ya, iyalah. Yang kita diskusikan kan oknum yang mengamalkan agama secara salah, dan interpretasi agama yang bermasalah. Contoh : Imam Samudra, Orang arab yg gemar menggasak TKW dan nikah mut'ah di Puncak, orang yang ikutan bikin UU buat liberalisasi migas, tapi ngakunya menolak kebijakan migas (Irwan Prayitno), dlsb
salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: "Samsul Bachri" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Aturan dalam agama sudah sangat jelas, jadi kalau ada oknum yang orang Islam masih mekakukan kekeliruan, yang salah adalah oknumnya, bukan agamanya. salam... ----- Original Message ----- From: "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, April 20, 2005 5:59 PM Subject: Re: [ppiindia] Aurat Budak - pro truly dan kucing liar > > Truli jawabannya jangan malu malu kucing garong > gitu dong he he he ... [ sorry kalo sok sksd) > > Kita kan pengen menelisik lebih jauh ttg pandangan > anda thd peran agama thd kekerasan dalam > rumah tangga. Dintaranya masalah TKI. > Nah, dimulai dari yg tertulis di bawah ini. > > Masalah aurat budak. > > Kan TKW kita sering dapat perlakuan gak bener. > Lha gimana Islam mau jaya, kalau kita tidak berani > menelisik apa yang ada dalam pemahaman kita > sendiri ? > > salam, > Ari Condro > > pertama kenali dirimu sendiri, selanjutnya kenali musuhmu, > dan separuh dari kemenangan sudah ditanganmu. > > > > ----- Original Message ----- > From: "Tr�l����l" <[EMAIL PROTECTED]> > spt apa yg udah dituliskan di hadis� yg di akui kesahih annyalah.., sy kan > bukan perawi hadis.. > > Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mau tanya ke kucing demen senyum dan Truly. > Masalah aurat budak ini kalo menurut anda bagaimana ? > > salam, > Ari Condro > > ----- Original Message ----- > Saya kurang paham bagian yang ini: > > "Aurat wanita budak (al-ammah) dalam sholat adalah > antara pusarnya dan lututnya seperti aurat laki-laki. > Ini menurut pendapat Malik, Syafi'i, dan salah satu > riwayat dari Ahmad; dan riwayat yang lain bahwa > auratnya (wanita budak/al-ammah) adalah qubul dan > dubur saja. (ibid). Dalam Kitab Mizanul Kubro itu > dijelaskan, yang diamalkan oleh salafus sholih > adalah yang pertama (aurat budak wanita, antara pusar > dan lutut) karena tidak adanya syahwat untuk melihat > budak wanita di luar sholat, lebih-lebih ketika > sholat. (ibid)". > > Pertanyaan: Apakah memangnya wanita budak/amah tidak > perlu make abaya/jilbab? Dan alasannya karena tidak > membangkitkan syahwat? Kalau aurat wanita budak hanya > antara pusar dan lutut, berarti dada boleh terbuka? > > Pertanyaan yang juga menggelitik, barangkali ada yang > bisa menjawab: bagaimana TKW berpakaian di rumah > majikan mereka di Arab Saudi? Apakah mereka dianggap > "muhrim" sehingga boleh berpakaian seperti anggota > keluarga wanita yang lain di lingkungan rumahtangga? > Atau mereka harus berjilbab/abaya sepanjang waktu > kalau majikan laki-laki/anak lelaki majikan yang sudah > baliq/bapak/saudara majikan ada di rumah? (Ini sebagai > "test" apakah mereka dipandang sebagai "amah" dan > karena itu boleh "diperlakukan" sebagaimana layaknya > "amah".) > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

