Dear Mas-mas dan mbak-mbak,(bacanya pelan-pelan)

 Assalamu�alaikum

 

Menyenangkan sekali berdiskusi tentang kebangkitan  dan khilafah. Terlepas pro 
dan kontra, namun secara umum mas-mas, mbak-mbak di sini sangat menyadari umat 
islam dalam kondisi inferior, mundur, kalau  bisa dibilang obyek penjajahan 
secara de facto dan de jure meski secara softly (mirip dosen saya yang bilang, 
killing me softly he he he). Tentu untuk ini tak ada perdebatan. Satu sisi, 
mas, mbak bahkan moderator sendiri mengatakan umat harus bangkit, kembali 
meraih kejayaan, menginginkan kalau bisa romantisme masa-masa lampau.

 Hanya yang menjadi perdebatan bagaimana jalannya. Dengan iptek, perbaikan 
akhlak atau khilafah? Kalau aris boleh bilang idealnya ketiganya. Namun sebelum 
kita menginginkan bangkit, seharusnya perlu merumuskan apa makna kebangkitan 
itu dan gambaran kebangkitan itu. Mau adidaya seperti Amerika (oh tentu dong 
tapi plis akhlak free seks, abosi dan milyaran perbuatan dosa dielimir). Mau 
seperti Jepang (of course, teknologinya canggih, tapi tolong angka bunuh diri, 
kebejatan moral dll dibuang jauh deh) atau mau Cina dan  mau yang lain ini itu. 
Oh tentu itu yang kita inginkan.

 

 So, pikirkan kenapa mereka dulu bisa seperti itu. Semasa Amerika, Perancis, 
Ingris, dan Cina masih gaptek, dunia Islam peradabannya (iptek) top begete 
asli. Bahkan ada kisah raja Roderik dari Perancis membawa pulang jam hadiah 
dari khalifah. Oleh pejabat kerajaan dan rakyatnya dianggap sihir membahayakan. 
Saya sendiri tak memungkiri ko, kesempurnaan kegemilangan peradaban  daulah 
Islam alias negara adidaya khilafah itu tak terlepas dari belajar banyak negara 
Romawi dan Persia. Tapi perlu digaris bawahi bukan filsafatnya. Filsafat itu 
bukan memajukan islam, tapi itulah yang sangat menghancurkan islam. Karena 
islam dipelajari secara keilmuan bukan aplikatif. Jadi maaf bagi temen temen 
filsafat. Itu enaknya negara adidaya, bisa mengembangkan iptek apapun (lha wong 
dia jadi leader), sapa yang berani lawan. Namun kenapa khilafah ini bisa ancur 
(tapi meski begitu bagusnya dia bisa bertahan sangat awet 16 abad). 

 

            Dulu Sewaktu George Washington, Amerika itu bukan apa-apa. Ameriak 
bekas jajahan Inggris ama Perancis. Apa yang membuat mereka bangkit? Teknologi? 
saya rasa tidak! Tapi semangat ideologi kapitalisme (ide demokrasi, HAM, 
sekularisme, liberalime adalah anaknya kapitalisme). Begitu pula Kenapa Rusia, 
Jerman Timur, Cina, Taiwan bangkit, Karena power of sosialism ideology yang 
diyakini 100 persen para penjuangnya. Eh, ngomong2 kita yakin nggak sih sama 
islam 100 persen (bagi pemeluknya). Termasuk semua hukumnya juga.

 

Teknologi membangkitkan Umat?

 Abdul Salam, ilmuwan fisika nuklir peraih nobel, muslim dari India .Sayangnya 
dia tak bisa kembali ke negara asal untuk membangun karena negara asal tak 
kondusif menampung kreativitas mereka. Dana kagak punya, tak ada penghargaan. 
Manusiawi akhirnya dia menerima pingitan Inggris . Ia mengembangkan teknologi 
di sana. Orang terdekat B.J Habibie, dia pinter banget tapi siapa yang bisa 
memanfaatkan. Jerman tentu. Di sini dia bikin pesawat terbang, eh malah ditukar 
beras Thailand. Sakit hati sekali. Persoalannya bukan teknologinya, kalau sudah 
jadi negara adidaya kita bisa niru negara lain (nggak dosa ko). 

Pengalaman pribadi, agak begitu sulitnya tulisan ilmiah populer tentang iptek 
itu tembus ke media. Padahal kan mencerdaskan. Ini Kenapa? Ya karena sat ini 
sistemnya materalistik kapitalism. Kata media kurang laku, pembacanya dikit, 
nggak seperti berita inul, gosip-gosip dan alam ghoib gitu. 

Kesalahan terutama disebabkan sistemnya nggak kondusif. Kita bisa bangkit ko!!! 
Serius !!! Mau pilih gaya Amerika dan Rusia dulu, maka lepaskan agama dari 
kehidupan. Pisahkan agama dari kehidupan anda! Nggak usaha mikir halal haram, 
aturan Allah, dosa pahala, surga neraka, mati, akhirat , sudahlah lakukan 
sesuka Anda (kata temen-temen JIL secara halus). Bener nggak sih. Soalnya, 
ketika Aa� Gym bilang larang film Buruan CiumGue, ada sekelompok orang malah 
menentangnya. Dia tak lain Rekan-rekan JIL. Katanya jangan hambat kebebasan 
ekspresi. Ada yang bicara politik islam, rekan-rekan JIL menentangnya. Ada yang 
berbicara undang-undang pernikahan, rekan-rekan JIL mengajukan Kompilasi Hukum 
Islam (yang isinya jauh dari islam). Suer kalau kita mengikuti JIL dijamin kita 
akan bangkit tapi yang mirip-mirip Amerika gitu. Dimana tentaranya menelenjangi 
dan memperkosa banyak muslimah Irak di penjara Abu Ghuraib sampai hamil 
(Majalah Insan Edisi Februari 2004). Sebuah surat dari Nur. Salah satu
 penghuni penjara Ghuraib menginginkan mereka dibunuh saja semua karena malu. 
Mengandung anak hasil perkosaan dan tiap malam dipajang bugil melayani nafsu 
kaum bejat itu. 

  Atau gaya Rasulullah para sahabat, khilafah dulu. Silakan pilih. Berbekal 
keyakinan 100 persen  ama Islam itu saja. Dalam Al Qur�an memang tak secara 
jelas mengatakan kewajiban mendirikan khilafah. Namun bukankah Rasul melakukan 
itu. Sekali lagi jika tak mengikuti Rasul pada siapa lagi. Ini terlihat pada 
sirah nabawiyah. Kecuali sirah hanya dipelajari sebatas hanya sejarah. 
Perbuatan Rasul juga hadis. Upaya perjuangan pendirian negara di Madinah itu 
dilakukan tanpa kekerasan. Meski mereka disiksa, diboikot selama 3 tahun 
sehingga makan daun2 saja bahkan hingga di bunuh. Ketika Abdurrahman bin Auf 
dan Umar tak tahan dengan siksaan yang menimpa kaum muslimin, mereka 
mengusulkan melawan dengan pedang dan kekerasan. 

Kata Rasul, kita  belum diperbolehkan melakukan itu. Baru setelah berdiri 
negara di Madinah, mereka baru boleh. Atau turun ayat tentang jihad. Maka 
ayat-ayat tentang Jihad, jizyah, ghanimah (rampasan perang) ditemukan pada 
ayat-ayat Madaniyah atau turun di Madinah. Siksa, derita, kehilangan nyawa dan 
harta adalah konsekuensi perjuangan. Karl Mark juga melakukannya, dia ngomong 
doang dari satu mimbar ke mimbar lain mempegaruhi orang dan mengagitasi mereka. 
Mungkin juga Mahatma gadhi meniru hal ini, perjuangan tanpa kekerasan. 

Sebelum ada khilafah,  kekerasan hanya boleh dilakukan untuk mempertahankan 
diri (ini terjadi di wilayah konflik baik di Palestina, Irak dll) sifatnya 
defensif. Makanya umat islam rugi banget. Bila khilafah berdiri, baru kita bisa 
leluasa membantu mereka dengan mengirimkan pasukan. Saya yakin 100 persen, 
konflik di Palestina tak akan pernah selesai kecuali dengan berdirinya 
khilafah. Sekarang kita tak bisa bantu, karena tersekat paham nasionalisme. 
Hadis cinta tanah air adalah sebagian iman itu adalah hadis palsu rekayasa 
Inggris yang dikeluarkan di India zaman dulu. Seharusnya sesama muslim adalah 
saudara, tak terbatas ras, suku atau apapun.

 Kalau bom yang terjadi di sekitar kita, memang bisa jadi adalah kesalahan 
dalam pengambilan metode kebangkitan. Namun bisa jadi pula adalah rekayasa 
pihak asing yang ingin menyudutkan umat, seadainya Z.A Maulani berbicara 
sekarang. Mungkin Mas, Mbak bisa tahu tentang kinerja intel asing di Indonesia. 
Namun Innalilahi beliau telah diterima diharibaan Allah. Syukurlah beliau 
kemudian berbalik arah berjuang demi islam di ujung hayat beliau.

Perjuangan khilafah bukan monopoli Hizbut Tahrir, dalam buku Hindia Baroe 
disana terdapat sejarah Islam masuk ke Indoenesia. Aceh tak bisa dikalahkan 
penjajah, karena disuport (bantuan tentara atau senjata, serta armada laut) 
oleh khilafah Ustmaniyah. Selama di detik-detik keruntuhan khilafah, di 
indonesia diadakan konggres membahas khilafah yang diselenggarakan Syarikat 
Dagang HOS Cokroaminoto, disusul NU dll. Saya ingat perkataan mas Rio Produser 
TransTV yang mengatakan tak ada satupun pemimpin Indonesia yang mendukung 
perjuangan islam, rata-rata pejuang islam digembosi. Sistem pendidikan kita pun 
tak memungkinkan kita mengenal nama khilafah.

Hukum khilafah ini bisa kita baca di Fiqh Islam Karangan Sulaiman Rasjid 
Penerbit Sinar Baru Al Gesindo yang diterbitkan 1954 (HT berdiri kalau ndak 
salah 1953). Hanya kebetulan HT vokal aja bilang khilafah. Saudara-saudara PKS, 
Ikhwanul Muslimin juga sepakat tentang khilafah.  Buya Hamka juga.Buku-buku 
lain banyak mas, mbak. Buka juga dibawah Revolusi Bung Karno sedikit perubahan  
Muhamadiyah dan NU yang tak lagi berjuang ke khilafahan.

 

Kalau khilafah berdiri aturan islam atau mahzab  apa yang akan dipakai?

Setahu saya semua mahzab bersepakat dalam pendirian khilafah Abul A�la Maududi 
meski mencerca buramnya para khalifah pun tetap bersepakat wajibnya Khilafah. 
Ibnu Taimiyyah, Syafi�I, Hambali, Maliki, Hanifah dll juga. Hadis yang 
digunakan dalam dasar pendirian khilafah adalah hadis yang H.R-nya rata-rata 
Bukhori-Muslim dan Muslim. Bila sebuah Hadis itu dikeluarkan oleh 
Bukhori-Muslim, mayoritas ulama maupun ahli hadis tak bisa bicara apa-apa. 
Maksudnya mereka sangat mempercayai kekuatan dalil yang dikeluarkan keduanya. 
Hadist itu dibukukan tak mudah, satu-satu hadis harus dicek diteliti perawi dan 
matan (bahasa dan makna)-nya. 

Bukhori dan Muslim adalah pembuku hadist yang memiliki keunggulan  lebih 
dibanding semua pembuku hadis manapun. So, keraguan kekuatan dalilnya karena 
mndengar omongan orang atau kita kurang paham ilmu hadis. Atau juga kita selama 
ini mengganggap hadis Rasul hanya bacaan semata, bukan sumber hukum kedua. Plis 
deh ah. 

Khalifah itu menyatukan umat, meniadakan perbedaan dalam hal selain ibadah dan 
aqidah. So orang mau shalat pake mahzab apa silakan. Khalifah hanya akan 
mengadopsi hukum yang terkait persatuan umat. Kalau itu pun, khalifah juga 
ngambil mahzab mana ya nggak jadi soal, kita patuh. Memungkinkan tiap khalifah 
kebijakannya beda tapi tetap bersumber dari Islam kan dan asal tek merubah 
status hukumnya. Hanya cara aplikasinya.

