Tiap kata, tiap kalimat, tiap paragraf, harus diperhatikan dengan seksama oleh
Pemerintah. Lebih baik tidak ada keputusan daripada salah mengambil keputusan.
Toh, tanpa adanya keputusan yang dihasilkan, Indonesia tidak akan kiamat. Tidak
perlu itu yang namanya self Government. Enak aja, salf-self, salf-self,
emangnya TNI kalah perang. Sekali sapu aja habis, minta salf-self, salf-self.
=====================================================================
Perundingan RI-gam Tolak Keterlibatan Pihak Asing
Reporter: Luhur Hertanto
detikcom - Jakarta, Pemerintah menolak keterlibatan pihak asing dalam
pembicaraan untuk menyelesaikan konflik Aceh, baik sebagai mediator maupun
penasehat di struktur delegasi GAM.
Oleh karena itu, delegasi RI akan menitikberatkan porsi keterlibatan
lembaga-lembaga asing dalam setiap proses penyelesaian konflik Aceh pada
pertemuan lanjutan dengan GAM bulan April mendatang.
"Kita tidak ingin internasionalisasi. Keterlibatan pihak asing sebatas
fasilitator saja," tegas Menko Polhukam Widodo AS di Kantor Kepresidenan,
Jakarta, Jumat (25/2/2005).
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melaporkan hasil pertemuan lanjutan
dengan GAM di Helsinki, Finlandia, kepada Presiden SBY. Widodo hadir didampingi
oleh Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin serta Menkominfo Sofyan Djalil.
Pertemuan kedua RI-GAM pada 21 Februari, difasilitasi sebuah lembaga
internasional bernama Crisis Management Initiative (CMI) yang dipimpin oleh
Mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari.
Pada pertemuan tersebut, delegasi GAM menyertakan sebuah LSM asing dalam
setiap pembicaraan sebagai international advisor. Tapi perkembangannya, justru
LSM inilah yang lebih aktif, dan akhirnya mengajukan konsep self government
sebagai solusi alternatif penyelesaian.
Konsep itu muncul setelah adanya perbedaan pemahaman atas konsep Otonomi
Khusus yang merupakan tawaran Pemerintah RI kepada GAM untuk hidup berdampingan
di NAD pasca konflik.
"Belum jelas maksud self government. Mungkin ini hanya istilahnya saja. Tapi
bagi kami Otonomi Khusus bukan istilah, melainkan produk hukum dari sebuah
negara berdaulat," kata Widodo.
Lebih lanjut ia mengatakan, presiden mengintruksikannya agar lebih fokus pada
upaya peningkatan keamanan di wilayah NAD, demi efektifnya upaya tanggap
darurat terhadap para pengungsi pasca bencana tsunami.
Kondisi keamanan yang kondusif juga sangat dibutuhkan agar pelaksanaan setiap
tahapan kegiatan rekonstruksi dan rehabilitasi di daerah bencana yang
mengerahkan sumber daya dalam jumlah besar dapat berjalan efektif.
"Banyak cara yang bisa ditempuh untuk selesaikan konflik. Pertemuan informal
itu hanya salah satunya," tambah Widodo.(ast)
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - Find what you need with new enhanced search. Learn more.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/