Manusia Ibrahim as lah yang akan saya angkat disini, karena 
kemiripan cerita mencari Tuhan dan karena Al-Qur'an memerintahkan 
untuk menjelaskan kisah Ibrahim as sebagai perumpamaan yang baik 
bagi orang-orang yang mengambil pelajaran darinya,"Dan bacakanlah 
kepada mereka kisah Ibrahim (Asy- Syu'araa 69)" dab 
juga ,"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada 
Ibrahim dan orang2 yang bersama dia;...(Al-Mumtahanah: 4).

Sekalipun dia seorang Rasul Allah, namun mulanya dia adalah manusia 
biasa dan juga mencari Tuhan. Pada surah Al An'aam 76-78 dijelaskan 
setelah Ibrahim as melihat matahari tenggelam dan bulan terbenam, 
dia berucap,"Saya tidak suka kepada yang tenggelam". Kemudian 
tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata:"Inilah Tuhanku". 
Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata,"sesungguhnya jika 
Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-
orang yang sesat". Bukankah pada akalnya muncul berbagai pertanyaan: 
yang mana yang disebut Tuhan? Bintang, bulan, matahari? Dimanakah 
Dia?

Lalu...apakah hanya sekedar bertanya dalam hati kemudian Allah 
memberikannya petunjuk?. Nyatanya tidak! Karena Ibrahim as selalu 
berfikir sehingga suatu sat ia berucap,"Sesungguhnya aku 
menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi 
dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk 
orang-orang yang mempersekutukan Tuhan (Al An'aam 79)".

Datanglah petunjuk Allah karena ia mempunyai hati yang suci yang 
telah dia pasrahkan kepada Tuhan pencipta langit dan 
bumi,"(Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan HATI YANG 
SUCI (Assyaafaat 84)

Dari mana Ibrahim as dapat berbahasa seperti pada surah Al-An'aam 79 
tsb? Ada seseorang yang mengajarkannya? Allah lah yang langsung 
memberi petunjuk kepadanya karena dia telah pasrah.
Ketika keyakinannya semakin bertambah kepada Allah, Tuhan semesta 
alam, maka Ibrahim mendatangi kaumnya dan bapaknya sebagai pemahat 
patung dan terjadilah dialog seperti yang tercantum dalam Asy-
Syafaaat 85-88 dan Az-Zukruf 26-29.

Penjelasan Ibrahim as tidak juga dipahami oleh bapaknya dan kaumnya. 
Di kala kaumnya sedang lengah, Ibrahim as mendatangi berhala dan 
menghancurkannya dan ditinggalkannya satu berhala yang paling besar 
sebagai alasan untuk 'menyadarkan' kaum tersebut bahwa berhala besar 
itulah yang telah menghancurkan berhala lainnya.

What happened then? Ibrahim as harus menghadapi kemarahan besar kaum 
tersebut. Sebagai tindakan pembalasan atas perbuatan Ibrahim as maka 
dia dibakar di sebuah api unggun yang besar yang telah disiapkan.

Pertanyaan kita adalah: Mengapa Ibrahim as harus menghadapi kaumnya 
dengan cara seperti itu? Tak lain hal ini karena telah datang 
perintah Allah untuk menyampaikan risalah kebenaran. Andai kita 
berada disana bersama kaum Ibrahim as, apa pendapat kita ttg Ibrahim 
as? Mungkin, kita akan sama dengan kebanyakan kaumnya. Kita melihat 
kebenaran pada hal yang banyak.

Kisah ini mengajarkan bahwa kebenaran itu tidak banyak, bahkan satu, 
tidak mungkin ganda. Ibrahim as lah yang benar, bukan bapak dan 
kaumnya. Siapa yang telah diberi ilmu oleh Allah?

Pertanyaan sebagai penutup, mengapa ilmu pengetahuan untuk mencari 
Tuhan tidak dikembangkan? Bukankah ada pelajaran di dalamnya? Bukan 
kah kalau kita bisa mengenal Tuhan dengan benar, kita akan menyadari 
bahwa siapakah kita di hadapan Tuhan Yang Maha Agung, dan akan dapat 
mengontrol perbuatan  kita agar kita tidak sombong, korupsi, rendah 
hati, berbuat maksiat..etc? Lagi pula bicara soal ini (filsafat?) 
adalah suatu pembicaraan yang tidak terkotak-kotak dan tidak 
berdasarkan disiplin ilmu tertentu, tetapi bersifat luas dan 
mendalam. Dan dapat menjadi solusi bagi semua masalah manusia, 
semoga.

Belajar filsafat yuuuk! (Dulu aku paling ogah belajar 
filsafat...he..he)

wassalam,
Lina








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke