Sdr Nizami,Tulisan di bawah ini merupakan hal penting untuk anda pelajari, 
bukan untuk dihindari, apalagi anda mem-ban tulisan saya dalam milis 
ekonomi-nasional.  Anda perlu dikasihani, kalau anda menutup telinga terhadap 
argumentasi pihak lain yang berbeda dengan kepercayaan anda yang belum tentu 
benar.  Indonesia membutuhkan berbagai pemikiran segar yang berbeda2, dan bukan 
burung beo yang hanya bisa meniru suara lain. Bisakah anda membuka milis [EMAIL 
PROTECTED] untuk pihak yang berbeda pikiran dengan anda ? Iming--- On Tue 
05/03, iming < [EMAIL PROTECTED] > wrote:From: iming [mailto: [EMAIL 
PROTECTED]: [email protected], [email protected], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]: Tue, 3 May 2005 01:59:30 
-0400 (EDT)Subject: RE: [ekonomi-nasional] Akibat KKN: Anak SD Berusaha Bunuh 
Dirisdr Nizami,anda gak boleh keluar konteks, apalagi bikin judul yang "tidak 
islami". Saran 
saya adalah anda perlu lihat websitenya bappenas, departemen keuangan, dan web 
menko perekonomian. Kalau anda mau mengerti lebih lanjut mengenai private 
public participation (kerja sama swasta dan pemerintah) yang mungkin 
ditafsirkan oleh kelompok sosialis sebagai privatisasi sektor pasal 33 uud45, 
anda boleh juga sih melamar menjadi konsultan IT untuk bappenas. Indonesia akan 
berhasil keluar dari bencana keruwetan, kalau kita memakai pikiran yang jernih 
dan tidak lompat sana sini. Wartawan kita juga banyak yang masih perlu belajar, 
tidak memahami inti persoalan. Anda bisa baca tulisan para pemikir ekonomi yang 
memang kredibel, lalu anda mengajar ekonomi di S1, supaya kekeliruan segera 
berakhir, dan ekonomi makro kita segera bisa bergerak. Salam, Iming --- On Tue 
05/03, A Nizami < [EMAIL PROTECTED] > wrote:From: A Nizami 
[mailto: [EMAIL PROTECTED]: [email protected], 
[email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]: Mon, 2 May 2005 21:05:18 -0700 (PDT)Subject: 
[ekonomi-nasional] Akibat Privatisasi: Anak SD Berusaha Bunuh DiriIni adalah 
akibat sistem privatisasi yang berlebihan.Akibatnya, hal2 yang seharusnya 
merupakan pelayananpublik yang harus dilakukan pemerintah kepadarakyatnya yang 
telah membayar pajak, dijadikan ajangbisnis untuk mencari keuntungan oleh 
pihakswasta/kapitalis.Sistem pendidikan diprivatisasi, akibatnya banyakmurid SD 
yang bunuh diri karena malu bayar SPP. Meskibiaya SPP hanya Rp 5.000 dan 
"murah" bagi kelompokPro-Privatisasi, tapi bagi rakyat yang miskin, tetapsaja 
biaya yang semurah itu tidak terjangkau. Apalagijika proses privatisasi benar2 
utuh terlaksana. Takmungkin lagi ada sekolah gratis bagi yang tidak mampu.Rumah 
Sakit Pemerintah yang seharusnya melayanikesehatan rakyat diprivatisasi/disuruh 
mencari untung,akibatnya banyak rakyat miskin yang matikarena tidakmendapat 
pelayanan kesehatan yang seharusnya diadapat. Contohnya 
anak berumur 6 tahun yang kena lukabakar meninggal akibat RSCM tidak segera 
melayanikarena birokrasi mengharuskan ada surat miskin sertaberbagai surat 
lainnya.PLN diprivatisasi, sehingga ada ibu di Cengkareng yangbunuh diri karena 
diancam listrik rumahnya akandiputus. Sementara PLN Majalaya akan memakai 
kejaksaanuntuk menagih sekitar 2000 keluarga yang menunggaklistrik.Dalam Islam, 
pemerintah diwajibkan melayani rakyatnya.Padang, api, dan air adalah milik 
bersama yang tidakboleh dimonopoli oleh segelintir pihakswasta/kapitalis.Saya 
pribadi telah berusaha membantu membiayaibeberapa sanak saudara yang kekurangan 
untukkuliah/sekolah. Tapi kemampuan saya terbatas. Sayayakin kemampuan kita 
semua juga terbatas, tidakmencukupi untuk membantu banyak keluarga 
miskin.Pemerintahlah yang sanggup untuk membantu dgn skalabesar. Untuk itu, 
kita harus meyakinkan pemerintahuntuk melaksanakan tugasnya (sambil bersedekah 
sepertibiasa)--- In [EMAIL PROTECTED], "Heru 
Widiyanto"wrote:> Selamat pagi semua dan semoga semuanya 
bahagia,> > Pagi ini cukup dikejutkan, diharukan dan 
harusmerenung dengan berita seorang anak berusaha bunuhdiri karena MALU belum 
bayar SPP 9 bulan.> > Karena alasan ekonomi dan malu ada yang 
melacurkandiri, ada yang maling, copet, merampok, 
korupsi,menipu,menjilat,dll.Juga kadang dah cukup ekonominyatapi masih merasa 
kurang. Terlalu sering yah berita2ttg ini, dan kita kadang dah menganggapnya 
suatu yangbiasa.> > Tapi pagi ini seorang anak, telah mendidik 
orangtuanya, gurunya, sekolahnya, lingkungannya, negaranya,agamanya dan kita 
semua yang bisa merasakannya denganmenutup malu sesuai kapasitasnya dgn bunuh 
diri.> > Seribu persepsi n pendapat bisa kita berikan ke anakini, 
tapi yang jelas saya merasa malu sampai adaperistiwa spt ini. Mari kita baca 
disekitar kita,mungkin ada yang ngalami spt anak ini, jgn sampai halini terjadi 
padalingkungan yang kita 
bisamenjangkaunya. APAKAH KITA MASIH DIKATAKAN BERIMAN,BILA ADA SAUDARA 
DISEKITAR KITA KELAPARAN, TERMASUKGAK SANGGUPBAYAR SPP SPT INI, SEMENTARA 
KITABERKENYANG-KENYANG DAN BERLEBIH-LEBIHAN. Jangan sampaikita dipermalukan 
lagi.> > salam bahagia,> > HRW> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]Bacalah 
artikel tentang Islam 
di:http://www.nizami.org__________________________________________________Do 
You Yahoo!?Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own 
computers.At Network for Good, help bridge the Digital 
Divide!http://us.click.yahoo.com/EpW3eD/3MnJAA/cosFAA/GEEolB/TM--------------------------------------------------------------------~->
 Bantu Aceh! Klik:http://www.pusatkrisisaceh.or.id Yahoo! Groups 
Links<*> To visit 
your group on the web, go 
to:http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/<*> To 
unsubscribe from this group, send an email to:[EMAIL 
PROTECTED]<*> Your use of Yahoo! Groups is subject 
to:http://docs.yahoo.com/info/terms/_______________________________________________No
 banners. No pop-ups. No kidding.Make My Way your home on the Web - 
http://www.myway.com[Non-text portions of this message have been 
removed]------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own 
computers.At Network for Good, help bridge the Digital 
Divide!http://us.click.yahoo.com/EpW3eD/3MnJAA/cosFAA/GEEolB/TM--------------------------------------------------------------------~->
 Bantu Aceh! Klik:http://www.pusatkrisisaceh.or.id Yahoo! Groups Links<*> 
To visit your group on the web, go 
to:http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/<*> To unsubscribe from 
this group, send 
an email to:[EMAIL PROTECTED]<*> Your use of Yahoo! Groups is subject 
to:http://docs.yahoo.com/info/terms/

_______________________________________________
No banners. No pop-ups. No kidding.
Make My Way  your home on the Web - http://www.myway.com


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Ever feel sad or cry for no reason at all?
Depression. Narrated by Kate Hudson.
http://us.click.yahoo.com/LLQ_sC/esnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke