http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/5/26/n5.htm
Kamis Pon, 26 Mei 2005 
 Nusantara


Prabowo segera Diperiksa 

Jakarta (Bali Post) -
Kejaksaan Agung telah menjadwalkan pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap 
jajaran direksi PT Kiani Kertas (KK), termasuk dirutnya, Prabowo Subianto. 
Mantan Danjen Kopassus itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai 
saksi, terkait dugaan penyimpangan kredit Bank Mandiri yang diterima perusahaan 
tersebut. 

''Kejaksaan telah mengeluarkan SPDP (surat pemberitahuan dimulainya 
penyidikan-red) pekan lalu. Tentunya penyidik telah menjadwalkan pemanggilan 
sejumlah saksi dari jajaran direksi PT Kiani Kertas pekan ini. Semua itu untuk 
menentukan siapa tersangka dari perusahaan tersebut,'' kata Jampidsus Kejaksaan 
Agung Hendarman Supandji kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/5) kemarin.  

Menurutnya, tim penyidik kasus dugaan pembobolan Bank Mandiri senilai lebih Rp 
1 trilyun, sudah melihat adanya peristiwa pidana di perusahaan tersebut. 
Berarti, kini kejaksaan tinggal memanggil saksi agar perkara lebih terang lagi. 
Namun, tidak dibeberkan jumlah kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi 
tersebut. 

''Ada penyaluran kredit yang mengandung perbuatan melanggar hukum. Dalam 
penyaluran kredit ini, ada potensi menimbulkan kerugian negara. Jumlah kerugian 
negara yang diakibatkan dari praktik korupsi tersebut, untuk sementara tidak 
bisa dipublikasikan,'' ujarnya.

Sementara untuk memperkuat proses pembuktian sejumlah tersangka yang telah 
ditahan kejaksaan, kata Hendarman, tim penyidik tengah meneliti sejumlah 
rekening mereka. Tindakan ini dilakukan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan 
Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kerja sama itu ditandai dengan telah 
ditanda tanganinya surat kerja sama tersebut pada Senin (23/5) lalu. 

Sesungguhnya penyidik belum puas dengan pemeriksaan yang telah dilakukan dalam 
kasus ini. Pasalnya, dari evaluasi awal penyidikan, sebenarnya jumlah tersangka 
dalam kasus kredit macet ini masih banyak. Tim penyidik memperkirakan akan ada 
tersangka lagi. ''Kalau masyarakat lihat ada 10 tersangka, ya... 10. Lihat 15 
ya... 15. Jadi, kami terus evaluasi,'' tegas Jampidsus. 

Siap Diperiksa
Di tempat terpisah, Dirut PT Kiani Kertas Prabowo Subianto menyatakan 
kesiapannya untuk diperiksa. Ia merasa yakin dirinya tidak bersalah dalam kasus 
ini. Begitu pula dengan proses pembelian dan pengambilalihan Kiani Kertas dari 
pemerintah (saat itu dikuasai Badan Penyehatan Perbankan Nasional -- BPPN).  

''Saya siap dipanggil untuk datang dan dimintai keterangan. Tetapi hingga kini, 
saya belum terima surat pemanggilan dari kejaksaan. Justru yang saya lakukan 
ini, menyelamatkan industri strategis dari tangan investor asing yang 
benar-benar ingin membeli dan menguasai industri penting ini,'' kata putra 
ekonom Sumitro Joyohadikusumo ini.     

Sebagaimana diketahui, hasil audit BPK menemukan 28 perusahaan yang diduga 
telah melakukan penyimpangan penerimaan dan penggunaan kredit dari Bank 
Mandiri. 

Dari penyidikan yang dilakukan, kejaksaan telah menetapkan tujuh tersangka 
kasus tersebut. Para tersangka itu, empat dari kalangan debitor (penerima 
kredit) dan tiga dari kreditor (pemberi kredit/Bank Mandiri). 

Para tersangka itu yakni Saiful, Edison dan Diman Ponijan (pimpinan PT Cipta 
Graha Nusantara -- CGN) dan Nader Taher (pimpinan PT Siak Zamrud Pusako -- 
SZP). Sedangkan dari unsur kreditor yakni mantan Dirut Bank Mandiri ECW Neloe, 
mantan Wakil Dirut I Wayan Pugeg dan mantan Direktur Corporate Banking M Sholeh 
Tasripan. Seluruh tersangka, kini telah ditahan di Rutan Kejaksaan Agung. (kmb3

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/MCfFmA/SOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke