Renungan kecil tentang Planet Bumi.
Oleh: Ikranagara

Kepulauan Indonesia memang merupakan the ring of fire. Pulau-pulau 
negeri kita memang lahir karena nyumbulnya gunung berapi ke 
permukaan laut. Contohnya Krakatau dan Anak Kreakatau. Pulau-pulau 
lainnya juga lahir seperti itu. ktu sebanya di semua pulau kita ada 
gunung apinya, malah ada beberapa dan bukan hanya satu saja.

Adanya gejolak pada lapisan bumi kita, juga adanya gunung meletus, 
dan semacamnya, menunjukkan bumi kita masih hidup. Artinya masih 
dalam keadaan yangberproses dan belum stabil atau established. Asal 
muasal bumi ini kan dari gas panas mendidih yang makin lama makin 
mendingin. Magma di pusat bumi itu sampai sekarang masih terus 
menggelegak. Dan gelegaknya ini muncul ke permukaan maka lahirlah 
gunung yang makin lama makin menyumbul ke atas dan akhirnya lahirlah 
pulau.

Tapi, kalau nanti Bumi tidak lagi hidup seperti itu keadaannya, 
sudah established, kalau nanti magma di pusat Planet Bumi redup atau 
malah padam, maka medan magnetik yang muncul dari kutub dan masuk ke 
kutub lainnya sebagai pelindung kehdiupan di Bumi itu akan lenyap 
pula. Sebab Planet Bumi ini tak ubahnya dinamo. Kalau medan magnit 
itu lenyap, maka permukaan Planet Bumi tidak bia dilindungi dari 
gelobang badai nuklir yang datangnya dari Matahari, bukan hanya 
Bumi  saat itu akan kering kerontang karena air dan cairan lainnya 
habis diterjang badai nuklir, tapi juga seluruh makhluk hidup akan 
punah disapu badai nulir dari Matahari. 

Itulah bencana total yang datangnya bukan lagi dari dalam Bumi 
melainkan dari Matahari. Kiamat di Planet Bumi! Konon Planet Mars 
sudah mengalami bencana total ini. Dan nasib Bumi akan sama dengan 
Mars. Dan sama sepinya dengan bulan yang indah di kala purnama raya 
itu. 

Sebagian dari isi di permukaan Bumi, antara lain kita, akan lebur 
menjadi mineral bagian dari bumi yang kering kerontang itu, atau 
sebagian menjadi gas yang diterbangkan ke angkasa, oleh terpaan 
badai nulir dari matahari. Ya, memang kita tidak akan hilang, tetapi 
berobah menjadi gas dan mineral dan tetap ada di alam semesta raya 
ini. Tidak ada yang hilang. Abadi? Entahlah apa istilahnya!

Saat melemahnya medan magnetik pelindung itu ditandai dengan 
munculnya cahaya aurora yang indah di seantero langit. Karena itulah 
judul buku ketiga novel trilogi ("Abad demi abad") saya itu 
adalah "Ada Aurora di Ujung Jalan."


Ikra.-






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke