Mafioso kiss means death sentence.

----- Original Message ----- 
From: "Carla Annamarie" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, May 11, 2005 1:23 PM
Subject: Re: [ppiindia] SBY Cium Kening Pak Harto


>
> ada beberapa interpretasi "cium kening" :
> 1. deep expression of affection and love..
> 2. expression of devotion..
>
> kalo cium kening itu lebih artinya lebih dalam daripada cium pipi.., 
> cipika
> and cipiki it's formal..
> asal bukan Judas's kiss aja..:))..
>
>
>
>
>
>                      "Ambon"
>                      <[EMAIL PROTECTED]>         To:
>                      Sent by:                 cc:       "sadar" 
> <[EMAIL PROTECTED]>, "cari"
>                      [EMAIL PROTECTED]         <[EMAIL PROTECTED]>, 
> "Koran Sastra"
>                      ups.com 
> <[EMAIL PROTECTED]>, "nasional-list"
> 
> <[EMAIL PROTECTED]>,
>                                                <[email protected]>, 
> <[email protected]>,
>                      05/11/2005 04:51          "skt" 
> <[EMAIL PROTECTED]>,
>                      AM 
> "[EMAIL PROTECTED]",
>                      Please respond to 
> "[EMAIL PROTECTED]",
>                      ppiindia                  "[EMAIL PROTECTED]"
>                                               Subject:  [ppiindia] SBY 
> Cium Kening Pak Harto
>
>
>
>
>
> http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/5/11/n5.htm
> Rabu Pon, 11 Mei 2005
> Nusantara
>
>
>
> SBY Cium Kening Pak Harto
>
> Jakarta (Bali Post) -
> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjenguk mantan Presiden 
> Soeharto.
> Namun, ketika ditanya seputar proses hukum yang dilakukan pendahulunya 
> itu,
> Presiden Yudhoyono tampak memberikan jawaban dengan meninggikan nada
> suaranya dan keduanya tangannya ditunjukkan ke atas. Presiden tampak
> sedikit emosional dengan raut muka yang tegang. ''Tidak dalam waktu dan
> kondisi yang tepat untuk menanyakan hal itu saat ini,'' tegas Kepala 
> Negara
> usai memberikan pidato singkat, Selasa (10/5) kemarin.
>
> Presiden Yudhoyono tiba di RSPP Jakarta sekitar pukul 16.45 WIB didampingi
> Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan Jubir Presiden Andi Malarangeng.
> Presiden dan rombongan meninggalkan tempat Soeharto dirawat sekitar pukul
> 17.05 WIB.
>
> Dalam keterangan persnya, Presiden Yudhoyono mengaku menjenguk Soeharto
> karena penguasa orde baru itu sedang dirawat lantaran penyakit yang cukup
> serius dideritanya. Ini tentu sebuah kewajiban kemanusiaan yang harus
> dijalankan untuk menghormati para pemimpin yang telah memimpin negara ini
> di masa lalu. Tradisi yang baik untuk menjalankan misi kemanusiaan dan
> menghormati senior yang dulu pernah memimpin negeri ini adalah sebuah
> tradisi yang baik dan perlu dijaga kelestariannya.
>
> Presiden datang dengan pengawalan yang sangat ketat dari regu Paspampres.
> Pengamanan terlihat sejak dari pintu depan RSPP hingga ke lift yang 
> membawa
> ke lantai VI, kamar 604, tempat penguasa orde baru itu dirawat. Bali Post
> juga menyaksikan sejumlah staf dan dokter RSPP yang mendiskusikan masalah
> kedatangan Presiden ini serta kesehatan Pak Harto. Mereka dijaga ketat 
> oleh
> Paspampres berseragam biru gelap itu.
>
> Apa yang dilakukan Presiden ketika menjenguk Soeharto?  Menurut dr. Djoko
> Rahardjo -- dokter kepresidenan yang ikut masuk menemani Presiden --
> Presiden datang langsung menuju kamar 604.  Di kamar tampak tiga putri Pak
> Harto, yakni Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Tutut), Siti Hediati Hastuti
> Soeharto (Titiek), dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek). ''Presiden
> menyalami Pak Harto, lantas mencium keningnya, pipi kanan dan kiri,'' 
> tegas
> Djoko. Pak Harto  hanya senyum-senyum dan mengucapkan terima kasih.
>
> Presiden tampak terharu dengan kondisi penyakit yang diderita mantan
> panglima tertinggi ABRI itu. ''Presiden lantas mendoakan Pak Harto agar
> cepat sembuh,'' terangnya.  Dalam kesempatan itu, menurut dr. Djoko,
> Presiden tidak menyinggung masalah penyidikan kasus korupsinya, terutama
> kepada tiga putri Pak Harto. Juga tidak dibicarakan masalah-masalah lain,
> baik politik maupun hukum. Anak-anaknya juga tidak menanyakan perihal
> masalah kasus hukum ayahnya.
>
> Kondisi terakhir Pak Harto, kata Djoko, hingga saat ini perdarahan di usus
> belum bisa dihentikan. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan gangguan 
> terhadap
> stroke yang pernah diderita Pak Harto. ''Kondisinya masih sama dengan yang
> kemarin, masih dalam kondisi dubia (fifty-fifty),'' tegasnya.
>
> Transfusi darah terus diberikan tim dokter. Ini  dilakukan guna 
> menghindari
> kekurangan darah dan menjaga stabilitas HB-nya. Hingga kemarin, HB Pak
> Harto turun lagi hingga ke kisaran 10 gram per deciliter.  Dua hari lalu,
> HB Pak Harto mencapai 10,8 gram per deciliter. Padahal, hari ini saja, Pak
> Harto sudah menjalani transfusi darah sekitar 300 cc.
>
> Harus Dituntaskan
>
> Secara terpisah, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Soehandojo mengatakan, secara
> yuridis kasus Soeharto tetap harus dituntaskan demi kepastian hukum bagi
> yang bersangkutan. ''Itu merupakan bentuk dukungan moral dan bisa 
> dipahami.
> Tetapi yang lebih penting dari aspek yuridis penyelesaiannya harus
> dituntaskan dan ada kepastian,'' kata Soehandojo.
>
> Sejauh ini, kata Soehandojo, kejaksaan belum bisa melanjutkan proses hukum
> terhadap Soeharto. Sebab, kejaksaan mengemban amanat dari MA untuk merawat
> Soeharto sampai sembuh, dan setelah itu baru bisa dilanjutkan proses
> hukumnya. (010/kmb7/kmb3/kmb4)
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke