http://www.suarapembaruan.com/News/2005/04/15/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Partai Demokrat Belum Menjadi Partai Modern
JAKARTA - Partai Demokrat (PD) belum menunjukkan ciri-ciri sebagai partai 
modern, dan masih pada tahap membangun organisasi dengan mengandalkan Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono sebagai mesin penggerak. 

Akibatnya, partai ini sulit melepaskan diri dari bayang-bayang sang presiden. 
Jika hal ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin nasib PD sebagai partai 
politik akan berakhir. 

Demikian pengamat politik dan peneliti dari Centre for Strategic and 
International Studies (CSIS) Indra J Piliang, pengamat politik dari Lembaga 
Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mochtar Pabottingi, Ketua Umum DPP Pemuda 
Partai Demokrat Akbar Faisal, dan Ketua DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok dalam 
diskusi "Masa Depan Partai Demokrat" di Jakarta, Kamis (14/4). 

Menurut Indra, PD harus membebaskan citra sebagai partai bayang-bayang presiden 
dengan tidak mengandalkan Yudhoyono sebagai mesin penggerak, tapi sebaliknya 
partai yang menjadi mesin politik. 

Selain itu, kata dia, PD telah gagal mengambil kesempatan ketika Yudhoyono 
menjadi presiden. Misalnya, ketika terjadi bencana alam di Aceh dan Nias, PD 
tidak bisa memainkan perannya sebagai partai pelopor dalam membantu para 
korban. Justru partai lain yang mengambil alih kesempatan tersebut. 

Untuk ke depan, jika PD ingin tetap dicintai rakyat, harus memperhatikan tiga 
hal. Pertama, peran timbal balik antara Presiden Yudhoyono dan PD. Presiden 
membutuhkan partai ini untuk memastikan kelangsungan pemerintahannya. 
Sebaliknya PD membutuhkan figur presiden untuk memajukan dan membesarkan partai 
sehingga bisa menopang tugas pemerintahan dengan baik. 

Kedua, nasib PD akan bergantung pada ide-ide demokrasi yang dikembangkan. Jika 
ide-ide demokrasi berkembang menjadi lebih baik, PD akan menjadi agen perubahan 
dan disenangi rakyat. Sebaliknya, jika PD muncul dengan ide-ide feodalisme, 
elitisme, sentralisme, suka berkelahi secara internal dan anti nilai-nilai 
demokrasi, kiprah PD dengan sendirinya akan tenggelam dan ditinggalkan pemilih. 

Ketiga, masa depan PD juga bergantung pada seberapa jauh ide-ide demokrasi itu 
diaplikasikan dalam platform partai. "Ketiga faktor tersebut di atas sangat 
menentukan kiprah PD ke depan," kata dia. 

Ahmad Mubarok mengakui, selama ini PD memang belum memiliki ciri-ciri sebagai 
partai modern. Tapi justru di situ uniknya dan kemungkinan besar fenomena 
tersebut akan berkelanjutan. Karena itu, salah satu calon ketua umum PD itu 
mengaku optimis bahwa masa depan partai akan lebih baik karena keunikannya itu 
dan memiliki dukungan akar rumput yang kuat, serta dukungan dari kelompok 
masyarakat kelas menengah. 

Berbeda dengan Ahmad Mubarok, Akbar Faisal malah mempertanyakan dukungan akar 
rumput terhadap PD. "Akar rumput yang mana yang mendukung PD?" tanya dia. 
Menurut dia, PD menjadi seperti sekarang ini berkat popularitas Presiden 
Yudhoyono. Dan kalau Presiden Yudhoyono mengambil jarak dengan PD, maka partai 
ini akan mengalami fase krisis kepemimpinan. "PD akan sama dengan PDI-P dengan 
figur pemimpinnya Megawati Soekarnoputri atau dengan PKB dan PAN. Saya khawatir 
jika tidak bisa keluar dari bingkai Yudhoyono, maka partai ini akan selesai," 
kata dia. (L-8) 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 15/

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke