Dear all;
Tepat pada 21 Mei 2005 hari ini, tujuh tahun yang lalu, Suharto terjungkel dari
kekuasaannya setelah didemo habis-habisan oleh mahasiswa dan diteriaki oleh
seluruh anak bangsa yang sadar akan kelalilam pemerintahannya yang mendasarkan
kepada dwifungsi abri melindas demokrasi dan menyebarkan budaya kkn yang
menhancurkan ekonomi bangsa yang dampak negatifnya terasa sampai sekarang.
Suhada dari berbagai kalangan berguguran, antara lain dari kalangan mahasiswa
trisakti yang dikenang dalam puisi Taufiq Ismail saya turunkan di bawah ini:
Puisi Taufiq ismail:
12 Mei, 1998
mengenang Elang Mulya, Hery Hertanto,
Hendriawan Lesmana dan Hafidhin Royan
Empat syuhada berangkat pada suatu malam, gerimis air mata
tertahan di hari keesokan, telinga kami lekapkan ke
tanah kuburan dan simaklah itu sedu-sedan,
Mereka anak muda pengembara tiada sendiri, mengukir reformasi
karena jemu deformasi, dengarkan saban hari langkah
sahabat-sahabatmu beribu menderu-deru,
Kartu mahasiswa telah disimpan dan tas kuliah turun dari bahu.
Mestinya kalian jadi insinyur dan ekonom abad dua puluh
satu,
Tapi malaikat telah mencatat indeks prestasi kalian tertinggi di
Trisakti bahkan di seluruh negeri, karena kalian berani
mengukir alfabet pertama dari kata reformasi-damai dengan
darah arteri sendiri,
Merah Putih yang setengah tiang ini, merunduk di bawah garang
matahari, tak mampu mengibarkan diri karena angin lama
bersembunyi,
Tapi peluru logam telah kami patahkan dalam doa bersama, dan
kalian pahlawan bersih dari dendam, karena jalan masih
jauh dan kita penlukan peta dari Tuhan.
Suara yang menuntut agar Suharto diadili sejak tujuh tahun yang lampau itu
masih terus terdengar terlebih lagi setelah tujuh tahun berlalu hal itu belum
juga terjadi dan ditambah lagi dengan kecemasan bahwa suara itu akan
dipeti-eskan oleh pemerintah yang ada sekarang di bawah Presiden SBY yang
notabene adalah mantan bawahan Suharto dalam struktur kemiliteran yang
menyebabkan rakyat kurang bisa diyakinkan bahwa SBY akan punya nyali untuk
melaksanakan tuntutan reformasi yang sudah berlangsung sepanjang tujuh tahun
ini.
Ikra.-
Catatan:
Puisi Taufiq Ismail di atas dimuat dalam Majalah Sastra Horison terbitan Juni
1998.
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/