Dear all, 
 
Kok kedengarannya kurang bijaksana kalo kita belon apa-apa udah menuduh ("Su'  
Dzon=sangka buruk) Tempo "kampungan" atau rakus etc. Kita belon tau apa alasan 
tempo memasang harga bagi pelayanan beritanya. 
 
Sampai sekarang belon ada suara resmi dari tempo tentang masalah ini.  Kalo 
dikatakan bahwa dunia pers di Indonesia itu sudah mencapai taraf  industri, 
artinya segala sesuatunya pasti kan diperhitungkan secara teliti dengan 
timbangan untung rugi. Untuk itu kita perlu dengar kenapa tempo pasang tarif 
untuk onlinenya, lalu kenapa news-onliner lain bisa gratis. Pastinya ada alasan 
bisnis di dalamnnya, baik itu berkaitan dengan jumlah iklan, pelanggan atau 
para browser. Sebab, tempo merupakan salah satu bagian dari kelompok usaha yang 
sudah mapan. (maaf, saya bukan dari tempo dan bukan pula pengagum tempo).     
 
Selain itu, mungkin adanya faktor eksklusifitas dari berita-berita yang 
dimiliki tempo sehingga mereka merasa "kurang rela'' jika digratisin begitu 
saja. Sekali lagi maaf, saya sangat jarang buka tempo sehingga tidak punya 
latar belakang alasan kuat, apa bener begitu. Lagi-lagi ini sebuah prasangka. 
Tetapi, sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap online, baik kompas, media atau 
lainnya (kecuali detik atau sejenis), tidak akan melepas berita eksklusif 
mereka begitu saja. Jika kita openi bener-bener news-onliner tersebut, kita 
akan menjumpai perbedaan antara berita online dengan berita yang dicetak surat 
kabar dari perusahaan yang sama, baik tentang  masalah porsi, formasi serta 
pendalaman. Kebanyakan berita yang dirilis news-onliner diambil dari perisitiwa 
umum atau antara lain bersumber dari kantor berita ANTARA. Sementara berita 
handalan mereka diturunkan di versi cetaknya. Dan hal ini mungkin tidak 
dilakukan tempo. 
 
Kita bisa lihat, misalnya, pada satu hari kompas online, media online dan 
onliner lain menayangkan berita yang sama. Itu artinya berita itu dibuat dari 
sebuah perisitiwa umum atau paling tidak bersumber dari LKBN ANTARA.  Kita akan 
merasa kok semuanya sama juga nich?. "Wah saya mau yang lain dong, yang 
eksklusif dong!". Nah, itu dapat diperoleh dari tempo online. (ini hanya contoh 
saja, bukan promosi). 
 
Saya tidak bela tempo karena memang tidak ada sangkutpautnya dengan saya. 
namun, kita perlu meletakkan sesuatu para garis timbang yang benar, agar tidak 
muncul su' dzon begitu. "Jauhkan diri kamu dari prasangka, karena sesungguhnya 
sebagian prasangka itu termasuk perbuatan dosa".
 
regards, 
 
FB
    
 
 
 
 
 
  
 
 

ursa_major <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Saya sejalan dengan pikiran anda dan juga merasakan hal yg
sama.  Imho,  Tempo "kampungan" sekali dengan cara-caranya
yang seperti itu,  kalau tidak bisa dibilang sedikit "piciklah" hanya
untuk berita2 yg  bakal hangus dalam hitungan jam,  Tempo minta
org harus membayar.

Saya sudah lama dan males ngunjungi Tempo,  sebab di tempat lain
ada sumber maha luas yg bisa dilahap dan secara gratis tentu saja.

Ursa Major


----- Original Message ----- 
From: "Mario Gagho" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 04, 2005 6:19 PM
Subject: [ppiindia] Heran dg Majalah dan Koran Tempo online


> dear friends,
>
> saya heran dg Majalah dan Harian Tempo. kenapa edisi
> online-nya kok mesti bayar. ini sungguh sudah
> ketinggalan jaman. Tempo akan mendapatkan penghasilan
> jauh lebih besar dari edisi online dg memuat iklan.
> baik iklan indonesia seperti kompas atau iklan via
> program google-ads (saat ini, banyak media dunia
> memanfaatkan/mendapatkan penghasilan dari google-ads).
>
> mempersulit akses pembaca indonesia (khususnya yg di
> luar negeri atau di daerah yg tak terjangkau edisi
> cetaknya) dan juga kalangan indonesianis hanya akan
> membuat tempo yg dulu dikenal sbg media pro-rakyat
> jadi terkesan "eksklusif" dan sama sekali tidak
> "consumer-oriented". google.com super sukses dan
> sahamnya laris di wall-street krn. consumer-oriented
> (semua layanan google free, yg mesti bayar hanya
> pemasang iklan). keberhasilan google membuat yahoo.com
> terpaksa meniru langkahnya. Tempo, kenapa dirimu tak
> berubah?
>
> saya dan rekan2 menyukai media tempo groups, tapi
> kesulitan akses membuat kami jadi berpaling ke media2
> lain yg menyediakan akses online (yg persis dg edisi
> cetak) seluas-luasnya.
>
> kapan2 kira2 Tempo (majalah dan koran) bisa diakses
> sebebas2nya tanpa perlu tetek-bengek free service and
> non-free service?
>
> i try hard to still love Tempo, though. will it last
> forever? time will tell.
>
> salam,
>
> Mario Gagho
> Agra University
> www.ppi-india.org
> ---------
> A WINNER works harder than a loser and has more time.
> A LOSER is always "too busy" to do what is necessary.
>
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> Make Yahoo! your home page
> http://www.yahoo.com/r/hs
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Small Business - Try our new resources site! 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke