jelas banget pengalaman pribadi nih!!!...janda dan yg gak perawan kok 
dibilang barang rombengan..mang ucup = manusia jaman batu 
nih...pikirannya = pikiran jewish yg bilang wanita yg kotor harus 
dikirim ke special house (the house of uncleanness)..

--- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Saya kira MANG UCUP ini masih hidup dijaman batu. Jaman sekarang 
wanita dan pria harus sama haknya.  Wanita atau  laki2 yg 
berpendidikan harus memakai intelligentia masing2 untuk masa depan 
mereka.   Dimana didalam kitab suci [bible/alQur'an] ditulis bahwa 
wanita yg sudah tidak perawan atau janda/randa adalah sampah 
masyarakat. Rupanya jalan berpikiran anda adalah specific untuk anda 
dan bukan untuk umum.   Wake -up sir.
> Kaum pria sebelum menikah melakukan extra marital relation menurut 
ajaranmu adalah mencari  pengalaman hidup sedangkan kalau wanita 
melakukan extra marital relationship dia adalah sampah masyarakat.  
Didalam kitab suci kaum Islam,  Nabi Mohammad saw juga menikah dgn 
janda. Apakah diapun sampah masyarakat. Apakah oleh karena suku Jawa 
kawin-nikah dgn bebas semua adalah sampah masyarakat.  Apakah suami 
harus menjadi diktator keluarga dan mengambil beberapa isteri muda yg 
perawan untuk melepaskan napsu alamnya [ kan mereka disamakan dgn 
benda mati yaitu mobil]
> Jaman sekarang suami isteri adalah partner in life.  Isteri bukan 
fabrik utk bikin keturunan atau alat untuk melepaskan napsu alam kaum 
laki2. Kedua belah fihak harus berhak yg sama, dan segala harus 
dibicarakan dgn derajat yg sama beratnya. Kita tidak hidup dijaman 
batu dimana wanita itu adalah budak kaum pria.  Jikalau kaum laki2 
bisa polygami maka kaum wanita juga berhak poliandri. 
> Rupanya MangUcup ini memikir isteri harus jauh lebih muda dari 
suami karena isteri ada menopause - tetapi MangUcup lupa bahwa banyak 
kaum laki2 asia pada umur >45  semua sudah impotent [statistik bilang 
>50%]  Dan isteri waktu itu masih actip dan malah masih produktip. 
> Saya membaca tulisanmu - dan saya tidak pernah memberikan kommentar 
karena tulisanmua memang banyak berdasarkan fundament2 yg lama - dan 
setiap orang bebas mempunyai cara berpikir yg indidual - tetapi kalau 
kamu mulai mengajar anak2 muda untuk berpikir secara mu tentang 
posisi kaum wanita dan kaum pria saya kira batas morality sudah 
diliwati.
> Mungkin umur saya jauh lebih banyak dari Mang Ucup ini tetapi cara 
dia berpikir menurut saya masih berbeda > 50 tahun karena kurang 
berpengalaman hidup. Bicara secara anak bocah yg tidak pernah melihat 
dunia yg lebar dan hanya melihat dunia seperti ikan didalam aquarium
> 
> Andreas
> 
>  
> 
>  
> 
> 
> MANG UCUP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Hai kaum pria janganlah kalian mau menaziskan dan mengotori tubuh 
kalian
> dimana kalian mau mengawini gadis yg udah kagak perawan lagi 
apalagi yg udah
> jadi janda amit2 deh! Apakah kalian mau mengotori kesucian 
keturunan kalian,
> karena ibunya telah berzinah sebelumnya? Apakah kalian tidak tahu 
bahwa
> tercantum di dlm Alkitab apabila kita mengawini janda itu dosa, 
hukumnya
> sama beratnya seperti berzinah, renungkanlah baik2, apakah kalian 
mau masuk
> neraka, karena mengawini gadis yg non perawan! Kenapa harus 
mengambil barang
> rombengan sedangkan yg masih gres aza berjibun! 
> 
> Kalau kita beli mobil bekas pasti ada speedometernya, jadi bisa 
ketahuan
> udah berapa ribu km dipakai, begitu juga ada surat hak miliknya, 
dgn mana
> kita bisa tahu udah berapa kali ganti tangan, tetapi bagaimana dgn 
gadis yg
> non perawan, apakah ia hanya dipakai sekedar inreyen aza (belum 
1000 km)
> ataukah udah dipakai really Paris - Dakar, disamping bagaimana kita 
bisa
> mengetahui udah berapa kali ganti tangan, jangan2 udah mirip 
seperti buku
> dari taman perpustakaan yg gunta ganti tangan tiap hari. Siapa mau 
dapat
> istri bekas piala bergilir, mending kalau hanya baru di icip2 aza, 
bagaimana
> kalau kita lagi apes, sehingga hanya mendapat sisa ato ampasnya 
aza, bekas
> kenduri orang sekampuang. 
> 
> Pasti Anda akan bertanya mang Ucup sendiri yg udah oldies dan jadi 
barang
> rongsokan begitu, kok berani2nya mengungkapkan perkataan seperti 
diatas? 
> 
> Kalau kita mau beli mobil, apakah kita akan ditanya udah berapa 
kali kita
> gunta ganti mobil sebelumnya, itu kan hak si pemakai, jadi kagak 
ada urusan
> maupun kaitannya dgn masa lampau saya. Apakah kalau kita mau 
melamar gadis,
> status bujangan saya akan dipertanyakan maupun dipersoalkan? No way 
lah!
> 
> Siapa yg begitu goblok, mau bayar emas kawin mahal2, eh tahu2nya 
dapat
> barang rombengan (loakan)? Kalau hal ini terjadi di negara2 Afrika, 
kita
> berhak untuk mengembalikannya kepada sipemilik (ortu) jadi ada 
garansinya
> gicu, tetapi sayang di Indonesia tidak ada orang tua yg mau 
memberikan surat
> jaminan yg sama, minimum boleh tukar dgn adiknya. 
> 
> S/d detik ini masih berlaku traidis, di beberapa pelosok bagian 
dunia ini,
> dimana pesta perkawinan baru akan dimulai, apabila terbuktikan 
bahwa si
> gadis masih perawan tulen, jadi segel nya harus di buka terelebih 
dahulu,
> setelah itu pesta baru mulai! 
> 
> Kalau kita menikah dgn perawan, kita bisa yakin bahwa gadis tsb 
belum
> ketularan penyakit kotor maupun AIDS jadi di jamin halal dan bersih 
100%, 
> ini penting demi keturunan maupun kesehatan kita. Disamping itu 
berdasarkan
> pengalaman dan pengetahuan dari leluhur kita, kalau kita sering 
bersetubuh
> dgn gadis yg masih perawan, kita bisa mencapai lanjut usia, enggak 
percaya
> lihat aza raja Salomo 
> 
> Tentu Anda akan bertanya kenapa kita orang beragama begitu 
mementingkan
> masalah keperawanan? Tanya aza sama pihak gereja yg menggurui saya! 
Apakah
> Anda tahu salah satu doktrin gereja yg paling penting adalah masalah
> keperawanan, kalau masalah keperawanan tidak penting, kenapa hal 
ini sampai
> dijadikan doktrin! 
> 
> Bahkan perpecahan antara umat Katolik dan Portestanpun terjadi, 
karena
> masalah keperawanan ini. Umat Kristen golongan Protestan hanya 
percaya bahwa
> Yesus dikadung oleh anak dara - perawan (Maria), sedangkan umat 
Katolik
> mempercayai lebih daripada itu, dimana Yesus dilahirkan secara 
muzizat,
> maksudnya keluar dari rahim Maria dgn suatu cara sedemikian rupa 
sehingga
> Maria secara medis tetap tinggal perawan. Kalau masalah perawan 
tidak
> penting kenapa masalah ini sampai dijadikan alasan untuk perang 
sampai
> ribuan orang harus meninggal dunia karenanya. 
> 
> Umat Nasrani bilang kita bersedia mengampuni dosa2 kalian bahkan
> melupakannya, tetapi kenyataannya tidaklah demikian! Buktikan saja 
apakah
> Anda bisa jadi biarawati (suster) kalau sudah tidak perawan lagi? 
Kalau
> gereja tidak mau menerima yg non perawan kenapa saya harus mau 
mempersunting
> gadis yg non perawan. Hai kaum pria bangunlah, jangan kalian mau di 
goblokin
> oleh kaum wanita! 
> 
> Para pelacur mengetahui kebutuhan kita kaum pria, maka dari itu 
kalau
> pelacur mau lengser dgn bantuan Dr, segel keperawanannya bisa 
dipasang
> menjadi utuh kembali. Walaupun untuk ini mereka harus menghabiskan 
uang
> tabungannya selama berkarya beberapa th. 
> 
> Bukanlah satu rahasia lagi bahwa keperawanan itu sudah merupakan 
satu barang
> komoditi, tanya aza ama orang2 disekitar Anda maupun berita yg 
pernah Anda
> baca, berapa banyak orang yg memperjual belikan keperawanan entah 
milik anak
> gadisnya sendiri maupun milik diri pribadinya. 
> 
> Hai sadarlah dan bagunlah kaum pria, jangan kita sampai mau di 
iming2 oleh
> kaum komunis eh maksud saya kaum feminis, yg mencoba ingin 
> mengindroktrinasikan, kita bahwa masalah keperawanan itu tidak 
penting,
> kalau masalah perawan itu tidak penting, buat apa mereka minta 
dikawin lebih
> baik kita kumpul kebo aza! 
> 
> Kalau masalah ke perawanan tidak penting,kenapa ini bisa menjadi 
berita
> utama bahwa 60% gadis2 di Jkt udah tidak perawan lagi, bahkan telah 
menjadi
> persoalan negara. 
> 
> Kita seharusnya mengadakan satu partai untuk membela kaum pria yg 
telah
> terkecoh oleh para gadis yg mengaku perawan ting-ting, tetapi 
kenyataannya
> udah non perawan lagi! Agar mereka bisa dituntut hukum secara 
perdata maupun
> pidana. Bpk. Hakim Bismar Siregar dahulu pernah menghukum seorang 
pemuda,
> karena mengambil keperawanannya seorang gadis, tetapi bagaimana 
apabila hal
> yg kebalikannya terjadi? 
> 
> Saya yakin sepenuhnya Anda akan manggut2 dan membenarkan pendapat 
saya
> sepenuhnya. 
> 
> Maranatha 
> "MACHO Ucup" 
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> Homepage: www.mangucup.net
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.org
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
> 
>    To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>   
>    To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>   
>    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/HO7EnA/3MnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke