--- In [email protected], partogi samosir 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> well, pasar yang menjadi penentu. so, tak perlu cemas.
> togi
> 
> radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ________________________________________________________
> BISIK-BISIK MEDIA: Ada apa di balik keriuhan media massa?
> Mei, 2005
> Klik: http://mediacare.blogspot.com
> ____________________________________
> REPUBLIKA
> www.republika.co.id
> 
> Oleh Hertasning Ichlas email: [EMAIL PROTECTED] (milis JURNALISME)
> Sebagai pembaca Koran Republika , meski tidak begitu teratur 
menjadi 
> pelanggan (sorry to say, mutu jurnalismenya to some degree agak 
drop) 
> saya amat-amat menyayangkan "hilangnya" kolumnis kesayangan saya 
ADE 
> ARMANDO pengisi KOLOM RESONANSI (setelah yang lainnya macam Haidar 
> Bagir, Farid Gaban dan Miranda Risang Ayu secara teratur menghilang 
> pula).
> 
> Tadinya saya berharap Republika akan segera berbenah
> diri setelah "terlelap" agak lama sebagai koran yang
> mengusung identitas Islam sebagai paradigma jurnalismenya. 
Nyatanya,  
> harapan saya masih merupakan 'wishful thinking'. 
> Ade Armando, penulis kritis dan jernih yang amat
> bertenaga menyuarakan nilai-nilai islam universal
> pada ujungnya juga mesti "cabut" dari kolom Resonansi
> yang dibidanginya sejak lama. Alasannya karena Ade
> menulis tentang Amina Wadud yang menjadi Imam Shalat Jumat
> di Amerika sana. Bukan hanya sekadar memberi informasi,
> Ade berusaha dalam tulisannya di Resonansi itu,
> untuk mengajarkan kepada umat Islam agar tak mudah melihat
> Dr Amina Wadud, seorang profesor wanita studi Islam
> di Virginia Commonwealth University sebagai sesat dan
> menyesatkan. Sekadar itu. Agak surprised memang Ade
> berani nulis begitu di koran Republika. Hasilnya,
> Ade mesti berhenti jadi kolumnis disitu.
> 
> Saya amat jarang membaca Republika belakangan, hanya
> orang-orang yang saya kenali yang membuat saya kerap menoleh koran 
itu. 
> Hampir semua orang (literated people) mengerti betapa kesulitannya 
Republika
> menjadikan dirinya sebagai koran umat Islam yang
> ideal dan dihormati. Rasanya dengan kasus Ade kesulitan
> tersebut makin mendekati keputus-asaan. Semoga disadari.
> 
-------------------

DH: Di Eropa barat, media media yang bernuansa agama biasanya sedikit 
sekali volume peredarannya. Pembaca ingin mendapatkan penyajian 
berita serta ulasan yang obyektif.

Harian harian yang konservatif biasanya dekat dengan gereja, namun, 
mempunyai posisi sendiri menghadapi issue issue tertentu, tidak 
mewakili pendapat gereja.

Kalau mau baca harian gereja, ya ambil saja setelah ibadah dimuka 
pintu gereja. Gratis kok..


Salam

danardono





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Does he tell you he loves you when he's hitting you?
Abuse. Narrated by Halle Berry.
http://us.click.yahoo.com/aFQ_rC/isnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke