http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=167381
Rabu, 20 Apr 2005, Menyambut KAA Apa makna perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika (KAA) di Jakarta 22-24 April ini bagi perekonomian nasional? Dalam situasi ekonomi yang terimpit utang domestik dan luar negeri yang cukup berat, pertemuan semacam KAA seharusnya bisa menjadi ajang bagi pemerintah RI untuk mencari alternatif solusi bagi pembiayaan pembangunan ekonomi. Masalah pengurangan beban utang, masuknya investasi baru, serta penguatan kerja sama kawasan adalah agenda yang bisa dimasukkan pemerintah dalam pertemuan tersebut. Konferensi Asia-Afrika bukan sebuah pertemuan eksklusif antara negara-negara dalam kawasan belahan dunia ketiga. Wilayah Asia dan Afrika saat ini sudah tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dibanding kekuatan-kekuatan ekonomi di negara maju, baik di Amerika maupun Eropa. Lihat Jepang yang sudah sejak lama merupakan pesaing berat ekonomi Amerika. Selain itu, saat ini, ada China yang perekonomiannya terus menggeliat dan mulai terasa sebagai raksasa ekonomi baru di Asia. Momentum KAA bagi pemerintah juga sangat pas di saat pemerintah sedang gencar menggarap proyek-proyek infrastruktur. Sebab, pelaksanaan pembangunan infrastruktur akan berjalan sesuai target jika ada investor asing yang berminat ikut dalam proyek tersebut. Negara-negara peserta KAA bisa jadi potensi pasar masuknya investor asing dalam proyek pembangunan infrastruktur. Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie menyatakan bahwa proyek-proyek infrastruktur termasuk yang utama untuk ditawarkan dalam KAA kali ini. Bahkan, sebelum KAA, Ical -panggilan Aburizal- menyatakan bahwa China telah memasukkan satu proposal untuk investasi infrastruktur tersebut. Diharapkan, dalam KAA nanti, selain mengundang investor dari Jepang dan China, pemerintah bisa mendatangkan investor dari negara maju yang juga akan hadir dalam KAA itu. Saat ini, secara umum, kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sudah membaik. Ini ditandai dengan komitmen beberapa negara yang menyatakan minatnya untuk menanamkan modal di Indonesia. Namun, jika mulai bangkitnya kepercayaan asing itu tidak dibarengi dengan pembenahan di dalam, tentu semuanya akan sia-sia. Salah satu aspek yang harus segera dibenahi terkait dengan investasi asing itu adalah birokrasi dan biaya investasi yang terlalu tinggi. Ini akan menghilangkan daya saing investasi kita. Karena itu, dalam forum KAA, pemerintah Indonesia harus bisa meyakinkan negara peserta bahwa ekonomi biaya tinggi dalam proses investasi di Indonesia sudah bisa dikurangi. (*) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

