Saya pernah juga menforwardkan salah satu tulisan cak Huttaqi ke 
sebuah milis Islam, lalu dipertanyakan oleh seorang sahabat di milis 
tsb krn katanya cak Huttaqi seorang kebatinan. Lalu saya tanya lagi, 
emang kenapa kalo dia kebatinan...yang penting gak buat orang 
jadi 'membatin'...he..he...saya ini kan orang yang mau mengambil 
hikmah dari mana saja. Dari seorang bajingan saja saya mau belajar 
mengambil hikmah. Selama saya bisa menikmati suatu bacaan dan saya 
nilai bagus, ya saya share lah....

ada-ada aja...

Bravo cak!

--- In [email protected], "huttaqi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> CINTA di atas CINTA
> 
> 
> 
> Kata Pengantar
> 
>  
> 
> Bismillahirrohmanirrohim,
> 
>  
> 
> Segala puja dan puji hanya pantas bagi pemilik segala keindahan,
> 
> Dan hanya layak bagi pemilik kebenaran,
> 
> Alloh Azza wa Jala.
> 
>  
> 
> Sholawat serta salam aku haturkan ke haribaan junjunganku,
> 
> Bachrul Muchid, Uswatun hasanah, Khotamul Anbiya'
> 
> Muhammad sholallohu alaihi wassalam.
> 
>  
> 
> Teriring terima kasihku dan permintaan maafku kepada seluruh guru-
guru,
> 
> Terutama sekali terima kasihku dan permintaan maafku kepada sang 
Guru,
> 
> Yang telah membimbingku dengan kesabaran dan dengan ketelatenannya.
> 
>  
> 
> Dan teriring terima kasihku dan permintaan maafku kepada kedua 
orang tuaku,
> 
> Yang melalui merekalah, aku ada di dunia yang fana ini.
> 
>  
> 
> Serta, teriring terima kasihku dan permintaan maafku kepada isteri 
dan anakku,
> 
> Yang terus menerus mendukungku untuk bakti pada Alloh, pada 
Rosululloh dan pada jihad-Nya.
> 
>  
> 
> Dan semoga limpahan berkat rohmat serta hidayahNya, selalu 
mengalir kepada semua orang-orang yang pernah bertemu denganku, 
sebab dari mereka semualah, telah kudapatkan hikmah-hikmah, 
pelajaran-pelajaran yang dapat menjadi bekalku di dalam menempuh 
perjalanan melalui gurun pasir dan panas teriknya matahari menuju 
kebahagiaan sejati.
> 
>  
> 
> Alloh berfirman, " Hidup dan mati, itu adalah perjalanan".
> 
>  
> 
> Di dalam buku ini, sedikit aku ceritakan tentang perjalanan 
seorang anak manusia di dalam menempuh kehidupannya.
> 
>  
> 
> Kurang lebih 2 tahun yang lalu, penulis mulai mencoretkan penanya, 
memainkan tuts-tuts keyaboard komputernya, untuk memulai menulis 
sebuah kisah, yang diberi judul olehnya, "Kisah Hidup" dan 
disebarkan lewat email ke beberapa mailing list, ke beberapa forum 
diskusi-diskusi agama. Baikpun itu mailing list yang berbasis Islam, 
maupun beberapa mailing list yang lebih mengkhususkan dirinya pada 
studi perbandingan-perbandingan agama.
> 
>  
> 
> Kisah ini, memang berdasar pada kisah hidup yang nyata, dengan 
beberapa penyesuaian-penyesuaian di sana sini supaya menarik untuk 
dibaca.
> 
> Tak ada maksud lain di dalam penulisan kisah ini kecuali untuk 
Syi'arulloh, 
> 
> Syi'ar agama Alloh semata-mata mengharapkan ridhoNya.
> 
>  
> 
> Di beberapa mailing list itulah, tulisan ini teruji,
> 
> Ada yang langsung menolak apa yang ditulis sebab menurut mereka 
tidak di dasari oleh Qur'an maupun hadits yang tidak disebutkan 
dengan jelas,
> 
> Ada yang sebaliknya, senang justru merasa tertantang keinginan 
tahuannya untuk mengecek kebenaran cerita ini melalui Qur-an dan 
hadits-hadits nabi.
> 
> Begitulah memang maksud penulis,
> 
> Bahwa kisah ini bukanlah sebuah tesis, bukan karya ilmiah, bukan 
buku akademik yang penuh dengan dasar-dasar literatur formal, 
melainkan,
> 
> Kisah ini adalah cerita biasa, dongeng, mungkin juga fiksi, atau 
bahkan legenda..he..he..he..
> 
> Yang mungkin salah dan mungkin benar.
> 
>  
> 
> Dari situlah,
> 
> Maksud si penulis agar para pembaca kisah ini,
> 
> Tergerak, terdorong, termotivasi untuk lebih mendalami al-Qur'an 
dan sunnah Rosul.
> 
> Sebab itu, kisah ini bukanlah penjelasan yang matang, 
> 
> melainkan penjelasan yang setengah matang, 
> 
> yang membuat pembaca berpikir-berpikir dan berpikir.
> 
> Membuat pembaca melakukan croscek dan croscek,
> 
> Membuat pembaca mempertanyakan dan kemudian mengujinya sendiri,
> 
> Benarkah apa yang ditulis itu seperti itu kenyataannya ?
> 
>  
> 
> Ada di beberapa mailing list yang kemudian menghujat, apa yang 
tertulis,
> 
> Yang menuduh penulis bukan orang Islam,
> 
> Menuduh penulis orang kebatinan,
> 
> Yang kemudian di beberapa mailing list,
> 
> Penulis tidak diperbolehkan untuk meneruskan "Kisah Hidup" ini.
> 
>  
> 
> Tetapi tidak sedikit pula yang berharap pada penulis,
> 
> Agar "Kisah Hidup" ini dibukukan,
> 
> Salah satunya adalah seorang teman di negeri Qatar,
> 
> Yang bercerita bahwa anaknya sekarang sedang melanjutkan sekolah 
di S2 di Amerika dan berharap dapat memiliki "Kisah Hidup" ini 
secara lengkap untuk menambah wawasan bagi anaknya, yang katanya, di 
Amerika, sangat kekurangan bahan-bahan kajian agama Islam.
> 
>  
> 
> Kemudian ada salah seorang teman lain yang mengenalkan tulisan ini 
pada salah satu penerbit, dan setelah dilihat dengan seksama dan 
dipelajari, maka dianggap layak untuk diterbitkan, dengan satu 
saran, bahwa judulnya diganti bukan "Kisah Hidup".
> 
> Kemudian penulis mengusulkan judulnya berubah menjadi "Perjalanan 
Menuju Kebenaran !", dan ternyata disetujui oleh penerbit.
> 
>  
> 
> Kemudian atas keinginan penulis,
> 
> Buku "Perjalanan Menuju Kebenaran" ini dibagi menjadi 3 bagian 
atau 3 buku.
> 
> Yang pertama,"Perjalanan menuju Kebenaran !", dengan judul " 
Risalah Perjalanan"
> 
> Yang kedua,"Perjalanan Menuju Kebenaran !" dengan judul,"Risalah 
Tasawuf" yang kemudian penulis ganti dengan berbagai pertimbangan 
menjadi berjudul 
> 
> "Pertemuan 2 Lautan"
> 
> Dan yang ketiga, "Perjalanan menuju Kebenaran!" dengan judul " 
Risalah Cinta".
> 
> 
> 
> Alhamdulillah, Buku "Perjalanan Menuju Kebenaran" sudah 
diterbitkan dan beredar di seluruh Indonesia,
> 
> demikian juga Buku ke 2 "Pertemuan 2 Lautan" juga sudah 
diterbitkan dan beredar di seluruh Indonesia,
> 
> maka buku ke 3 ini, sebagai penutup dari Trilogi "Perjalanan 
Menuju Kebenaran", fa insya alloh dalam waktu dekat akan penulis 
terbitkan pula.
> 
> 
> 
> Buku inilah yang di tahun 2000 an penulis beri judul "Risalah 
Cinta", tetapi setahun kemudian, DEWA 19 membuat sebuah album lagu 
yang kasetnya diberi judul,
> 
> "Risalah Cinta" oleh sebab itu sebab buku penulis belum sampai 
diterbitkan, sungguh naif apabila judulnya tetap penulis 
tulis "Risalah Cinta"
> 
> Bagaimanapun penulis bukan orang terkenal dan DEWA 19 sangat 
terkenal, tentulah semua orang akan menganggap penulis mengambil 
judul "Risalah Cinta" itu dari albumnya DEWA 19.
> 
> "Risalah" berarti "Tulisan" "Risalah Cinta" berarti "Tulisan 
tentang Cinta",
> 
> oleh sebab itu, sudah penulis pertimbangkan, sebab buku "Risalah 
Cinta" ini sudah mau diterbitkan, maka akan penulis ganti judulnya 
dengan,
> 
> "CINTA di atas CINTA"
> 
> 
> 
> Berdasarkan ayat al Quran " Nurrun ala Nur" "Cahaya di atas 
Cahaya",
> 
> dan Cahaya itu adalah CINTA, maka penulis memakainya sebagai 
judul "CINTA di atas CINTA"
> 
> Semoga sesuai dengan judulnya, maka penulis akan berbicara seluruh 
bagian dari Cinta yang bisa ditampakkan,
> 
> pojok-pojok ruang Cinta yang bisa dijangkau,
> 
> ruangan-ruangan Cinta yang bisa ditempuh,
> 
> rasa-rasa Cinta yang bisa disentuh.
> 
>  
> 
> Buku ini diperuntukkan hanya khusus bagi pecinta kebenaran,
> 
> Siapa saja, dari agama apa saja, dan dari kepercayaan apa saja,
> 
> Asalkan cinta pada kebenaran,
> 
> Silakan membaca buku ini.
> 
>  
> 
> Tak lupa sebelumnya, penulis menyampaikan maaf yang sebesar-
besarnya,
> 
> Apabila di dalam penyampaian Kisah ini, ada pihak-pihak yang 
kurang berkenan, 
> 
> sekali lagi penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya.
> 
> Itu semata-mata karena kedhoif-an penulis,
> 
> Itu semata-mata karena kelemahan dari penulis.
> 
>  
> 
> Tetapi, seandainya sedikit ada cahaya kebenaran pada apa yang 
penulis sampaikan,
> 
> Itu semata-mata adalah dari Alloh SWT.
> 
>  
> 
> Semoga buku "CINTA di atas CINTA" ini, 
> 
> dapat menambah khazanah sastra di Indonesia,
> 
> Yang selama ini terpenjara pada corak-corak tertentu,
> 
> Dan pada materi-materi isi tertentu,
> 
>  
> 
> Di buku inilah,
> 
> Penulis mencoba menceritakan tentang CINTA, 
> 
> tanpa mengikuti suatu aturan tertentu di dalam menulis,
> 
> tanpa menetapkan suatu alur tertentu,
> 
> Dan juga tidak dengan menggunakan bahasa yang baku, 
> 
> Bebas merdeka !
> 
>  
> 
> Semoga bermanfaat,
> 
>  
> 
> Salam
> 
> penulis
> 
> 
> 
> huttaqi
> 
> www.huttaqi.com
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke