Pertemuan III [9]

 

Di Medinah ini pula, tiba-tiba teringat satu peristiwa,

 

Waktu itu, 

Dimulai hari rabo yang terakhir di bulan hijriyah, bulan Shoffar, tahun 11 
Hijri atau 3 Juni 632 M,

Nabi Muhammad jatuh sakit.

 

Dan sampai tanggal 12 Robi'ul awal, akhirnya beliau,

Nabi Muhammad SAW wafat meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.

 

Sudah sama-sama dimaklumi,

Maka seluruh kegiatan para sahabat, seluruh kepentingan para sahabat, 

Tentulah akan ditinggalkan,

Semata-mata demi mengagungkan nabi Muhammad SAW.

 

Tidak ada masalah yang lebih penting kalau sudah menyangkut diri Nabi.

Apapun akan ditinggalkan oleh sahabat,

Jangankan harta, nyawapun akan diberikan demi nabi Muhammad SAW.

"Amwalikum wa anfusikum".

 

Tapi kini Nabi Muhammad SAW sudah membujur kaku, wafat.

Para sahabat mulai pagi sudah duduk-duduk menunggu di rumah A'isyah.

Dan pada malam itu, para sahabat sedang mengelilingi jenazah Rosululloh.

 

Al-Kisah, kaum Anshor mereka berkumpul di Saqifah banu Sa'idah.

Malam itu untuk membicarakan siapa yang akan memimpin kota Medinah setelah 
wafatnya nabi Muhammad SAW, mereka tidak rela, kalau orang pendatang yaitu kaum 
Muhajirin yang akan memimpin mereka.

 

Umar yang terlebih dahulu mendengar kabar bahwa kaum Anshor melakukan pertemuan 
di Saqifah banu Sa'idah. Dan melalui seorang utusan, Umar memberi kabar tentang 
adanya pertemuan itu. Abu Bakar menolak, tidak ada yang lebih penting kecuali 
memuliakan dan mempersiapkan jenazah Nabi untuk dikebumikan.

 

Sekali lagi Umar menyuruh utusan untuk menyampaikan pada Abu Bakar, bahwa ada 
sesuatu yang sangat penting membutuhkan kehadiran Abu Bakar.

 

Mendengar cerita Umar bahwa kaum Anshor mengadakan pertemuan,

Tahulah Abu Bakar, sungguh pertemuan itu dapat membawa perpecahan dikalangan 
umat Islam, seandainya saja jadi dipilih Kholifah baik itu dari kaum Anshor 
maupun itu dari kaum Muhajirin.

Sungguh resiko perpecahan ada dikalangan kaum Anshor dan Muhajirin yang sudah 
dengan susah payah dipersatukan oleh Rosululloh.

 

Abu Bakar dan Umar bersama-sama Abu Ubaidah mendatangi Saqifah banu Sa'idah.

 

Seandainya saja dari kaum Muhajirin yang datang bukan Abu Bakar, Umar atau Abu 
Ubaidah, tentulah akan timbul pertentangan yang sengit antara kaum Anshor dan 
kaum Muhajirin.

 

Singakt cerita, dengan segala macam kesulitannya saat timbul diskusi, 
perselisihan dalam pembicaraan dan lain sebagainya, dibaiatlah Abu Bakar di 
Saqifah banu Sa''dah sebagai Kholifah.

 

Maka bagaimana tidak para kerabat Rosululloh dari sisi Nasab melihat kejadian 
ini..

Rosululloh barusan meninggal, Abu Bakar dan Umar sudah ngurusi masalah 
kekholifahan.

Sayidatina Fatimah, sayidina Ali melihat ini adalah suatu hal yang tidak pantas 
untuk dilakukan..

Belum kering air mata menangis karena kepergian Rosululloh,

Belum kering lidah menyebut-nyebut Rosululloh,

Belum lagi jasad dikuburkan,

Belum lagi mayat dimandikan,

Dan Belum lagi tubuh mulia Rosululloh dikebumikan,

Abu Bakar dan Umar sudah mengurusi kekholifahan...

 

Apa ada segala sesuatu yang melebihi Rosululloh di dunia ini ?

Apa ada segala sesuatu yang lebih dicintai daripada Rosululloh di dunia ini ?

 

Tetapi itulah yang dilihat oleh keluarga Nasab dari Rosululloh,

Bahwa Abu Bakar dan Umar telah mengutamakan kekholifahan dari pada mengutamakan 
untuk mengurusi jasad mulia dari Rosululloh.

 

Saya tidak heran jika kemudian bagi orang-orang yang sangat mencintai Ali,

Bagi orang-orang yang sekarang kita namakan Syi'ah, menganggap bahwa Abu Bakar 
dan Umar tidak layak disejajarkan dengan Ali, malahan derajat mereka berdua 
lebih rendah dari pada Ali, malahan yang lebih ekstrem, Abu bakar dan Umar 
telah melakukan kesalahan yang prinsip dan fatal...

 

Hati Abu Bakar dan Umar tidak berbeda dengan hati Fatimah dan Ali.

 

Siapakah di dunia ini yang lebih mereka cintai dari pada Rosululloh SAW ???

 

Bukankah ketika Abu Bakar di tanya oleh Rosululloh,

"Wahai Abu Bakar, apa yang akan kamu berikan kepada perjuangan Islam ?"

Jawab Abu Bakar,"Seluruh hartaku ya Rosululloh",

"Lalu untuk kamu dan keluargamu apa ?", tanya Rosululloh.

Abu Bakar menjawab," Cukup Alloh dan RosulNya".

 

Bukankah ketika Umar ditanya oleh Rosululloh,

"Wahai Umar, apa yang akan kamu berikan kepada perjuangan Islam ?"

Jawab Umar,"Separo dari hartaku ya Rosululloh",

"Lalu untuk kamu dan keluargamu apa ?", tanya Rosululloh.

Umar menjawab," yang separonya"

 

Bukankah Rosululloh pernah bersabda,

"Abu Bakar itu pendengaranku, Umar itu penglihatanku".

 

Bukankah Rosululloh pernah bersabda,

"Seandainya ada Nabi setelah aku, tentulah ia Umar orangnya "

 

Bukankah Nabi pernah bersabda,

"Alloh meletakkan kebenaran di lidah dan hati Umar".

 

Dan Bukankah Nabi bersabda,

"Bahwa Abu Bakar adalah ash-Shiddiq".

 

Bukankah mereka berdua, Abu Bakar dan Umar adalah 2 orang yang disebutkan masuk 
surga dikala Nabi dan Abu bakar, serta Umar masih hidup ??

 

Salahkah apa yang mereka lakukan jika mereka berpikir sudah banyak kerabat yang 
mengurusi jasad mulia Rosululloh, sedangkan jika di Saqifah banu Sa'idah mereka 
tidak datang, maka umat Islam akan pecah, akan timbul perpecahan antara Anshor 
dan Muhajirin, akan timbul peperangan saudara ???

 

Bukan berarti mereka lebih mencintai kekholifahan,

Bukan..

Tetapi keadaan yang mengharuskan pilihan itu dilakukan, dengan segala 
resikonya, dengan segala dampak yang mungkin mereka terima...

 

Mereka semua adalah orang-orang yang mulia,

Abu Bakar, Umar, Usman, Ali...

 

Aku terdiam.

Dan tiba-tiba saja kepalaku pusing..pusing.

Seandainya saja waktu itu aku hidup di jaman itu dan disaat terjadinya 
peristiwa ini,

Kemudian aku disuruh memilih,

Ikut Ali yang sedang merawat jenazah Rosululloh ataukah ikut Abu Bakar dan Umar 
yang sedang menjaga agar umat Islam tidak terpecah,

Mungkin aku akan bingung..sangat bingung.

.........

 

 

 bersambung..

www.huttaqi.com

 

 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke