Harian Komentar 25 May 2005
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono heran RI Dikenal Religius, Tapi Banyak Korupsi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan rasa herannya karena bangsa Indonesia yang dikenal sebagai bangsa yang kuat menjalankan nilai-nilai agamanya, ternyata banyak terjadi korupsi. "Cukup mengherankan jika bangsa kita, yang dikenal sebagai bangsa religius justru memiliki tingkat kejahatan yang cukup tinggi terutama korupsi," kata SBY ketika memberikan sambutan pada peringatan hari Tri Suci Waisak 2549 tahun 2005 di Pe-lataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/05)malam. Presiden menyatakan keyakin-annya bahwa sebenarnya ajaran agama dapat memberi-kan dorongan besar untuk me-ngatasi korupsi di Indonesia, dalam mendukung upaya pe-negakan hukum yang sedang dijalankan pemerintah dalam memberantas korupsi. "Tentu saja itu jika umat beragama menyadari bahwa menjalan-kan ajaran agamanya tidaklah terbatas pada menjalankan aspek-aspek ritual saja," katanya. Merajalelanya korupsi di Indonesia adalah akibat dari kondisi bangsa Indonesia yang saat ini dinilai presiden masih lemah dalam hal moral. Bang-sa Indonesia, ujarnya, belum dapat menghormati dan meng-hargai hak-hak orang lain, hak masyarakat, serta hak bangsa dan negara. Karena hak-hak bangsa diremehkan, tambahnya maka terjadilah penyelundupan, peng-gelapan pajak, serta korupsi yang telah merugikan negara dan menyengsarakan rakyat Indonesia. "Mentalitas seperti itu, tidak boleh kita biarkan. Kita harus membangun ma-syarakat yang memiliki fondasi moral yang kukuh. Itu sesung-guhnya kita temukan pada aja-ran-ajaran agama," katanya. Dalam kesempatan itu, Ke-pala negara kembali menyeru-kan manusia Indonesia agar melaksanakan prinsip yang disebutnya 'Lima Jangan.' Prinsip yang dimaksud adalah jangan menjadi bangsa pesi-mis, malas, rendah diri, mem-permalukan dan memperolok bangsa sendiri serta menjadi bangsa yang pemarah. Sementara itu, dalam peri-ngatan hari 'Tri Suci Waisak' yang dihadiri ribuan umat Budha itu baik Ketua Umum DPP Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Hartati Murdaya maupun Biksu Dhyana Vira mengingatkan kembali pentingnya Umat Budha untuk meningkatkan pelaksanaan inti-inti ajaran agamanya. Biksu Dhyana antara lain menyebutkan umat harus menghindarkan diri dari me-lakukan perbuatan jahat, me-ngedepankan prinsip mena-nam kebaikan serta menyuci-kan hati dan pikiran. Hartati mengajak umat Budha Indo-nesia untuk mengembangkan rasa malu berbuat jahat dan takut akan akibatnya. Peringatan hari 'Tri Suci Waisak' di pelataran Candi Bo-robudur antara lain diisi dengan penyalaan lilin oleh presiden sebagai tanda semangat pen-cerahan moral bangsa Indo-nesia. Detik-detik Waisak jatuh pada hari Selasa (24/05) sekitar pukul 03.17 WIB. Presiden hadir pada seremonial perayaan Waisak 2005 didampingi Menteri Agama Maftuh Basyuni, Sekre-taris Kabinet Sudi Silalahi, Gu-bernur Jateng, Ketua Umum Walubi serta ribuan umat Budha. Dalam acara itu dimeriahkan berbagai macam kesenian daerah. (kcm/ant) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/MCfFmA/SOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

