yah ini mungkin menanggapinya dari sisi orang yang berpikiran
negatif terhadap bapak tersebut,  tapi ungkapan bapak itu
menunjukkan bahwa dengan kelembutan hati wanita yang mulia
dalam bidang kedokteran tidak akan terjadi bawah pisau bedah
itu digunakan hanyauntuk merobek kantong rakyat yang sudah tidak
berduit   ...  seharusnya pisau bedah kedokteran di gunakan
oleh orang-orang yang berhati mulia lemah lembut seperti
caon dokter tersebut  ...  agar tujuan ilmu kedokteran memang
benar-benar  bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan ..

jadi harga wanita tidak separuh,  ....tapi harganya tidak ternilai......
harganya bagaikan batu permata yang sangat indah  ...yakni
ketulusan  ...  dan keikhlasan   ...dalam berkarya ....

salam




                                                                                
                                
                    "Ambon"                                                     
                                
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     
<[email protected]>                                    
                    e>                    cc:                                   
                                
                    Sent by:              Subject:     Re: [ppiindia] Wanita 
itu Separuh Harga                  
                    [EMAIL PROTECTED]                                           
                                   
                    groups.com                                                  
                                
                                                                                
                                
                                                                                
                                
                    20/04/2005                                                  
                                
                    15:35                                                       
                                
                    Please respond                                              
                                
                    to ppiindia                                                 
                                
                                                                                
                                
                                                                                
                                





Lalu Pak Harto sebagai pangilma tertinggi gimana?

----- Original Message -----
From: "si kucing demensenyum" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, April 20, 2005 10:19 AM
Subject: Re: [ppiindia] Wanita itu Separuh Harga


>
> mas Ari memang bisa verifikasi apakah cerita ini cuma karangan saja?
> banyak orang busuk lho mas walaupun di mulutnya berkata dharma dan
> mengucap shalom atau bernama ke- agamaan seperti Leonardus Benny Murdani
> misalnya.
>
> Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ----- Original Message -----
> From: "Miftah al-Zaman" <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Wanita itu Separuh Harga
>
> Suatu saat saya mendengar percakapan antara seorang
> Bapak dan seorang mahasiswi kedokteran. Saya kebetulan
> mengetahui bahwa Bapak tersebut dikenal sebagai
> seorang yang religius sekali. Tutur katanya sangat
> halus dan selalu saja terucap dari mulutnya "kalimah
> thayyibah" seperti "Barakallah ...", "Subhanallah
> ...", "Alhamdulillah ..." dan sebagainya. Salah satu
> petikan percakapan mereka adalah sebagai berikut:
>
> "Mbak kuliah di mana?"
> "Di Fakultas Kedokteran, Pak"
> "Oh ya? Subhanallah ... Yah, syukurlah Mbak. Kita ini
> sebenarnya banyak memerlukan dokter wanita".
> "Oh ya ... Kenapa, Pak?"
> "Begini, Mbak. Wanita itu kan bukan pencari nafkah,
> jadi karena itu tarifnya tidak perlu mahal-mahal.
> Apalagi kebanyakan rakyat kita masih miskin ... "
> "Oh begitu Pak, ya ...?"
>
> Sayang percakapan berhenti sampai di situ sebab
> mahasiswi tadi kemudian harus pergi. Mendengar
> percakapan itu saya terkejut dan sekaligus sangat
> prihatin. Beginikah fakta yang benar-benar nyata di
> lapangan, bagaimana wanita masih dipandang "separuh
> harga" dibandingkan pria? Apalagi yang memiliki dan
> melontarkan pandangan itu seorang pria yang religius.
> Bagi saya ini benar-benar "shocking", meskipun mungkin
> tidak terlalu mengherankan. Seorang "fundamentalis"
> agama biasanya berpenampilan dan berperilaku sangat
> religius (dalam artian simbolik), dan biasanya pula
> mereka memiliki cara pandang diskriminatif terhadap
> wanita. Namun ketika hal itu terpapar langsung di
> depan mata, tak urung cukup mengguncangkan juga bagi
> saya.
>
> Kesehatan adalah hajat publik yang aksesibilitasnya
> seharusnya menjadi urusan publik (negara). Kalaupun
> kemudian biaya kesehatan menjadi tinggi, adalah
> menjadi tanggung jawab negara untuk mengaturnya.
> Mengapa kemudian solusinya adalah "tarif dokter wanita
> seharusnya lebih murah dari dokter pria" hanya karena
> "wanita bukan pencari nafkah?". Hanya karena dalam
> bangunan sosial tertentu dipersepsi bahwa pencari
> nafkah adalah pria, maka apakah wanita seharusnya
> diberi "separuh harga" saja, terlepas dari kualifikasi
> profesionalitas yang dimilikinya? Kalau memang
> demikian, seharusnya gaji pegawai dan upah minimum
> harus didiskriminasi berdasarkan gender pula. Wanita
> yang pegawai negeri, dosen, buruh pabrik, karyawati,
> dan sebagainya, semestinya mendapatkan gaji lebih
> rendah dari sejawatnya yang pria hanya karena mereka
> adalah wanita, dan wanita adalah "bukan pencari
> nafkah".
>
> Hal ini, sekali lagi, terlontar dari mulut sosok yang
> saya ketahui cukup alim dan bersikap "religius".
> Apakah menjadi religius itu lantas juga harus punya
> cara pandang seperti itu? Apakah semua religius itu
> begitu? Semoga saja tidak. Namun tak urung, pengalaman
> tersebut makin mengurangi "simpati" saya pada sosok
> "alim dan religius", yang secara fisik biasanya
> direpresentasikan oleh adanya jenggot, dahi "gosong",
> dan sering-sering mengucap "Subhanallah...",
> "Barakallah ...".
>
> Betapa panjang perjuangan wanita muslimah untuk bebas
> dari ketidakadilan gender yang dibungkus dogma-dogma agama.
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
>
>   To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>
>   To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
>
__________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give underprivileged students the materials they need to learn.
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links














______________________________________________________________

Disclaimer :
- This email and any file transmitted with it are confidential and
are intended solely for the use of the individual or entity whom
they are addressed, if you are not the original recipient, please
delete it from your system.
- Any views or opinions expressed in this email are those of the
author only.
______________________________________________________________

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke