http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/08/index.html
SUARA PEMBARUAN DAILY Perebutan Kursi Pemimpin PAN Pertarungan Antarsaudagar JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN), Faisal Basri, mencermati, pertarungan antarkader untuk memperebutkan kursi Ketua Umum PAN dalam kongres di Semarang sekarang ini tidak ubahnya dengan pertarungan antarsaudagar. Hasilnya, siapa pun yang merebut kursi ketua umum itu, PAN akan diperjualbelikan. "Kongres PAN di Semarang itu pertempuran antarsaudagar saja. Soetrisno Bachir dan Fuad Bawazir kan saudagar-saudagar. Kalau mekanisme pemilihan ketua umum dilakukan lewat pembentukan pasar dan pasarnya berjenjang, ketua umum yang dihasilkan ya sekaliber saudagar. Nanti partai akan diperjualbelikan dan diperdagangkan. Begitulah kira-kira," kata Faisal Basri menjawab wartawan di Jakarta, Kamis (7/4). Ditanya, apakah calon-calon ketua umum yang muncul sekarang ini reformis atau tidak, pengamat ekonomi itu mengatakan, umumnya mereka bagian dari status quo. Mekanisme pemilihan ketua umum tidak menghasilkan orang-orang yang reformis malah menutup kemungkinan orang reformis untuk masuk. "Didik Rachbini reformis, tapi kan justru bukan yang kansnya besar. Dia bukan katagori yang saya katakan. Kalau muncul calon dari kalangan akademisi, yang kita lihat kan masa lalunya. Sudah terbukti mereka bukan reformis malah bagian dari status quo untuk mempertahankan status quo," tandasnya. Tentang peluang Hatta Rajasa, Faisal Basri menjawab santai, "Kalau dia sih kalah sebelum bertanding." Ditanya soal peran Amien untuk ikut menentukan calon ketua umum, Faisal Basri menjelaskan, Amien dihadapkan pada dilema dan dia tidak bisa menghindar. Mungkin dia melihat, Fuad Bawazir tidak bisa dibendung dan berpikir yang bisa membendung Fuad adalah calon yang berlatarbelakang saudagar atau pedagang. Kepemimpinan Kolektif Sementara itu, pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang juga deklarator PAN, Indra J Piliang, mengatakan pengganti Amien Rais sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) haruslah orang yang memiliki kualitas seperti Amien baik dari sudut intelektual maupun dari sudut jaringan politik Sayangnya, dari para bakal calon ketua umum PAN yang bertarung dalam kongres II PAN pada 7-10 April 2005, tidak satu pun calon yang mendekati kualitas Amien Rais. Karena itu, kepemimpinan PAN pasca Amien Rais haruslah kepemimpinan yang kolektif. Dalam acara pembukaan kongres itu, Ketua Umum DPP PAN Amien Rais menyampaikan sambuatan perpisahaannya. "Ini adalah sambutan pembukaan tetapi sekaligus sambutan perpisahan saya," kata Amien Rais. Setelah memimpin PAN sebagai ketua umum sejak partai itu didirikan pada tahun 1998 lalu, Amien Rais menyatakan mengundurkan diri dari kepemimpinan DPP PAN pada konggres II PAN. Dia tidak bersedia dipilih kembali sebagai ketua umum PAN. Pengunduran diri itu didasari beberapa pertimbangan. Antara lain, Amien Rais bersama teman-temannya telah memberi kontribusi yang cukup bagi PAN. Selain itu sejak berdirinya, PAN sudah mencetak banyak kader yang siap mengambil alih tongkat kepemimpinan dari Amien Rais. Kharismatis Juga Amien Rais melihat, setelah berusia enam tahun, PAN tidak perlu lagi seorang pemimpin yang dianggap kharismatis dan muncul karena keterpaksaan sejarah dengan atribut-atribut khusus. "Kepemimpinan yang terlalu lama secara alami akan mengalami proses penumpulan dan kekurangpekaan terhadap lingkungan yang dekat dan yang jauh. Dan berdasarkan alasan-alasan itu saya mohon untuk mengundurkan diri dari kepemimpinan PAN," tambah Amien Rais. Sementara menyinggung Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, Amien Rais mengeritiknya. Karena selama hampir satu semester pemerintahannya, Yudhoyono-Kalla belum memperlihatkan upaya menyelesaikan masa transisi. Hal itu terjadi karena bencana alam yang tak kunjung henti. Selain itu, pemerintahan Yudhoyono-Kalla tidak mampu mengamputasi korupsi di Indonesia dan tegas terhadap pelaku illegal logging (pembalakan liar). (A-21/142/M-15) Last modified: 8/4/05 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

