sekedar ikut berpendapat based on the news below. kebetulan saya pernah belajar di teknik mesin, pernah kerja praktek di IPTN (waktu mahasiswa) dan pada beberapa kesempatan lain sempat kembali jalan-jalan di IPTN (meski bukan karyawan IPTN :-)).
komponen utama sayap pesawat terbang adalah rangka dan cover nya. untuk membuat dua komponen utama tersebut, minimal dilakukan proses- proses seperti bubut, drill, potong, joining, dsb. tentu saja karena perlu ke-presisi-an yang tinggi, maka harus digunakan mesin perkakas presisi tinggi. dan setahu saya pada saat itu, tahun 1994 - an, IPTN memiliki berbagai macam mesin canggih yang memungkinkan untuk melakukan hal itu. mesin potong non-konvensional (laser, dsb) memang sudah menjadi barang standard di perusahaan semacam PTDI. karena ini komponen pesanan, maka tentu saja design drawing nya datang dari pihak pemesan, dan PTDI tinggal melakukan pemrosesan sesuai dengan gambar pesanan. sedangkan untuk material, memang ini memerlukan spesifikasi khusus, dan kemungkinan besar perusahaan baja/material di Indonesia belum sanggup memenuhinya. sehingga dugaan saya, untuk material ini kita masih impor dari luar, seperti Jepang. demikian, sekedar pendapat. note: pada saat kerja praktek, saya juga sempat melihat dari dekat pembuatan struktur (rangka) pesawat terbang CN-235. untuk masalah pembuatan struktur, PTDI memang sudah mampu. sedangkan untuk mesin dan beberapa material, masih didatangkan dari luar negeri. Yuli Setyo Indartono Kobe --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bukankah pesawat terbang yang diasembling di Bandung itu sayapnya datang > dari CASA di Spanyol? Jadi saya belum yakin terhadap berita dibawah ini. > Seeing is believing! > > > ----- Original Message ----- > From: "imuchtarom" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, May 04, 2005 4:26 PM > Subject: [ppiindia] P.T. Dirgantara Indoensia membuat komponen sayap A-380 > > > > > > > > buat yang demen mengeritik Habibie, > > silahkan baca berita di bawah ini. > > Kalau tidak ada Habibie, ndak kebayang > > ada industri Indonesia yang dipercaya > > /mendapat pesanan membuat komponen > > pesawat Boeing 757, 737, pesawat > > tempur F-16 dan pesawat 'raksasa' > > Airbus A-380. > > > > =======================( ihm )====== > > > > <http://www.angkasa-online.com/13/09/english/english4.htm> > > > > Indonesian Aerospace (IAe/PTDI) delivers A380 wing > > component to British Aerospace System, which contract > > has been signed on April last year. The first delivery > > of the wing component was held at IAe, last April. Edwin > > Sudarmo,President Director of IAe said that the ten years > > contract of constructing the A380 wing has 90 million US > > dollars value. For the first phase, IAe has to construct > > about 50 sets of wing component. To fulfill the contract, > > IAe has prepared 9 units of cutting machine. The machine > > can cut metal in high level of precision and power its > > blade can operate in 700 rpm speed. All this time, IAe > > has experience in constructing wing component of B757, 737, > > and F-16. (ttg/don) > > > > <http://www.angkasa-online.com/13/10/jelajah/jelajah1.htm> > > > > ----------------- > > Buatan Indonesia > > ----------------- > > > > Pabrik Airbus tidak membangun prototipe, tapi langsung membuat > > pesawat produksi yang bakal diserahkan kepada pemesan. Sesuai > > rencana pembuatan, saat ini di kawasan Bandar Udara Blagnac, > > Toulouse, bagian selatan Prancis, dibangun tiga gedung perakitan. > > Yaitu final assembly line (FAL) seluas 20 kali lapangan bola, > > panjang 490 meter, lebar 250 meter dan tinggi 46 meter. Salah > > satu gedung sudah hampir rampung. Akhir tahun ini diperkirakan > > pembangunan dapat diselesaikan. > > > > Dua bangunan raksasa di Jerman dan Inggris yang memproduksi > > komponen-komponen besar, juga hampir selesai di bangun. Gedung > > major component assembly (MCA) Airbus Deutschlands di Finkenwerder, > > Hamburg yang bulan Mei ini selesai dibangun, akan mulai berproduksi > > Agustus mendatang. Sementara fasilitas British Aerospace System di > > Broughton, Inggris sudah masuk taraf finishing touch. Dari pabrik > > ini, pembuatan sayap akan dimulai Oktober mendatang. > > > > Kepada fasilitas Broughton inilah salah satu komponen besar A380 > > buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dikirim. Komponen dimaksud > > berupa paket sayap pesawat terdiri dari inboard outer fixed leading > > edge yang akan dirakit menjadi sayap superjumbo A380. > > > > PTDI memang tidak langsung menjadi mitra. Keterlibatan PTDI melalui > > British Aerospace System. Melalui perusahaan Inggris pemegang saham > > Airbus ini, PTDI mendapat subkontrak 10 tahun. Kontrak senilai > > 90 juta dollar itu diarahkan untuk membuat paket sayap A380. > > Penyerahan perdana komponen buatan PTDI sudah diserahkan 28 April > > lalu kepada British Aerospace System, yang kemudian dikirim ke > > Inggris untuk dirakit menjadi sayap utuh. > > > > Sejalan dengan jadwal, pembuatan Section 21 center wing box > > sudah pula selesai dibuat pada fasilitas Airbus di kota Nantes, > > Prancis. Selanjutnya siap dikirim ke Toulouse untuk perakitan > > tahap akhir di gedung FAL. > > > > Airbus sudah mulai membuat komponen utama A380 seiring sudah > > setengah dari design drawing diserahkan kepada bagian manufaktur. > > Hal ini dikemukakan Wakil Presiden Program A380, Charles Champion > > kepada wartawan Angkasa Dudi Sudibyo yang bersama 59 wartawan > > mancanegara diundang dalam forum dua hari Technical Press Briefing > > 2003, pertengahan April lalu di pabrik Airbus. "Sekitar 18 ribu dari > > 35 ribu design drawing sudah selesai dibuat. Sekarang kami konsentrasi > > membuat detail design untuk sistem, plumbing and wiring," jelasnya. > > > > Memang pada saat inilah terjadi puncak program A380. Sekitar 5.000 > > insinyur dilibatkan, belum termasuk para vendor dan supplier. Belum > > pula mereka yang terlibat dalam sistem transportasi perairan dan > > darat. Lewat moda laut dan darat, komponen superbesar dikirim dari > > Spanyol, Inggris, Jerman maupun dari Prancis ke pabrik Airbus di > > kawasan Blagnac, sekitar 17 kilometer dari pusat kota Toulouse, > > selatan Prancis. Sistem pengangkutan lewat udara tidak lagi jadi > > masalah. Sudah berjalan menggunakan pesawat Super Guppy A300- 600ST > > Beluga. > > > > Perakitan pesawat pertama A380 di Toulouse direncanakan akan > > berlangsung pada kwartal kedua 2004. Sementara penerbangan > > perdananya dijadwalkan awal 2005. Menurut pabrik Airbus, > > sampai saat ini semua berjalan sesuai jadwal. > > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org > > ********************************************************************* ****** > > _____________________________________________________________________ _____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

