidak mampu, ubahlah dengan ucapanmu. Bila tidak mampu juga,
ubahlah
> dia dengan hatimu. Itulah selemah-lemahnya iman." Lalu, apa
bedanya
> anggota DPR dengan rakyat jelata??? Sebaiknya memang, mereka tidak
> menjadi anggota DPR, cukup menjadi ustadz di mesjid-mesjid.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/