Demokrasi Ide Siapa

Kalau kita mau berkaca masalah perjuangan demokrasi dulu bagaimana yah sama. 
Banyak pengorbanan dan korban. Saat ini diterapkan demokrasi dari sistem 
kapitalisme itu atas hasil �ijtihad� siapa? Punya Mostesqieou, J.J Roeseuou, 
John Locke dengan Trias politika-nya( eksutif, legeslatif, yudikatif), John 
maynard Kaynes, Adam Smith. Saat ini menjadi perdebatan tak pernah abis tapi 
kita tetap bilang itu sistem demokrasi yang berasal dari sistem kapitalisme. 

Untuk menghasilkan ijtihad versi mereka tetap fresh dan menjaga sistem 
kapitalisme tetap langgeng maka Ilmu Hukum, Sosial, Ekonomi  dipelajari secara 
prestesius di Universitas Oxford dan Harvard. Profesor khusus bidang itu sangat 
disana sangat dihormati. Posisi itu serupa Univesitas Al Azhar pada zaman 
khilafah dulu. Kalau sekarang, terus terang secara pribadi saya agak kurang 
sreg dengan beberapa lulusan Univsitas Al Azhar. Begitu pula sosialisme 
komunisme, mau Lenin, Stalin, Mao De Thung what else tetap ide dasarnya tetap 
dari Karl Mark juga kan.Dan kita tetap bilang itu ide sosialis.

Di buku-buku seperti huru-hara akhir zaman penulis mengatakan sebelum kiamat 
islam akan berjaya, dajjal akan dibunuh Isa. Sebelum membunuh dajjal Isa 
menjadi makmum shalat Imam Mahdi. Imam Mahdi  nama gelar khalifah umat islam 
saat itu, dimana dibawah kepemimpinannya islam gemilang sekali.Disana ada hadis 
rasul secara jelas tentang prediksi tersebut. So, adakah keraguan tentang 
khilafah? Ragu tak apa-apa, suka tidak insya Allah berdiri dengan atau tanpa 
kontribusi kita. Wilayah yang sangat potensial berdiri khilafah adalah daerah 
yang setidaknya pernah merasakan dulu manisnya khilafah. Indonesia? Aceh 
doang�.. 

Maka perjuangan penegakan khilafah tak hanya diserukan lokal, lebih khusus 
daerah bekas dulu. Mirip suami ditinggal mati istri yang dicintainya. Dia 
paling bisa merasakan manisnya bersama istrinya. Kalau ada istri yang sebaik 
istrinya kenapa tidak nikah lagi lho ko��.bahasnya ke sini he he he. Tapi 
setidaknya Indonesia mendukung perjuangannya. Bisa jadi kan Indonesia merupakan 
cikalnya. who knows?

Jefrey De Grey penulis buku membongkar Kebohongan Amerika Pasca 9/11, mu�alaf 
saat bedah bukunya, satu-satunya cara mengalahkan Amerika adalah umat islam 
bersatu dibawah payung satu kepemimpinan Khalifah. Saya kaget dia bilang gitu. 

Mengutip perkataan Mua�allaf, Hj. Irene Handono dalam pertemuan ICMI dan 
rombongan Anwar Ibrahim dari Malaysia. � Orang Katolik bisa bersatu diseluruh 
dunia dengan Paus-nya. Kita Umat Islam sebenarnya mempunyai sistem yang bisa 
menyatukan umat diseluruh duania yakni sistem khilafah. Maka Mari kita tegakkan 
sistem khilafah.� 

Metode yang ditempuh, penyadaran umat untuk berislam kaffah. Semua memang dari 
perbaikan diri, tak berhenti diri sendiri. Sembari terus memperbaiki diri 
sendiri, Berusaha merubah persepsi masyarakat tentang islam. Persepsi itu 
berubah karena pemikirannya berubah. Maka rubahlah pemikiran. Karl Mark bisa 
membangkitkan orang karena pemikiran dan keyakinannya kuat tentang sosialisme 
komunis.

Wallahu�alam bishawab.Ditulis spesial buat saudara-saudara tersayang.

 

Salam, 

 

Dari calon mayat yang sedang berusaha mencari kebenaran dan pengen terus 
belajar���

 

 

 

 



"Bangkitnya manusia, karena pemikirannya"
Kebangkitan ialah perpindahan suatu bangsa,negara, umat dan seorang individu 
dari satu keadaan ke arah yang lebih baik



                
---------------------------------
Yahoo! Messenger
 Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke