Lihat dibawah..



--- In [email protected], Simon Lamakadu <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Kalau mereka mundur, yang mau ganttin siapa? Bukankah 60% rakyat 
kita yang
> memilih mereka?

Komentarmu ini benar-benar tidak pake otak.
Apa alasanmu mengatakan 60% rakyat memilih SBY? Bagaimana dengan 
anak2 kecil, orang-orang tua, pengemis jalanan, dan banyak golongan 
putih yang tidak dapat dan tidak mau menggunakan hak pilihnya?


> Apakah gagal atau tidaknya seorang pemimpim dapat ditentukan dalam 
kurun
> waktu kurang dari setahun masa pemerintahannya?

Yang jadi masalah adalah slogan perubahan dan janji-janji SBY sebelum 
dipilih menjadi presiden yang mana sebagian besar daripadanya -kalo 
tidak dikatakan semua- adalah BULLSHIT!


> Kalau mundur, berarti ada pemilu lagi dong, ngambil duit dari mana ?
> Ngutang lagi? 
>Terus yang mau nanggung siapa? Rakyat bukan?

Berapa sih dana pemilu dibandingkan kesengsaraan rakyat akibat 
kenaikan bbm dan korupsi?
Lagipula sudah terbiasa rakyat kita menjadi sapi perah dan komuditas 
politik pejabat2 sialan. Satu penderitaan lg lagi asalkan demi 
kebebasan bukan masalah besar!

> Biarin saja mereka selesaiin 5 tahun masa kepemimpinannya, setelah 
itu kita
> sama-sama nilai, nilai berapa yang pantas diberikan buat raport 
mereka.

Takutnya rakyat miskin udah pada keburu mampus semua sebagaimana yang 
dikumandangkan SBY-JK: "Mengurangi jumlah orang miskin!".


> Ko kita jadi bangsa yang nga sabar dan gampang terpancing emosinya 
yach...
> 

Justru sudah kebanyakan sabar dan disakiti akhirnya pasrah karena 
tidak punya kemampuan bersuara. Sebentar lagi mungkin jadi seorang 
masokis. 




giving 





> 
>                                                                     
       
>              "Ambon"                                                
       
>              
<[EMAIL PROTECTED]>                                              
>                                                                     
    To 
>              07/04/2005 02:18          <Undisclosed-
Recipient:;>           
>                                                                     
    cc 
>                                                                     
       
>              Please respond to                                     
Subject 
>              [EMAIL PROTECTED]         [ppiindia] Bila Tak 
Mampu,          
>                   ups.com              SBY-Kalla Harus 
Mundur              
>                                                                     
       
>                                                                     
       
>                                                                     
       
>                                                                     
       
>                                                                     
       
>                                                                     
       
> 
> 
> 
> 
> 
> http://www.suaramerdeka.com/harian/0504/07/nas22.htm
> Kamis, 07 April 2005NASIONAL
> 
> Bila Tak Mampu, SBY-Kalla Harus Mundur
> 
> SEMARANG- Puluhan orang yang tergabung dalam Front Perjuangan 
Rakyat Miskin
> (FPRM), Rabu (6/4) siang kembali demonstrasi di Gedung DPRD Jateng, 
Jalan
> Pahlawan. Mereka menuntut mundur pemerintahan Susilo Bambang 
Yudhoyono
> (SBY)-Jusuf Kalla, karena dinilai korup dan tidak mampu 
menyelesaikan
> beragam persoalan bangsa.
> 
> Aksi dimulai dari depan Masjid Baiturrahman, lalu bergerak 
mengelilingi
> lapangan Simpanglima menuju Gedung DPRD. Namun sebelumnya mereka 
berorasi
> di Bundaran Air Mancur. Meski tertib, aksi tersebut sempat 
memacetkan arus
> lalu lintas. Peserta aksi membawa spanduk dan aneka poster berisi 
tuntutan,
> antara lain, ''Turunkan Harga BBM, Turunkan SBY Kalla'', ''Otonomi 
Demokrat
> untuk Rakyat Papua'', ''Teknologi Modern, Murah untuk 
Petani'', ''Tolak
> Privatisasi, Pendidikan dan Kesejahteraan Gratis untuk Seluruh 
Rakyat'',
> dan ''Setop Bayar Utang sampai Rakyat Sejahtera''. Selain itu, 
mereka juga
> membagikan selebaran kepada para pengguna jalan.
> 
> Tidak Layak
> Menurut koordinator aksi, Bagas Ardiansyah, pemerintahan SBY-Kalla 
sudah
> tidak layak lagi memimpin Indonesia. Mereka dinilai melakukan banyak
> kesalahan dalam penentuan kebijakan, salah satunya menaikkan harga 
bahan
> bakar minyak (BBM) di tengah kondisi masyarakat yang terpuruk. 
Kebijakan
> itu, kata Bagas, jelas tidak berpihak pada rakyat.
> 
> ''Pemerintahan SBY-Kalla tidak mau menuntut penghapusan sebagian 
atau
> keseluruhan utang luar negeri yang membebani APBN. Pembayaran utang 
luar
> negeri justru dipenuhi dengan mengorbankan subsidi untuk rakyat,'' 
kata
> dia.
> 
> SBY-Kalla juga dinilai sebagai rezim yang tidak bersih. 
Pemberantasan
> korupsi cuma sebatas slogan. Terbukti yang dilakukan hanya mengadili
> koruptor kelas teri, sementara koruptor kakap tetap tak tersentuh. 
Bukti
> lainnya, penunjukan menteri-menteri yang menurut mereka tidak 
bersih,
> seperti Abu Rizal Bakrie.
> 
> Selain itu, FPRM juga menyorot bermacam persoalan lain yang tak 
mampu
> diselesaikan SBY-Kalla, seperti buruh kontrak, penyediaan lapangan 
kerja,
> darurat sipil di Aceh, dan pemekaran Provinsi Papua yang justru
> memperuncing konflik di sana.
> 
> ''Intinya, pemerintahan yang antikepentingan rakyat itu sudah 
terbukti
> gagal, sehingga harus turun segera. Indonesia butuh pemerintahan 
yang
> bersih, kerakyatan, demokratis, merdeka, modern, dan 
internasionalis,''
> tegas Bagas.(H6-69t)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke