Ada sedikit inkonsisten apa yang disampaikan oleh Mas Danardono : bahwa sejarah mencatat Konsili Nicea menetapkan Yesus (manusia) sebagai Tuhan, padahal sebelumnya tidak. Jika kita tinjau secara logika bisakah 'Tuhan' (Yesus) dilahirkan oleh mahluknya (Mariam)?
----- Original Message ----- From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, April 19, 2005 7:30 PM Subject: [ppiindia] Re: asumsi (was: Ahmad Deedat) > > > --- In [email protected], "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas Danardono, > > > > Jika Yesus adalah dilahirkan sebagai manusia, dan mendapatkan Ruh > Illahi, berarti ada Tuhan Yang Maha Benar, yang telah memberikan Ruh > Illahi tersebut kepada Yesus, bukan? Dialah Tuhan Yang Esa, sesuai > dengan ini : > > > > Katakanlah > Tuhan itu Esa - tunggal > kepada DIAlah kita meminta pertolongan. > Dia tidak melahirkan...dan...Dia tidak dilahirkan. > Tidak ada sesuatu pun dialam ini yang serupa (menyerupai) DIA. > Al-ikhlas). > > > > Salam > > ------------------------ > Saya mengertinya demikian. Mudah2an saya gak keliru. Sebab sang > Pencipta sudah selalu ADA, maka kita sebut Maha ada (the All being). > Dan tak akan berakhir. > > Dalam agama Kristen diajarkan "manusia adalah anak anak Tuhan", saya > mengerti, bahwa sang manusia ini adalah bukan saja ciptaan, namun > juga bagian dari sang Pencipta. Mungkin inilah, yang digambarkan > dalam kalimat (yang agak ajaib): "manusia diciptakan sesuai citra > Tuhan". Jadi jangan kita mengerti secara harfiah "citra". Juga inilah > inti falsafah pada pertemuan di Nicea 300an setelah > Masehi: "homoousios", satu makna dengan bapak (satu makna dengan sang > Pencipta". > > Mungkin karena keterbatasan penguasaan bahasa oleh semua manusia, > maka terjadi perbedaan faham. Sang Pencipta tak mungkin berbicara > dengan bahasa manusia, karena bahasa manusia TAK mungkin dapat > mencakup semua kebenaranNya. > > Misalnya, kita terbiasa membayangkan, kalau anda ada di Jakarta, tak > mungkin sekaligus minum kopi dengan saya di Vienna ini, lalu ngobrol > dengan kawan kawan di Aggra. > > Tetapi, sang Pencipta ada dimanapun sekaligus. Memahami apa yang akan > kita katakan, begitu kita memikirkannya, jadi tak perlu > mengucapkannya. Kalau anda bayangkan kecepatan penyaluran message > melalui internet ini, dari computer saya ke computer anda, dapat anda > bayangkan, bagaimana cepatnya sang Pencipta memahami apa yang anda > maksudkan. > > Kita seringkali sudah terganggu oleh perbedaan kata kata sedikit > saja, misalnya "Tak ada Tuhan melainkan Allah" atau "Tak ada Tuhan > selain Allah". > > Anda tahu, kata " dan" dalam kehidupan se-hari-hari beda dengan "dan" > dalam mathematica. Bahasa Indonesia membedakan antara "kami" > (sipembicara dan golongannya), dan "kita" (pembicara dan yang diajak > bicara). Pembedaan ini tak ada dalam bahasa bahasa Barat. Jadi, > alihbahasa sudah cukup membingungkan. > > Kata "Tuhan" adalah awalnya digubah dari "Tuan". Dalam bahasa Jawa > kita pakai kata "Gusti", yang berarti "tuanku". Sedangkan "God" tak > mengandung unsur tuan. > > Kata "jauh" adalah berbeda, bagi seorang desa, yang tiap hari hanya > berpedati beberapa kilometer, dan seorang salesman di USA yang tiap > hari bekerja dan menjenguk nasabah ratusan kilometer naik mobil atau > pesawat. Atau seorang peneropong bintang, yang sedang mengamati benda > angkasa luar yang terletak jutaan tahun cahaya dari matanya... > > Salam > > danardono > > > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

