menyedihkan sekali, sudah saatnya pemerintah ini bubar !!!

Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
SUARA KARYA

Pemerintah Tak Peduli Nasib PIM 


Rabu, 27 April 2005
JAKARTA (Suara Karya): Akhirnya pemerintah memutuskan sikap menyangkut 
kelangsungan operasional PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan PT Aceh Asean 
Fertilizer (AAF) yang saat ini terhenti produksinya karena tidak mendapatkan 
pasokan bahan baku gas alam. Pemerintah menyerahkan penuh kepada manajemen PIM 
dan AAF untuk menyelesaikan sendiri masalah yang mereka hadapi saat ini. 

Walhasil, pemerintah sudah tidak peduli bila PIM dan AAF terpaksa menghentikan 
operasionalnya karena tidak mampu membeli gas sesuai harga pasar. Pemerintah 
juga tidak memasalahkan jika kedua perusahaan pupuk di Nanggroe Aceh Darussalam 
(NAD) itu harus berhenti operasional selama bertahun-tahun. 

Menko Perekonomian Aburizal Bakrie mengatakan, masalah ketidakmampuan PIM dan 
AAF membeli bahan baku gas sesuai harga pasar harus diselesaikan sendiri pihak 
manajemen kedua perusahaan. Apalagi masalah pasokan gas ini terkait kontrak 
penjualan yang diteken produsen gas dengan pembeli di luar negeri - notabene 
kontrak itu berjangka panjang. 

"Pemerintah tidak akan membantu PIM dan AAF. Manajemen PIM harus menyelesaikan 
sendiri masalah pasokan gas untuk kepentingan operasional mereka," kata 
Aburizal usai menghadiri pertemuan Kadin Indonesia dan Presiden Cina Hu Jintao 
di Jakarta, Selasa kemarin. 

Menurut Aburizal, meski PIM dan AAF merupakan BUMN, pemerintah tidak harus 
bertanggung jawab terhadap masalah operasional keduanya. Selama ini, ujarnya, 
masyarakat dan manajemen BUMN telanjur beranggapan bahwa bila BUMN mengalami 
kesulitan, pemerintah harus turun-tangan mengulurkan bantuan. 

"Kami menyerahkan penuh tanggung jawab operasional PIM dan AAF kepada manajemen 
masing-masing. Pemerintah hanya bertanggung jawab terhadap pasokan pupuk untuk 
wilayah Sumut dan Aceh," ujar Aburizal. 

Pabrik PIM I sudah sejak dua tahun belakangan ini berhenti beroperasi karena 
tidak mendapatkan pasokan gas. Sementara pabrik PIM II yang seharusnya 
diresmikan April ini juga terancam bernasib serupa. Ini karena hingga saat ini 
PIM II hanya mendapat pasokan gas sebanyak 3 kargo yang hanya cukup untuk 
operasional hingga Juni 2005. 

Tiga pabrik pupuk di Nanggroe Aceh Darussalam - 2 pabrik PIM dan 1 pabrik AAF - 
membutuhkan pasokan gas sebanyak 18 kargo untuk operasional selama satu tahun 
dengan harga maksimal 3 dolar AS per juta kaki kubik. Namun pemerintah hanya 
menjanjikan pasokan sebanyak 12 kargo. Itu hanya mencukupi untuk dua pabrik - 
notabene pengaturannya ditentukan belakangan. 

Namun janji pemerintah menyediakan pasokan gas sebanyak 12 kargo itu ternyata 
juga tidak terealisasi. Penyelamatan tiga pabrik pupuk yang masuk program 100 
hari kerja pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu pun praktis gagal. Ini 
berawal dari meningkatnya harga gas di pasar internasional yang mencapai 7 
dolar AS per juta kaki kubik. PIM dan AAF sendiri tidak mampu membeli gas 
dengan harga setinggi itu. 

Dalam kondisi seperti itu pula, produsen gas di dalam negeri mengalami 
kesulitan. Di tengah penurunan produksi, mereka justru telanjur meneken kontrak 
penjualan gas ke Jepang, Taiwan, dan Korsel. 

Menurut Aburizal, kontrak eskpor gas ke beberapa negara itu baru berakhir dalam 
beberapa tahun ke depan. Karena itu pula, produsen gas sulit diharapkan segera 
mampu memberi prioritas pasokan gas ke PIM dan AAF sekalipun kedua BUMN 
tersebut mampu membayar sesuai harga internasional. 

Ketika ditanya mengenai PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwijaya, dan PT Pupuk 
Kujang yang masih bisa membeli gas seharga 2 dolar AS per juta kaki kubik, 
Aburizal mengatakan bahwa itu merupakan bagian kontrak jangka panjang yang 
mereka teken. 

"Kontrak mereka ini belum berakhir. Sementara kontrak pembelian gas oleh PIM 
dan AAF berakhir sejak dua tahun lalu," katanya. (Andrian) 




[Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke