http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=198573&kat_id=23
Republika, Sabtu, 21 Mei 2005 20:06:00 Quraish Shihab: Al Qur'an Buka Pintu untuk Perubahan Yogyakarta-RoL-- Al-Ma'ruf sebuah konsep dalam Al-Qur'an yang berarti baik menurut pandangan umum, telah membuka pintu selebar-lebarnya guna menampung perubahan nilai-nilai sebagai akibat dari perkembangan positif masyarakat. Tentunya, dengan berpedoman pada Al-Khair, yakni teks suci Al Qur'an dan Hadits, kata cendekiawan muslim Prof Dr Quraish Shihab dalam Seminar Nasional bertema 'Tajdid Pada Era Globalisasi Untuk Pencerahan Peradaban', di Yogyakarta, Sabtu. Ia mengatakan sifat Al-Kahir yang dimiliki oleh kedua teks suci itu hendaknya menjadi filter yang benar-benar difungsikan. "Al-Munkar sebagai lawan dari Al-Ma'ruf dalam konteks tertentu akan menjadi Al- Ma'ruf hanya karena sudah dianggap biasa dan dibenarkan, sehingga perlu ada penyaring," ujar dia. Terminologi ini, sambungnya, seolah memberikan jalan untuk membenarkan hal-hal yang sebenarnya tidak benar, namun sudah bias ditemui di masyarakat. Padahal yang sebenarnya konsep ini dirujuk untuk nilai-nilai perkembangan yang positif. Dalam makalahnya yang mengangkat topik 'Tajdid Dalam Perspektif Tafsir' itu, Quraish mengemukakan bahwa di era globalisasi saat ini para mufassir (penafsir Qur'an) memiliki tugas berat untuk memahami dan menjelaskan firman-firman Allah SWT, dan menciptakan hubungan harmonis antara Ats-Tsawabit (prinsip absolut yang tidak berubah) dan Al-Mutaghayyirat (perubahan aktual yang terjadi) untuk tetap memiliki jati diri umat. Dia menegaskan konsep Al-Ma'ruf dalam Qur'an mendorong umat untuk memiliki kemampuan menjadi generasi yang terbuka sekaligus tertutup terhadap perubahan universal (globalisasi) yang terjadi sekarang ini, berkaitan dengan nilai-nilai agama Islam sebagai tolok ukur. "Hal itu memang tidak mudah, karena kemajuan kontemporer (globalisasi) memang bukan produk kaum muslimin, melainkan produk orang lain yang masuk ke 'rumah' kita, bahkan kita mempersilakannya masuk," ujar dia. Globalisasi, menurut Quraish adalah sebuah konsep yang perlu dicermati lebih dalam, karena dari segi kemanusiaan, sekalipun kemanusiaan universal diserukan secara terbuka, namun tetap tidak bisa dipungkiri adanya tindakan pendiskriminasian bangsa-bangsa yang lemah oleh mereka yang kuat. "Untuk menghadapinya diperlukan keseimbangan antar warga bangsa sebagai pondasi tegaknya alam raya," sambung dia. Ia mencontohkan banyaknya ketimpangan yang terjadi di muka bumi seperti penebangan hutan secara tidak bertanggungjawab, pada gilirannya nanti juga akan menjadi masalah, karena ketimpangan eko sistem yang menyebabkan banjir, longsor dan bencana lainnya. "Demikian pula dalam kehidupan bermasyarakat, meskipun memiliki kepentingan masing-masing, namun tetap harus saling mendukung dan bersaing secara sehat," ujarnya. Dengan tindakan saling memberi dan menerima akan dicapai keadaan yang 'balance', sambung dia. Pemberdayaan yang lemah Menurut Quraish Shihab, dunia semakin kecil karena dihubungkan oleh berbagai sarana menciptakan 'kedekatan' satu sama lain. Apabila tidak dicapai keseimbangan, maka akan terjadi kecemburuan sosial yang besar dan merusak pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Karena itu dibutuhkan pemberdayaan pihak-pihak yang lemah, sehingga mereka dapat menjalankan fungsinya sebagai khalifah di muka bumi, karena telah mampu memenuhi kadar kesejahteraan lahir dan batin yang wajar. "Globalisasi tidak akan dapat dihindari, namun dampak buruknya dapat diusahakan dihindari, atau paling tidak dibatasi." tandasnya. Di sinilah, menurut dia, tugas dan fungsi para penganjur agama dan mufassir untuk memfungsikan serta memahami teks suci tersebut sesuai perkembangan zaman tanpa keluar dari nilai-nilai mutlak, sehingga dapat menjadi muara perselisihan umat. Ia mengingatkan jangan sampai globalisasi justru mengantarkan manusia pada kehancuran. ant/abi ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

