Agaknya korupsi itu beda dengan pencuri, sebab pencuri memakai tangannya, 
contoh pencuri ayam kampung. Pencuri ayam kampung itu, entah mencuri karena 
tak punya duit untuk beli ayam guna bikin sup buat anaknya sakit, hal ini 
tak dipertimbangkan langsung dikeroyok. Mujur kalau bisa selamat hidup. 
Tetapi koruptor, apakah kita pernah baca atau koruptor dihajar rakyat? 
Berani hajar dia datangkan satu batalion preman atau yang baju hijau 
bersenjata baru tahu bagaiamana perkasanya para koruptor.

Mau motong tangan koruptor itu harus pikir-pikir betul. Harus punya backing 
yang kuat sekuat-kuatnya, kalau tidak ada bisa celaka dua belas. Hendaklah 
dimengerti bahwa makin besar jumlah uang yang dikorupsi makin sulit 
kourptornya dihukum penjara. Ini baru hukum penjara, apalagi hukum potong 
tangan. Dia bisa berbuat berbagai macam cara untuk yang penuduh korupsi 
dipancung kepalanya.

Sebagai iseng diberikan dua contoh prosedur kasus berkaitan dengan yang 
istilahnya "kourpsi". [A] Lihat pada mantam ketua Golkar. Sudah dijatuhi 
hukuman penjara masih saja terus pimpin DPR yang terhormat. Bayangkan badan 
terhormat rakyat dipimpin residivista. Akhirnya bebas simsalabim tak masuk 
penjara.

[B]Yang lebih hebat ialah Pak Harto. Belum ada tuduhan korupsi, baru diminta 
pertangungan jawab tentang kekayaan keluarganya dan kekuaannya oleh jaksa. 
Pak  Harta menolak berbahasa Indonesia. Sesuai keterangan pengacara Pak 
Harto dikatakan bahwa kalau ditanya dalam bahasa Indonesia, denyut jantung 
Pak Harto bertambah tinggi. Mungkin dengan stetsoskop bunyi denyut jantung 
seperti dentuman meriam, dan ini berbahaya bagi kesehatan beliau. Bisa 
"sudden death" dan ini tak dikehendaki. Undang-undang RI menyatakan tidak 
boleh memeriksa orang yang dalam keadaan sakit.  Pengacara meminta agar pak 
Harto ditanya dalam bahasa kromo Inggil [jangan dibaca English atau Inglis]. 
Pak jaksa ngomong bahasa Indonesia, diterjemahkan kedalam kromo inggil untuk 
Pak Harto. Kalau Pak Harto jawab dengan bahasa Kromo Inggil diterjemahkan ke 
dalam bahasa Indonesia untuk Jaksa dan para advokatnya Pak Harto. Apakah 
dalam bahasa kromo Inggil ada istilah "korupsi"?  Kalau tak ada berarti: " 
beliau tidak bisa dituduh dan dijatuhi hukum terhadap hal yang tidak ada!". 
Indonesia negara hukum, hukum itu memang begitu.

Beberapa hari kemudian sesudah pemeriksaan tsb Pak Harto merayakan hari 
ulang tahunnya dengan senyum manis tanpa perlu memikirkan bagaimana 
bahayanya bahasa Indonesia dalam hubungan dengan tekanan darah tinggi dan 
korupsi dan salah urus republik.

[Sebagai catatan sementara: Hati-hati berbahasa Indonesia bisa membahayakan 
kesehatan]

Begitulah sedikit riwayat korupsi di alam jalan buntu penguasa.

Cheers!







----- Original Message ----- 
From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, April 28, 2005 9:58 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Kelemahan Sistem Penjara - Re: Ketika Distribusi 
Air Juga Dikuasai Preman


> Koruptor itu potong saja tangannya.
> Jadi tidak bisa ngasih suap untuk menahan/mengancam
> pelapornya.
>
> --- Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Gajinya!
>>
>> ----- Original Message ----- 
>> From: "Arriko Indrawan"
>> <[EMAIL PROTECTED]>
>> To: <[email protected]>
>> Sent: Thursday, April 28, 2005 8:30 AM
>> Subject: [ppiindia] Re: Kelemahan Sistem Penjara -
>> Re: Ketika Distribusi Air
>> Juga Dikuasai Preman
>>
>>
>> >
>> >
>> > Kalo korupsi yg dipotong apanya, pak??
>> >
>> >
>> > =============
>> >
>> >  Date: Wed, 27 Apr 2005 18:24:48 -0700 (PDT)
>> >   From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
>> > Subject: Kelemahan Sistem Penjara - Re: Ketika
>> Distribusi Air Juga
>> > Dikuasai
>> > Preman
>> >
>> > Itulah kelemahan sistem penjara.
>> > Jika pembunuh, perampok, pemerkosa, dsb dipenjara,
>> > mereka justru bisa bertemu dan berteman dgn para
>> > penjahat lainnya. Mereka bisa membentuk mafia yang
>> > terorganisir.
>> >
>> > Di majalah Tempo disebut bahwa justru penjara
>> adalah
>> > pusat peredaran narkoba dan penyakit HIV/AIDS. Di
>> > Brazil, 73% orang yang dipenjara menjadi homoseks
>> > karena kebutuhan biologisnya tertahan. Di penjara,
>> > seorang bos mafia tetap bisa memerintahkan anak
>> > buahnya untuk berbuat kejahatan.
>> >
>> > Lebih praktis hukum Islam, kalau membunuh dan
>> > memperkosa, dihukum mati. Kalau merampok, potong
>> > tangan, terus dilepas.
>> >
>> > Negara tidak perlu buang2 uang untuk membuat
>> penjara
>> > dan membayar penjaganya.
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
> ***************************************************************************
>> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat
>> Persahabatan. Menuju Indonesia
>> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
>> www.ppi-india.org
>> >
>>
> ***************************************************************************
>> >
>>
> __________________________________________________________________________
>> > Mohon Perhatian:
>> >
>> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA
>> (kecuali sbg otokritik)
>> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg
>> akan dikomentari.
>> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
>> > 4. Satu email perhari:
>> [EMAIL PROTECTED]
>> > 5. No-email/web only:
>> [EMAIL PROTECTED]
>> > 6. kembali menerima email:
>> [EMAIL PROTECTED]
>> >
>> > Yahoo! Groups Links
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>>
>
>
> Bacalah artikel tentang Islam di:
> http://www.nizami.org
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> Bacalah artikel tentang Islam di:
> http://www.nizami.org
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke