--- In [email protected], Mario Gagho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kasian profesor kita yg satu ini. korupsi 45.000 US > dolar. nasib sial, langsung kena tahan. kayak debutan > maling ayam yg langsung ketangkep hansip. i feel > strong for you professor, my little advice: dont ever > think of making bad money once again. > > to other professors, are you listening? >
Mas Mario, Kasian memang Bapak ini. Uang 45 ribu itu tidak bernilai sama sekali jika ditukar dg reputasi dan masa depan yang hancur. Saya tidak kenal scr pribadi mereka2 ini, tapi saya cuma mencoba berprasangka baik. Banyak diantara kita yang tidak mempunyai "alert system" yang baik. Macem2 penyebabnya: malas ngecek yg bukan urusan kita, "lupa" akan peraturan, menganggap apa yg umum terjadi adalah kebenaran, dll. Contohnya soal duwit. Kadang diproyek, kalau kepala proyek (kapro) diminta tanda tangan persetujuan pengeluaran uang konsumsi, honor petugas lap., transportasi dsb, banyak yg langsung tdtg saja, tanpa ngecek detil. Terima uang juga begitu, ini SHU yg dibagi rata, tdtg lagi, apalagi kalau jumlahnya tidak signifikan dimatanya. Jarang saya ketemu orang yg mau repot2 ngecek (peraturan, kelayakan, kwitansi, dll), pikirannya: ah itu urusan bendahara dan bagian auditing. Mungkin apa yg pernah saya lihat bukan korupsi tetapi ada bbrp bagian yg tidak efisien (untungnya juga bukan duwit negara). Juga soal aturan. Saya pernah "men-DO-kan" seorang mahasiswa dikelas saya karena ketahuan curang pada saat ujian akhir. Sebenarnya bukan saya yg menDO-kan dia, saya cuma menemukan indikasi kecurangan ini dan melaporkannya ke Direktur Programnya untuk diusut lebih jauh. Apakah mhsw ybs tidak tahu bahwa curang pada saat ujian bisa berakibat DO? Saya yakin dia tahu, karena pada waktu baru diterima kuliah hal ini sudah disosialisasikan, juga sebelum ujian dimulai mereka menandatangani pernyataan akan mematuhi aturan universitas dan bersedia menerima sanksi jika melanggar. Bodohkah dia? Tidak, apalagi kasus diatas menimpa mhsw prog master. Ada 2 macam kemungkinan: pertama dia sadar sepenuhnya tapi dia ambil resiko, saking takutnya tidak lulus. Kedua, dia tau (know) tapi tidak sadar (not aware) bahwa sanksi itu benar2 nyata. Alert systemnya tidak berjalan baik. Dia pikir, curang saat ujian paling sial akan berakibat mendapat nilai E. Moga2, yang menimpa para profesor di KPU adalah karena ketidakwaspadaan, bukan karena nafsu korup. Inipun cukup menyedihkan sebenarnya, karena masy berharap kesadaran otomatis dimiliki kaum intelektual dan independen. Mungkin pelajaran bagi semua: Turn on your alert system! Apalagi ketika menjalankan tugas publik. > > Tindakan Depkeu > > Inspektur Jenderal Departemen Keuangan (Irjen Depkeu) > Agus Muhammad menegaskan, pegawai Depkeu yang diduga > menerima dana taktis dari KPU senilai 78.000 dollar AS > harus menghadapi sanksi indisipliner. Cerita lama, masak Pak Agus tidak pernah dengar? "Segitiga pemeras" ini mestinya dibongkar dan diusut. I'm sick of them! salam, fau ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Dying to be thin? Anorexia. Narrated by Julianne Moore . http://us.click.yahoo.com/FLQ_sC/gsnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

