Wah Ini dah nyalahin aturan...man....

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of MANG UCUP
Sent: Sunday, May 01, 2005 9:40 AM
To: [email protected]
Subject: [ppiindia] Buruan euuu...uy pindah Agama

Pernahkah Anda merenungkan kenapa orang pindah agama? Sebabnya itu ada
cem-macem jadi bukannya hanya untuk sekedar pembauran saja dan lucunya
keinginan untuk pindah agama itu juga bukannya, berdasarkan keinginan
ataupun niatan sendiri saja, ada yg diharuskan, dipaksakan atau dijadikan
pemeluk agama lain.

Bisa azah Anda ini pindah agama gara2 lagi ngebet ingin supermie, hanya
mungkin nilai supermienya azah yg agak berbeda, yg satu hanya bernilai
ribuan Rp azah, sedangkan yg lain udah bisa bernilai milyar, yg satu karena
kebutuhan perut sedangkan yg lain karena kerakusan ingin dapat menggaet
Mega-Project. 

Yg lain karena terpaksa; daripada Gw kagak di ijinkan ngawinin si Inul, ya
udahlah Gw tukar azah celana dlm dgn agama, yg penting bisa kawin dulu, dan
bisa ngicipin sorga dunia dulu, perkara sorgawi itu sih urusan nanti.
Masalahnya kalho agama udah berlainan pasti akan mendapat hambatan berat
untuk bisa menikah secara resmi, maklum  sangatlah sulit untuk bisa
mendapatkan pemuka agama yang bersedia memimpin upacara pernikahan antar
agama sehingga akibatnya, beberapa orang terpaksa harus pindah agama agar
bisa menikah. 

Tapi no-problemlah, karena perkawinan jaman sekarang jarang yg bisa bertahan
lebih lama dari 5 th, jadi kalho nanti udah cerai toh bisa balik lagi ke
agamanya yg dahulu, masalahnya gonta-ganti agama itu lagi trendi Bung, moso
sih agamanya itu2 azah seumur hidup, bosan atuh euuu...y!

Yg lain karena takut di DOR koit, mereka dipaksakan untuk pindah agamanya,
dari Islam menjadi Kristen atau kebalikannya, dan ini bukan terjadi kepada
seorang ato dua orang azah, melainkan ribuan orang, hal inilah yg terjadi di
Indonesia bagian timur. Baru nyaho yah!

Berdasarkan dongeng UUD memberi "semua orang hak untuk beribadah sesuai
keyakinannya masing-masing," dan menyatakan bahwa "negara berlandaskan
keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa,", tetapi yg menentukan agama mana yg
boleh Anda pilih bukanlah diri Anda sendiri melainkan stafnya dari
kelurahan, kalho kenyataannya tidak tercantum sebagai salah satu dari 4
agama resmi, maka otomatis staf kelurahan akan memaksakan Anda pindah jadi
Islam, jadi menurut logika di Indonesia: agama Khonghucu itu adalah agama
Islam, maka dari itu di KTP Anda otomatis akan dicantumkan sebagai penganut
agama Islam. 

Hal inilah yg terjadi terhadap Bpk. Bingky Irawan, Ketua Majelis Khonghucu
Indonesia Surabaya, dimana ia tak bisa mendapatkan KTP yang akurat. Kartu
yang dikeluarkan untuknya dicantumkan Islam sebagai agamanya. Jadi
singkatnya staf kelurahanlah yg  berwenang sepenuhnya untuk memindahkan
agama yg Anda peluk, apakah Anda setuju atau tidak itu sih urusan no 17
Bung! 

Minimum buat statistik kependudukannya bisa dipoles jadi keren tuh, karena
di Indo lebih banyak penduduk Muslimnya, entah ini Muslim murni ato tidak,
minimum kita bisa membusungkan dada, sebagai negara yg memiliki warga Muslim
yg terbanyak dikolong langit ini. Jadi di kosmetik dikit boleh kan?

Begitu juga para pemeluk Khonghucu menemui kesulitan khususnya dalam
mendapatkan akte kelahiran. Sehingga bisa2 anak Anda dicantumkan sebagai
anak haram, apakah kagak malu tuh ama orang sekampuang, daripada mengalamai
hina, malu dan aib sebaiknya buruan azah pindah agama. 

Banyak orang yg tidak mengetahui bahwa pindah agama itu bayarannya mahal. Di
Bali orang yg pindah agama rumah ato mobilnya bisa di-aben (bakar) oleh
orang sekampuang seperti yg terjadi di desa Katung, sedangkan bagi yg lain
sebelumnya ia bisa ngicipi sorga yg dijanjikan, ia udah harus ngalami neraka
duniawi duluan, karena dikucilkan oleh keluarga, rekan2 maupun orang2
sekampungnya. Jadi pindah agama itu pada umumnya dibutuhkan nekad yg kuat,
bukan hanya berani malu azah, tetapi juga harus berani matek! Hanya para
bonek azah yg so bener2 nekad mo pindah agama!

Banyak orang merasa mendapatkan wangsit entah itu dari roh kuda ato roh
kudisan untuk ganti agama ato ganti gereja, alasannya sih selalu sama,
karena ia merasa bahwa imannya tidak bisa tumbuh ditempat ia beribadah
sekarang ini, walaupun Tukang Kebon-Nya (Tuhan) nya sama. Apakah Anda berani
menilai bahwa Tukang Kebon-Nya yg belegug alias guoblok, sehingga iman Anda
menjadi layu sebelumnya berkembang? Bukankah lebih baik kita menyanyikan
lagu: Aku masih tetap seperti yg doeloe?

Ngomongnya sih ia pindah agama ini demi sang Pencipta, padahal itu sih
ngibul berat alias bohong, sebab Sang Pencipta tidak pernah menuntut Anda
untuk pindah agama, keinginan ini timbul karena ditempat lain Anda merasa
lebih genah, lebih nyaman, lebih terhibur, dan lebih banyak keuntungan
lainnya yg bisa didapatkan entah itu keuntungan duniawi maupun sorgawi, sami
mawon itulah fakta nyata.

Pada saat ini masing2 agama lagi saling ber-bondong2 untuk mempromosikan
agama maupun rumah ibadahnya masing2, entah melalui koran, TV, KKR ataupun
sarana yg mereka miliki, mulai dari AC s/d Band lengkap maupun badut
rohaninya, yg penting umatnya bisa dapatkan full Funky jadi mirip dgn
Airlines yg sedang saling bersaing satu dgn yg lain. Maklum agama juga butuh
nasabah dan nasabah itu adalah duit, oleh sebab itulah banyak agama yg bukan
hanya sekedar menawarkan iming2 kapling di sorga azah, melainkan plus bonus;
entah bonus itu berupa supermie, kesuksesan duniawi atopun jabatan.

Oleh sebab itulah menurut Mang Ucup pindah aliran agama itu tidak bisa
dinilai murtad, sebab ini sama seperti juga pindah airlines, yg penting
tempat yg ditujunya tidak berubah, bukankah Sang Pencipta telah memberikan
kepada kita hak kebebasan untuk memilih. 

Dan saya rasa setiap manusia ingin memilih Airlines terbaik yg dapat
memberikan rasa nyaman, service yg baik maupun entertaint yg menyenangkan
bagi dirinya sendiri, begitu juga dlm soal agama, jadi moso sih gara2 mo
pindah Airlines azah udah langsung divonis murtad dan mo dibakar jadi sate!
Itu sih namanya udah bener2 kebangetan tulen.

Hanya sayangnya pada saat ini tidak ada satupun airlines di dunia ini yg
dapat memberikan jaminan keselamatan 100%, jadi kalho seandainya terjadi
seperti yg dialami oleh Lions Air, maka itu merupakan risiko yg harus
ditanggung oleh masing2.

Dan menurut pendapat mang Ucup, entah airline manapun yg Anda pilih,
keselamatan harus lebih diutamakan daripada service2 lainnya, daripada nanti
modyar dijalanan, apakah pandangan saya ini salah?

Hanya yg menjadi pertanyaan adakah agama yg dapat memberikan JAMINAN & BUKTI
nyata, bahwa agamanya bisa memberikan keselamatan tulen, jadi bukan hanya
ngebacot ato hanya sekedar jualan iming2 ato janji angin sorga azah!

Maranatha
Mang Ucup - The Drunken Priest
Email: [EMAIL PROTECTED]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links



 








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources 
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke