--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > --- In [email protected], "irwank2k2" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Apakah negara" yang menerima dan zhalim terhadap TKI/TKW tahap > > sosial ekonomi-nya masih rendah? > ------------ > > Hmm, dibandingkan dengan Indonesia, mungkin taraf ekonomi negara > pembudak TKW ini agak tinggi, sekali lagi, agak.
Ya termasuk negara tetangga negara kita ya, Mbah.. Yang menerima 'capital flight' dari para koruptor di sini.. dan belum (atau tidak) mau membuka perjanjian ektradisi dengan Indonesia.. Padahal level Presiden yang datang ke sana.. > Tetapi, in general, negara negara ini, dan dimanapun dimana > kondisi sosial pekerja masih rendah, adalah negara negara > yang masih berkembang. Masih berkembang dan amat mungkin dibuat tetap seperti itu oleh mereka yang dianggap (sudah) maju dan takut bersaing secara sehat.. Makanya negara" lain dilemahkan sedemikian rupa.. Mirip menjadi vaksin.. > Dinegara negara berkondisi ekonomi mantap, seperti Eropa,USA, > Canada,dll, perbudakan modern tak terjadi. Barangkali karena praktek seperti itu justru diterapkan di negara lain.. yang katanya negara berkembang tadi.. Buktinya, lihat saja 'harga' buruh di negara berkembang dan apa saja yang sudah mereka hisap selama ini. > Dan, negara negara pembudak ini ini rata rata negara yang > sangat agamis. Bentar dulu donk, Mbah.. Kalo sudah sampai sini, sebetulnya ini juga termasuk dalam apa yang saya sebut sebagai budaya/politik klaim atau seolah-olah.. Klaim dari kalangan internal atau (bahkan eksternal) bahwa suatu negara adalah 'agamis'.. Atau adanya pengarahan/pembentukan opini seolah-olah kalau yang berasal dari suatu wilayah itu berarti agamis atau pasti sesuai dengan ajaran agama tertentu dst.. Padahal kenyataannya belum tentu demikian.. IMHO, klaim atau pembentukan opini (khususnya dari eksternal) tersebut justru lebih banyak mudharat-nya ketimbang manfaat-nya.. Mengapa? Karena tanggung jawabnya besar sekali.. Andaikan benar demikian (baca: sesuai), barangkali tidak menjadi masalah.. Namun apabila klaim tersebut tidak terbukti, maka akan memudahkan mereka 'membenci' agama tertentu untuk 'menyerang keburukan' tadi.. Ya, mirip dengan prinsip: 'Mengangkat setinggi"nya.. untuk digebotin'.. Hehehe.. bahasa mana tuh digebotin.. :-P Insya Allah hanya hati dan logika yang jeli saja-lah yang diberikan petunjuk mana pandangan eksternal yang tulus dan mana yang memiliki maksud tertentu.. :D Wallahu a'lam.. CMIIW.. > Salam > > danardono Wassalam, Irwan.K ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today! http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

