Model tunjuk pistol itu hanya menakut-nakutkan saja dimana pihak berhadapan tidak bersenjata atau lemah. Bisasanya dibilang kasi duit atau dompet etc. Metode ini terkenal pada perampok, gangster, bandit. Pada pihak lain juga main gertakan tunjuk pistol yang Anda sebutkan, pihak yang dihadang tidak mempunyai kesempatan lebih untuk mengetahui bahwa pada si perampok akan menodong.
Masalahnya jauh berbeda dengan apa yang didiskusikan, karena mengenai negara. Kalau mengenai negara ada saluran tertentu, baik milik sendiri atau pihak ketiga untuk mengetahui kekuatan pihak lawan. Jadi kalau main gertak-gertakan dan ternyata pihak lawan sama atau lebih kuat, tukang menggertak mesti pikir-pikir dulu apa untung ruginya bila terjadi konflik bersenjata total. Dalam kampanye "pembebasan Irian Barat", presiden Soekarno bilang: "tunggu komando saya". Tiap kali pidato beliau bilang: "tunggu komando saya". ----- Original Message ----- From: "Satrio Arismunandar" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, April 14, 2005 8:20 AM Subject: Re: [ppiindia] Menghidupkan kembali semangat Asia-Afrika ? Sia-sia, percuma > >> >> Karena tidak terjadi peperangan, maka pemilikan >> senjata itu dan ini belum >> bisa dijadikan ukuran bukti untuk pihak lawan akan >> kalah dan menyerah. > > Kekuatan militer adalah alat penekan, diplomasi > memuluskannya untuk mencapai tujuan. Seorang preman > tidak perlu menembak kepala korbannya dengan pistol > agar si korban mau tunduk. Cukup tunjukkan saja gagang > pistolnya. > > >> Indonesia betul memiliki banyak perlengkapan militer >> dari Europa Timur yang >> komunis, tetapi juga ada peralatan dari USA, >> misalnya pesawat Hercules >> C10. > > Pada waktu itu, pesawat dari AS cuma pesawat angkut > (bukan pesawat tempur). Yang bisa dibilang tempur > mungkin cuma P-51 Mustang (peswat berbaling-baling). > Bisa dxibilang 90% senjata kita dari blok Timur. > > Masalah berikut ialah bagaimana jalan pikiran >> opsir-opsir militer >> ketika itu? >> >> Operasi Trikora untuk Iran Barat itu komandannya Pak >> Harto. Ada hal yang >> patut diperhatikan bahwa Indonesia mengirim 200 >> prajurit PGT ke Papua Barat >> untuk bergerilja disana. Tau-tau waktu mereka >> terjun dari kapal terbang >> dibawah sudah ditunggu oleh tentara Belanda, dan >> semua PGT ditangkap. >> >> Hal lain, yaitu ada insiden laut Arifura dimana >> Laksamana Muda Jos Sodarso >> meninggal. Koq laksamana ke medan rawan naik MTB >> tanpa kapal pengawal yang >> bersenjatakan lebih berat dan adanya backing udara? > > > Untuk penjelasan ini, penuruturan dari "arwah perwira > alengka" sudah cukup rinci. > >> Mungkin dua insiden yang disebutkan diatas bisa >> dipakai sebagai gambaran >> bagaimana kemampuan tentara Indonesia. >> > > Idem.... > >> > >> > Waktu itu Indonesia termasuk salah satu NEGARA >> TERKUAT >> > DI ASIA secara militer, karena persenjataan >> canggih >> > yang dipasok oleh Rusia.... > >> >> Bila bilang Asia, harap jangan dilupakan bahwa ada >> juga dua negara raksasa >> yang terletak di Asia yaitu Rusia dan RRT. > > > Saya bilang SALAH SATU, bukan SATU=SATUNYA... > > > Kalau >> bilang Asia tenggara >> "barangkali" bisa begitu kedudukannya. > > > Kalau di level Asia Tenggara, bukan "barangkali", tapi > "sudah pasti." > >> Wassalam, > Thanks >> >> >> > __________________________________________________ >> > Do You Yahoo!? >> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam >> protection around >> > http://mail.yahoo.com >> > >> > >> > >> > >> > *************************************************************************** >> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat >> Persahabatan. Menuju Indonesia >> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. >> www.ppi-india.org >> > >> > *************************************************************************** >> > >> > __________________________________________________________________________ >> > Mohon Perhatian: >> > >> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA >> (kecuali sbg otokritik) >> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg >> akan dikomentari. >> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; >> > 4. Satu email perhari: >> [EMAIL PROTECTED] >> > 5. No-email/web only: >> [EMAIL PROTECTED] >> > 6. kembali menerima email: >> [EMAIL PROTECTED] >> > >> > Yahoo! Groups Links >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> > >> >> > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Small Business - Try our new resources site! > http://smallbusiness.yahoo.com/resources/ > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today! http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

