Saya prihatin dengan tulisan Mang Ucup. Terdapat inkonsistensi dalam
penulisan maupun pendapat. Kata Mang Ucup :

"Tanpa perkecualian entah agama apapun juga yg Anda peluk, selainnya seorang
Atheist, Anda termasuk wong edan alias orang yg tidak waras dlm bhs Sunda
nya disebut sick mentality"

Perhatikan tulisan berikutnya :
"Agama itu adalah urusan yg sangat pribadi dgn Tuhan jadi bukannya dgn
manusia lagi, beda dgn sex yg bisa diteliti secara ilmiah"

Ternyata Mang Ucup cukup gamang dengan pernyataannya sendiri. Disatu sisi
menafikan agama, tapi disisi lain malah mengakui sebagai urusan pribadi.
Agama itu fitrah. Bahkan seorang atheis pun, ketika menemukan masalah besar,
pasti mengucapkan kata-kata "Tuhan". Artinya sebenarnya, fitrah manusia itu
mempercayai Tuhan. Kemudian  mereka mencari penjabarannya. Perkataan Mang
Ucup sendiri yang membuktikan. Jadi tidak usah menuduh orang beragama dengan
tidak waras. Ambillah cermin, dan coba renungkan kata-kata Mang Ucup
sendiri....

Salam.


----- Original Message -----
From: "mang ucup" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, April 21, 2005 7:37 PM
Subject: [ppiindia] Agamanya wong Edan!


>
>
> Tanpa perkecualian entah agama apapun juga yg Anda peluk, selainnya
> seorang Atheist, Anda termasuk wong edan alias orang yg tidak waras
> dlm bhs Sunda nya disebut sick mentality. Kenapa?
>
> Cobalah renungkan oleh Anda, demi agama manusia bukan hanya bersedia
> menghalalkan apa saja, bahkan bersedia untuk melakukan apa saja, mulai
> dari yg paling kejam s/d yg paling baik. Demi agama orang bersedia
> mengorbankan apa saja mulai dari harta s/d jiwa. Demi agama manusia
> bersedia melakukan hal2 yg tidak masuk di akal maupun  hal2 yg dinilai
> tidak waras oleh orang lain, disamping itu demi agama kita bersedia
> melakukan hal yg paling goblok s/d yg paling pinter.
>
> Debat yg paling sengit dan yg paling penuh emosi di berbagai macam
> milis adalah debat agama, diawali dgn menggunakan ayat2 yg paling
> suci, tetapi diakhiri dgn kata2 yg paling kotor dan jorok, bahkan
> orang bisa kecanduan agama. Jadi agama itu sebenarnya mirip sex yg
> sifatnya sangat universal dan dibutuhkan oleh hampir setiap manusia
> dikolong langit ini mulai dari yg paling primitif s/d yg jenius. Hanya
> melalui sex kita bisa merasakan dan mendapatkan orgamusnya di dunia
> ini sedangkan agama nanti di sorga, jadi kenikmatannya lebih lama dari
> hanya sekedar beberapa menit saja.
>
> Agama bisa menjadi pencetus perang bahkan bisa menghancurkan satu
> negara dan membunuh jutaan orang, tetapi lucunya kalau ditanya agama
> itu apa? Jarang ada yg bisa menjawab dgn benar.
>
> Marilah kita mulai dgn pertanyaan yg paling mudah saja: apakah agama
> itu kata kerja ataukah kata benda? Apabila kita menjawab bahwa ini
> adalah kata kerja, bukankah agama itu bisa kita miliki seperti juga
> kita memiliki mobil maupun istri, bahkan kita bisa memilih agama yg
> kita senangi, sama seperti juga memilih istri maupun pakaian.
>
> Berapa nilainya agama itu? Walaupun produknya sama, tetapi orang
> memberikan penilainnya berlainan, yg satu hanya senilai uang recehan
> yg diberikannya per minggu, yg lainnya sebanyak perpuluhan setiap bln,
> bahkan banyak juga yg bersedia untuk membayar dgn apa saja, sampai dgn
> hidup maupun nyawanya sendiri bersedia untuk dikorbankan demi agama.
>
> Pasti banyak yg tidak setuju dgn pendapat saya ini, sebab mereka
> berkorban bukannya untuk agama melainkan untuk Sang Pencita, tetapi
> apakah memang benar demikian?
>
> Agama itu sebenarnya adalah tempat, dimana kita dapat menyembunyikan
> diri dari kenyataan hidup ini, tempat dimana kita dapat melarikan diri
> dan bernaung dari penderitaan kehidupan kita se-hari2 dan tempat
> dimana kita bisa mendapatkan harapan maupun impian untuk masa hidup yg
> akan datang.
>
> Perlu diketahui bahwa semua tujuan agama itu, bukanlah untuk Sang
> Pencipta melainkan untuk diri kita sendiri, tidak percaya,
> dengarkanlah sendiri text doa yg Anda ucapkan setiap hari, bukankah
> sebagian besar kita mengajukan permohonan untuk diri kita sendiri,
> agar kita bisa hidup lebih bahagia, lebih sehat, lebih sukses, lebih
> makmur dan minimum bisa naik ke sorga. Jadi sebenarnya agama itu
> adalah sebagai alat untuk dapat mencapai semua cita2 dan harapan kita.
>
> Memang harus diakui, bahwa semua doa dan pujian itu ditujukan kepada
> Sang Pencipta, tetapi kalho kita jujur, ini semuanya karena ada udang
> dibalik agama, kita memuji dan berdoa, sebab ingin dapat pahala, agar
> doa kita dikabulkan, agar kita diterima dirumah Bapa disorga. Emangnya
> Lho berdoa dan memuji Allah tanpa ada maunya?? Noway lah, jangan sok
> munafik, karena Sang Pencipta bisa meneropong isi hati kita.
>
> Cobalah tanya sama diri sendiri, kenapa Anda memilih dan merasa cocok
> dgn agama atau aliran agama tertentu? Apakah kecocokan ini disesuaikan
> dgn keinginan Sang Pencipta? Saya yakin haqul yakin tidak! Anda
> memilih agama yg sesuai dan cocok dgn selera dan kebutuhan Anda demi
> diri Anda sendiri, jadi bukannya sesuai dgn selera dan kebutuhan-Nya
> Sang Pencipta!
>
> Mulai hari ini mang Ucup akan mencoba menulis agama dari segi sudut
> pandang ilmiah, walaupun banyak orang yg merasa tidak pantes untuk
> mengadakan penelitian agama dari segi ilmiah, karena agama itu
> dipandang sebagai sesuatu bidang yg suci dan tabu untuk digunakan
> sebagai lahan penyeledikian ilmiah.
>
> Agama itu adalah urusan yg sangat pribadi dgn Tuhan jadi bukannya dgn
> manusia lagi, beda dgn sex yg bisa diteliti secara ilmiah. Lagipula
> bagaimana kita bisa mengukur dimensinya dari kata2
> seperti "jiwa"dan "roh" yg tak dapat diamati maupun diukur, oleh sebab
> itulah juga para ahli psikologi jarang yg mau mengadakan penelitian
> dalam bidang agama. Lagipula agama itu future-oriented, yang mengajak
> umatnya untuk memikirkan mengenai masa depannya, sementara psikologi,
> sebagian besar sibuk untuk melacak dari masa lampaunya seseorang.
>
> Yg menilai bahwa para penganut agama itu orang sedeng ato gendheng
> semuanya itu, bukanlah mang Ucup melainkan embahnya para psikologi
> sendiri ialah Sigmund Freud, kenapa demikian bacalah kelanjutannya
> dari oret2an mang Ucup ini.
>
> Mang Ucup - The Drunken Priest
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.net
>
>
>
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke