Arwah Perwira Alengka
14 April 2005
Propatria.


Prolog:*****Baik di Apakabar nya Bung John Mc Dougal (Indopubs) pada 
zaman dahulu kala, maupun di ppiindia sekarang ini, suasana 
perdebatan selalu sama, para netters gigih mempertahankan posisinya 
masing masing. Ada yang halus, ada yang konfrontatif. Ada yang sinis 
ada yang progresif. Dan biasanya selalu ada tosser yang melemparkan 
bola bola panas, yang kemudian disambut oleh spin doctor,  diolah, 
diputar rasa----, putar fakta----,  yang tujuan akhirnya adalah 
menimbulkan perpecahan sesama anak bangsa. Estela lempar, dia diam, 
lalu menghilang, sementara orang sudah pada geger dibuatnya. 

Arwah Perwira Alengka flash back--,  saat jadi lonesome cowboy---, 
sebatang kara berkelana yudha --- membela citra Tentara Diraja 
Alengka di dunia maya. Ada ratusan posting panjang yang APA tulis. 
Kala itu, dahulu kala----, semua orang dapat seenaknya menghujad TDA-
--,  dan Arwah Perwira Alengka mesti terseok seok sendirian 
dikerubuti banyak orang---!!!.  Dahulu APA akrab pibu dengan nama 
nama Jusfiq Hajar gelar Datuk Marajolelo, Proletar, Caraka Gendeng, 
DeP, Marina de Marine, Rapist Nation, Lion, Yellow Ribbon, Rainbow,  
Gigih Nusantara, Wong Cinna dan banyak lagi. Entah dimana mereka 
semua kini----!!!. Apaklah sudah minum air muara----??? Entahlah--
!!! Yang jelas APA masih begini begini saja---, perwira goblok 
rendahan dalam system TDA yang begitu luas.

Saat itu kata kata yang digunakan jauh lebih vulgar dan 
konfrontatif. Jurus jurus yang dikeluarkan jauh lebih tinggi. Dan 
hawa tenaga dalam mainnya sampai ke ubun ubun. Ppiindia ini 
sebenarnya sudah sangat civilized dibandingkan rimba persilatan kala 
itu. Begitupun---, seberapapun kerasnya berdiskusi------, kami 
selalu saling menghormati dan mengakui kedatukan masing masing tokoh 
persilatan. Itulah situasi kang ouw dunia sungai telaga kala itu. 
Jadi kalau kim3hook bilang ada sensor----, mungkin akhir akhir ini 
saja. Dulu saya tidak pernah disensor kok oleh Bung John---, 
walaupun APA jelas jelas menentang arus zaman----, dengan gigih 
membela eksistensi militer. Yang penting base on data, intelek, 
cool, sopan dan tidak asal jeplak. Bila salah minta maaf. Bila kalah-
---, semedi lagi di Tat Mo Tong---. Bila menang ojo sorake. Jadi 
semua biasa saja.

Kembali ke pembebasan Irian ada data data yang perlu netters ketahui 
tentang betapa seriusnya strategi dan taktik militer pembebasan 
Irian Barat itu di rancang, disiapkan dan dilaksanakan. Agar kita 
tidak menyepelekan kemampuan militer kita saat itu marilah kita baca 
dongeng dibawah ini. TDA memiliki batas tahun rahasia, dimana 
dongeng diatas 40 tahun sebatas tidak mengancam keselamatan Alengka--
-, boleh didongengkan ke masyarakat umum. Let,s go.


*****Brigjen TNI Soeharto, tokoh kunci dalam  Operasi Mandala ini 
ditunjuk sebagai Panglima Komando Mandala pada tanggal 11 Januari 
1962. Pelantikan dilakukan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor 
pada tanggal 13 Januari 1962 dan pangkatnya dinaikkan satu tingkat 
menjadi Mayor Jenderal. Tugasnya adalah mempersiapkan pasukan untuk 
merebut Irian Barat, apabila jalan diplomasi mengalami kemacetan.

Sebagai Panglima Mandala yang juga merangkap sebagai Deputi KSAD 
untuk wilayah Indonesia Bagian Timur, Mayjen Soeharto selain 
bertanggung jawab bidang operasional dan strategi, juga bertanggung 
jawab pada logistik. Untuk memudahkan tugasnya, maka Panglima 
Mandala juga ditunjuk sebagai Gubernur Militer Mandala, yang 
berwenang mengerahkan seluruh potensi daerah (wilayah) bagi 
kepentingan operasi. Sebagai Panglima Komando Mandala, ia 
berkedudukan langsung di bawah Panglima Besar Komando Tertinggi 
Pembebasan Irian Barat yang dirangkap oleh Presiden.

Rencana Operasi "B" yang telah diputuskan akan dilaksanakan melalui 
tahap-tahap sbb:
1).     Tahap Infiltrasi.
Tahap ini akan dilaksanakan pada awal tahun 1962 dan akan dimasukkan 
berangsur-angsur pasukan RI yang tersusun sekitar sepuluh kompi. 
Dengan infiltrasi akan terbentuk kantong-kantong di wilayah Irian 
Barat dan ini akan memberi bargaining position yang baik dalam 
diplomasi. Kedua, kantong-kantong tersebut akan dapat mengikat 
kekuatan musuh di suatu tempat sambil menunggu build up untuk fase 
eksplotasi. Ketiga memaksa musuh untuk mengerahkan cadangan sebelum 
waktunya, dan memperlemah kedudukan musuh baik politik, ekonomi 
maupun militer disamping memperoleh waktu yang dibutuhkan untuk 
melaksanakan operasi pokok, yakni build up pangkalan, build up 
pasukan, persiapan pertahanan garis belakang untuk kelancaran 
perebutan sasaran.

Sesuai dengan perencanaan, pasukan yang diinfiltrasikan terdiri atas:

a)      Angkatan Darat.

(1)     10 Kompi terdiri atas Yonif Brimob dan putera-putera daerah.
(2)     1 Kompi kesatuan khusus.
(3)     3 Kompi putera daerah, 
(4)     3 tim @ 15 orang, yang harus disusun untuk ditempatkan di  
      basis-basis AD dan dipimpin oleh seorang koordinator.
(5)     Untuk pengamanan lapangan udara:
(a)     1 Ki If dan Rai PSU di Letfuan.
(b)     1 Ki If dan Rai PSU di Amahai.
(c)     1 Yonif dan 1 Rai PSU di Morotai.
(6)     Untuk cadangan strategi:
(a)     2 RTP.
(b)     1 Brigade Para.
(c)     1 Yon RPKAD.

b)      Angkatan Laut.

(1)     Task force terdiri atas:        2 TF,   1 KS,   1 tanker, 4 BS, 
2penyapu 
ranjau, 1 salvage. Dengan tugas pengamanan infiltrasi, pengintai, 
penipuan, pendaratan, angkutan laut, dan resupply secara infiltrasi.

(2)     Menyediakan semua fasilitas untuk kesiapan task force.

(3)     Menyusun task force sebagai cadangan strategi.

c)      Angkatan Udara.

(1)     Task force terdiri atas:
(a)     IL-28 Bomber 3.
 (b)    IL-26 Recon 2.
(c)     MIG-17 Interc 4.
(d)     B-25 Bomber 1.
(e)     Albatros/SAR 1.
Dengan tugas pengintaian, pengamanan, pemboman, pertempuran udara, 
pencarian/ penolongan (SAR), penipuan, angkutan udara, resupply 
secara infiltrasi.

(2)     Cadangan Strategi:
-       Menyusun task force sebagai cadangan strategis.
-       Menyiapkan Res. PGTsebagai cadangan strategis.

2).     Tahap Eksploitasi.

Fase Eksploitasi mengkonsolidasi kembali kekuatan RI untuk 
penguasaan wilayah:
a)      Melaksanakan Trikora dan perintah Pangsar Koti Pemirbar.
b)      Menyelenggarakan operasi-operasi militer pada waktunya.
c)      Merebut wilayah Irian Barat yang dikuasai oleh Belanda.

Sedangkan informasi tentang musuh sangat sedikit. Kekuatan Belanda 
di Irian Barat diperkirakan 8 bataliyon, 14 pesawat terbang, dan 12 
kapal perang.

Diperkirakan fase ini akan dilaksanakan pada permulaan tahun 1963, 
bila diinginkan oleh perjuangan diplomasi.

a)      Angkatan Darat.
(1)     Unsur Tempur.   Diperlukan 22 Yon serta Kesatuan Pasukan 
Khusus. Tersedia enam Yon (Campuran).   Masih diperlukan 16 Yonif. Yon-
yon disusun dalam RTP-RTP dan Brigif.

(2)     Unsur Arsu.
Telah ditempatkan cq. Dalam perjalanan: 10 Rai � 40 mm/20 mm (AD), 
        2 Rai � 37 mm/20 mm (AL),       1 Rai � 20 mm (AU). Perlu 
tambahan: -     6 Rai � 57 mm (AD). -   6 Rai � 85 mm (AL). 2 Rai � 37 
mm/20 mm (AL). 3 Rai -- 20 mm (AU). 

b)      Angkatan Laut.
Task force yang telah tersedia dan penambahannya yang diperlukan:
(1)     Angkatan Tugas 11 dengan semua unsur-unsurnya.
(2)     Angkatan Tugas 12 dengan semua unsur-unsurnya.
(3)     Angkatan Tugas baru, terdiri atas unsur-unsur kapal:    3 
penyapu ranjau. 4 sub chaser, 4 MTB, 1 salvage.
(4)     Penambahan: 2 Korvet, 4 Buru selam.

c)      Angkatan Udara.
1)      Unsur Pembom: 6 buahTU-16, 6 buah L-28, 6 buah B-25.
2)      Unsur Hannud:6 buah MIG-17, 6 buah MIG-19/17.
3)      Unsur Ground attack:    6 buah P-51.
4)      Unsur Pengangkutan:     6 buah C-130 Hercules, 10 buah C-47 
Dakota. 2 buah Afia, 

3).     Tahap Konsolidasi.
Dalam tahap konsolidasi, akan dilakukan konsolidasi kekuatan RI di 
seluruh Irian Barat. Berdasarkan rencana operasi tersebut, kemudian 
disusun petunjuk pelaksanaannya.
a)      Angkatan Darat.
(1)     Unsur Tempur.
(a)     Ko. Divisi.
(b)     2 Brigif.
(c)     1 Brigade Para.
(d)     1 Yon Komando.
(e)     2 Yon Skuadron Tank.
(f)     1 Yon Tank.
(2)     Unsur Bantuan Tempur dan Administrasi.
(3)     Unsur-unsur Kodam  XIII, XIV, XV dan XVI.

b)      Angkatan Laut.

1)      Kesatuan-kesatuan operasi terdiri atas unsur kapal:
      4 Buru Torpedo Cepat, 2 Korvet, 2 Fregat, 4 Kapal selam, 
10       Buru selam, 8 MTB, 3 Rocket cutter, 8 penyapu ranjau, 8 
LST, 2 kapal angkut besar, 2 kapal minyak besar, 2 kapal 
salvage/tunda, 1 kapal Markas Besar.
2)      Unsur udara:
   (a)  8 Gannet.
   (b)  2 Albatros.
3)      Unsur Pasukan:
   (a)  5 Yon KKO AL.
   (b)  1 Ki Frogman.
4)      Kesatuan Cadangan Strategis/Taktis terdiri atas:
   (a)  1 Penjelajah
   (b)  4 Fregat.
   (c)  4 Base mine sweeper.
5)      Kesatuan operasi Home Front. 2 Kapal selam, 8 Buru selam, 
        8 Kapal Torpedo Cepat,  2 Rocket cutters, 1 Kapal 
salvage/tunda,  18 kapal meriam (gunboat).

c)      Angkatan Udara.
(1)     Task force yang terdiri atas bombers element, 
air defence element, ground attack element, dan transport untuk 
menghadapi operasi terbuka dan pengembangannya menurut study GKS.

 (2)    Unsur Korud.
(a)     Korud III di Makassar.
(b)     Korud IV di Ambon.

d)      Kohanudgab:
Terdiri atas kesatuan-kesatuan Pertahanan Udara (Air Defence Forces).
        
Kegiatan infiltrasi dimulai dari titik-titik pemberangkatan (Pos 
konsentrasi) yaitu di kepulauan Bebe, kepulauan Garong dan kepulauan 
Aru. Penyusupan dimulai tanggal 9 Nopember 1960 dengan rombongan 
pertama dengan nama PG (Pasukan Gerilya) 100 sejumlah 29 orang dari 
P. Buru menuju Teluk Kaimana, kemudian berturut-turut rombongan PG 
200 (39 orang), PG 300 (2 Ton), PG 500 dan seterusnya, baik sebelum 
dan selama pelaksanaan operasi Komando Mandala dengan melalui laut 
maupun udara (operasi sikat, operasi Banteng I, dan II, Operasi 
Jatayu, dsb).

Disamping infiltrasi dilakukan patroli patroli. Kegiatan patroli 
selalu diikuti pertempuran pertempuran terbatas. Pengerahan kekuatan 
masing-masiing telah mengakibatkan jatuhnya korban di kedua belah 
pihak   sehingga pada akhirnya memancing perhatian dunia 
Internasional untuk meredakan konflik antar dua negara.
        
Selama masa-masa ketegangan dan konflik bersenjata terbatas , 
kegiatan perundingan untuk menyelesaikan masalah Irian Barat dengan 
mediasi PBB tetap berlangsung intensif.   Pada saat puncak 
ketegangan terjadi, yaitu dimana kekuatan gabungan Indonesia dalam 
kesiapan penuh untuk melaksanakan operasi gabungan dengan nama 
operasi Jaya Wijaya pada tanggal 12 Agustus 1962, telah dicapai 
titik penyelesaian yang berarti, sehingga hari H di mundur menjadi 
hari H + 14.   Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 1962 persetujuan 
tentang penyelesaian wilayah Irian Barat di tanda tangani oleh pihak 
Indonesia dan Belanda (perjanjian New York), dan Panglima tertingi 
pembebasan Irian Barat pada tanggal 16 Agustus 1962 memerintahkan 
penghentian permusuhan.

Hal diatas terjadi hampir 45 tahun yang lalu. Bagaimana kini dengan 
Ambalat dan rencana apa yang sudah disiapkan TDA??? Yang jelas 
rencananya pasti jauh lebih lengkap dari rencana di atas. TDA selalu 
latihan Ops Gab, jadi tidak jauh bedalah. 

Penutup:  Dari dongeng di atas jelas militer kita memang sangat 
serius untuk berperang saat itu, dan tidak pantas kiranya bila kita 
menyepelekan kekuatan militer sendiri walau seberapa tidak sukanya 
kita  dengan militer. Arwah Perwira Alengka ingat sajak pengemis 
yang Arwah Perwira Alengka pelajari di bangku sekolah dasar : "Jika 
sedekah tidak diberi---, jangan lagi di hina hati---" 

Bagi Mu negeri----, jiwa raga kami.

Arwah Perwira Alengka
Di
Mayapada.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke