di bawah ini ada penjelasan dari seorang simpatisan PKS, saya forward dari milis jurnalisme. selamat menyimak. MG
From: "helbertus_k" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Perkenalan Dear All, Perkenalkan nama saya Kukuh, seorang freelancer yang sedang belajar dunia kuli tinta. Makasih buat Bung Farid atas dimasukannya saya di milis ini. Melihat topik diskusi di arsip milis ini , saya tertarik dengan topik yang diperbincangkan, yang terutama masalah BBM yang sekarang sedang naik daun. Terakhir, saya tertarik dengan mengomentari postingan Bung De-fair tentang sikap PKS. Sebagai pencoblos PKS pada pemilu lalu saya tentu saja kecewa dengan sikap PKS ini, tetapi setelah saya membaca postingan seorang teman di milis PKS yang mengungkapkan alasan PKS, saya sedikit mempunyai harapan semoga PKS tetap konsisten dengan bersih dan pedulinya yang didengungkannya di pemilu lalu. Coba kita simak alasan para petinggi PKS ini. Yang pertama : Presiden SBY menyetujui dan akan segera melaksanakan usulan PKS antara lain pendidikan gratis, pengobatan gratis dan penegakkan hukum, jika janji SBY ini tak dipenuhi PKS akan memutuskan kontrak politik. Kedua : PKS berpendapat bahwa SBY harus mengkaji ulang kebijakannya melalui revisi APBN Ketiga : PKS akan tetap memperjangkan kepentingan rakyat, pilihan PKS ini memang rumit tetapi merupakan jalan tengah atas kemelut yang terjadi di Dewan maupun di luar parlemen. PKS Tekan Presiden Sebelum Sidang BBM PKS Online: Partai Keadilan Sejahtera menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu (20/3), atau sehari sebelum DPR menentukan sikap atas kenaikan harga bahan bakar minyak. Setelah pertemuan, menurut pejabat Presiden PKS Tifatul Sembiring, partainya memutuskan "jalan tengah" soal kenaikan harga BBM itu. "Awalnya kami memang menolak," kata Tifatul dalam konferensi pers di kantornya kemarin, "Tapi kami saat ini memilih win-win solution." Tifatul menyatakan, sikap itu berkatian dengan "kontrak politik" partainya dengan Yudhoyono. Menurut dia, pertemuan dengan Yudhoyono tidak berhubungan dengan politik dagang sapi. Ia justru mengaku menekan Yudhoyono agar segera mewujudkan pembenahan sektor pendidikan, kesehatan, dan hokum. Zulkieflimansyah, Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR menjelaskan saat pertemuan Presiden menyatakan sanggup untuk segera membersihkan pemerintah dari koruptor. Presiden, kata dia, juga sanggup untuk segera membebaskan biaya pendidikan dan kesehatan. Menurut anggota Fraksi PKS, Suryama M. Sastra, PKS akan memutuskan kontrak politik dengan Yudhoyono jika janji itu tak segera diwujudkan. Setelah pertemuan itu, PKS yang awalnya menyatakan menolak kenaikan harga BBM langsung berubah haluan. Mereka bergabung dengan Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, Partai Bintang Reformasi, dan Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi (gabungan partai kecil) pada Sidang Paripurna DPR. Gabungan partai itu mendukung "opsi mengambang": pemeerintah diminta meninjau kembali kenaikan harga BBM lewat perubahan anggaran 2005. Tanpa kehadiran Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa, mereka menang mutlak dalam voting terbuka dengan perolehan 241 suara (dari total suara 297 suara). Sisa suara lainnya diperoleh Fraksi Amanat Nasional dan Partai Damai Sejahtera yang memilih opsi "DPR menolak Peraturan Pemerintah tentang Kenaikan Harga BBM dan memberi kesempatan pemerintah membahasnya lagi lewat perubahan APBN". Anggota Fraksi PDIP keluar dari ruang sidang sebelum voting dan semua anggota Fraksi PKB tak hadir pada sidang. Tiga pilihan lain yang kemarin ditawarkan pada voting adalah "DPR menyerahkan pembahasan lanjutan melalui kelengkapannya". "DPR menolak keputusan pemerintah ", dan "DPR memahami kenaikan harga BBM". Ketua Fraksi PKB Ali Masykur Musa menilai, lima pilihan itu tak jelas. "Ini jebakan, kepura-puraan, yang justru menunjukkan DPR tak mampu memutuskan sikap," tuturnya. Adapun Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan, aksi keluar ruangan anggota fraksinya merupakan bentuk penolakan terhadap kenaikan harga BBM. Menurut dia, pemerintah masih memiliki alternatif lain, seperti melakukan efisiensi keuangan negara. Ketua DPR Agung Laksono seusai sidang menyatakan, keputusan DPR tetap sah, meski diambil tanpa kehadiran anggota PDIP dan PKB. Menurut dia, pengambilan keputusan sudah dilakukan sesuai persyaratan. Sedang Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif itu dijaga ketat oleh aparat keamanan DPR dan polisi. Aksi demonstrasi mahasiswa dari kelompok Lingkaran Mahasiswa Jakarta Raya mewarnai persidangan. Menanggapi keputusan DPR, mahasiswa mengaku kecewa. Mereka mengancam akan menggelar demo yang melibatkan 3.000-an mahasiswa dari berbagai kelompok hari ini. Segera setelah DPR memutuskan sikapnya, Presiden menggelar sidang kabinet terbatas. Sidang yang tak terjadwal ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Politik, Huku, dan Keamanan Widodo AS., Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, dan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto. Seusai sidang, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengatakan, rapat memutuskan menyusun APBN Perubahan 2005 dan segera mengajukannya ke DPR. "Presiden meminta dibuatkan rumusan pendidikan gratis, pelayanan kesehatan, dan rumah sakit kelas III gratis," katanya. ==== http://www.pks-anz.org Penjelasan DPP PKS tentang Kenaikan BBM Posted by: admin on Tuesday, March 22, 2005 - 12:46 AM PRESS RELEASE Penjelasan Sikap DPP Partai Keadilan Sejahtera Mengenai Kemelut yang Terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Berkaitan dengan Kenaikan Harga BBM. 1. DPP Partai Keadilan Sejahtera dengan perangkat Fraksi PKS di Lembaga Legislatif DPR-RI tetap konsisten mengkritisi secara konstruktif kebijakan pemerintah yang berdampak luas terhadap masyarakat banyak 2. DPP Partai Keadilan Sejahtera sangat memahami adanya aspirasi penolakan terhadap kenaikan harga BBM, karena berakibat meningkatnya beban biaya yang harus ditanggung oleh masyarakat. 3. DPP Partai Keadilan Sejahtera berpendapat bahwa dalam menyelesaikan masalah kenaikan harga BBM ini, semua pihak perlu mengembalikan kepada prosedur dan mekanisme sesuai tata tertib Dewan dan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. Agar berupaya menghindarkan pola- pola penyelsaian masalah dengan cara-cara yang tidak terpuji. 4. Harus dicarikan jalan tengah dan win-win solution yang ditempuh antara lain dengan cara pihak Pemerintah dan DPR duduk bersama lagi membicarakan persoalan dengan jernih dalam rangka mencari solusi terbaik yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat banyak. 5. DPP Partai Keadilan Sejatera sudah bertemu dengan Presiden SBY dan DPP Partai Keadilan Sejahtera meminta agar pemerintah segera merealisasikan beberapa program yang akan mengurangi beban hidup masyarakat a. Sektor pendidikan; Agar pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membebaskan seluruh biaya pendidikan tingat SD baik negeri maupun swasta. Pengembalian pola status BHMN (Badan Hukum Milik Negara) kepada UPT (Unit Pelaksana Teknis), baik pada perguruan tinggi negeri maupun rumah-rumah sakit pemerintah. b. Sektor kesehatan; agar membebaskan biaya pengobatan masyarakat di Puskesmas dan kelas III Rumah Sakit tanpa prosedur dan persyaratan yang menyulitkan. c. Kejaksaan Agung harus ada keberanian untukmenangani masalah- masalah korupsi, terutama penanganan koruptor-koruptor kelas kakap. Pada sisi lain agar Kejaksaan Agung beserta jajarannya menindak oknum-oknum Kejaksaan yang melakukan pemerasan. 6. Sepatutnya pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan yang meringankan beban masyarakat seperti yang kami sampaikan di atas. Jika tindakan-tindakan kongkrit dilakukan pemerintah, maka DPR maupun Masyarakat tentu akan bisa memahami logika kebijakan tersebut. 7. DPP Partai Keadilan Sejahtera bersama Fraksi PKS di lembaga legislatif berpendapat bahwa opsi ke-5 di Sidang Paripurna yang berbunyi, "DPR berpendapat bahwa Pemerintah perlu meninjau Peraturan Presiden no 22 tahun 2005, melalui pembahasan APBN perubahan 2005 bersama DPR" merupakan penjabaran yang memadai untuk memenuhi konsideran-konsideran di atas. Jakarta, 21 Maret 2005 Ir. H. TifatuL Sembiring PjS Presiden ========= PKS tetap Perjuangkan Kepentingan Rakyat PKS Online : Menanggapi sikap kurang bersahabat sebagian masyarakat tentang sikap Fraksi PKS yang menurut mereka tidak tegas, Mahfudz menjelaskan bahwa kalau masyarakat mau menelaah lebih jauh tentang tujuan yang hendak dicapai Fraksi PKS dibalik opsi yang dipilihnya, maka masyarakat tidak perlu memperlihatkan sikap tersebut. "Kalau kita mau gagah-gagahan dengan secara tegas menolak kenaikkan BBM dan kemudian mendapat simpati dari masyarakat sih bisa-bisa saja." PKS Online : Fraksi PKS akhirnya memilih opsi kelima dari 5 opsi yang berkembang pada Rapat Paripurna DPR, yang membahas sikap DPR terhadap kenaikan harga BBM, Senin (21/3). Opsi tersebut berbunyi "DPR berpendapat agar pemerintah meninjau ulang kenaikkan harga BBM melalui pembahasan APBN perubahan 2005." Dipilihnya opsi kelima oleh Fraksi PKS menurut Sekretaris Fraksi PKS DPR RI Mahfudz Siddiq adalah sebagai upaya dari Fraksi PKS dalam memberikan solusi atas kebekuan yang terjadi antara Pemerintah dan DPR semenjak terjadinya kenaikan harga BBM. Sejak awal kata Mahfudz, Fraksi PKS memang dengan tegas menolak dengan keras kenaikkan BBM secara sepihak oleh pemerintah, namun melihat perkembangan yang tidak hormonis di DPR, akibat terjadi bentrokan fisik antara fraksi yang menyetujui kenaikan harga BBM dengan fraksi yang menolak kenaikkan harga BBM pada Sidang Paripurna sebelumnya, maka Fraksi PKS berusaha mencari solusi terbaik demi kredibilitas DPR sebagai lembaga tinggi Negara. Meski mengambil sikap tersebut, Fraksi PKS jelas Mahfudz, tetap mengkritisi secara kontruktif terhadap kebijakan Pemerintah dalam menaikkan harga BBM. Dengan alasan ini, pada ahad malam (20/3), Pj.S DPP PKS Tifatul Sembiring bertemu langsung dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna menyampaikan beberapa tuntutan. PKS meminta pemerintahan untuk segera merealisasikan program yang dapat mengurangi beban hidup masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan. Di sektor pendidikan, PKS meminta pemerintah untuk membebaskan biaya pendidikan di tingkat Sekolah Dasar baik sekolah pemerintah maupun swasta. Di sektor kesehatan, PKS meminta agar pemerintah membebaskan biaya pengobatan di puskesmas dan perawatan kelas III di rumah rsakit -rumah sakit. Selain itu, PKS secara tegas juga menuntut pemerintah untuk segera mengusut kasus-kasus korupsi yang selama ini belum jelas penanganannya. Menanggapi sikap kurang bersahabat sebagian masyarakat tentang sikap Fraksi PKS yang menurut mereka tidak tegas, Mahfudz mengatakan bahwa kalau masyarakat mau menelaah lebih jauh tentang tujuan yang hendak dicapai Fraksi PKS dibalik opsi yang dipilihnya, maka masyarakat tidak perlu memperlihatkan sikap tersebut kepada PKS. "Kalau kita mau gagah-gagahan dengan secara tegas menolak kenaikkan BBM dan kemudian mendapat simpati dari masyarakat sih bisa-bisa saja. Tapi apa setelah menolak, harga BBM akan turun? Kita harus berusaha untuk melobi pemerintah agar juga memikirkan kepentingan rakyat sekaligus memecahkan kebekuan antara pemerintah dan DPR" papar Mahfudz. ============ Saya sekali saya masih berharap,.. semoga harapan itu tak di sia- siakan oleh para petinggi PKS. Mohon dimaafkan bila e-mailnya tak bermutu juga kepanjangan. Best regard Kuku --- In [email protected], abu abdurrahman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > coba pas presiden yang didukung yang sekarang kagak didukung ama temen2 PKS, kan tetep didemo juga. kira2, mahasiswa2 kita (yang katanya aktor intelektual organis) bakalan mengkritisi sikap PKS ga yah?? jgn2 mereka bukannya agent of change tapi agent of chance. bukannya saya pengen mahasiswa "menggunduli" PKS tp kalo bisa temen2 sedikit konsisten lah................. > - ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

