Salam kenal semua, Mas Nizam yang baik,
Menurut hemat saya, teori darwin tidak berlaku lagi saat ini bukan karena sistem ini memang telah gugur, tapi untuk melihat kehidupan manusia, teori ini sudah harus bermetamorfosis. Dari sudut pandang manusia sebagai individu, survival adalah wujud dari integritas pribadi yang kuat dan matang sementara dilihat dari sisi manusia sebagai komunitas, survival adalah produk kreativitas manusia dalam berorganisasi dan berpolitik - ada pemberdayaan kolektif. Namun demikian, saya lebih percaya bahwa faktor internal manusia itu lebih utama daripada pemberdayaan kolektif karena dari situlah munculnya eager untuk menjadi manusia yang lebih maju. Pemberdayaan kolektif yang harus ditekankan pada pembentukan integritas terlebih dahulu, artinya mengacu kepada pendidikan yang qualified dan berimbang yang akan menjadi dasar utama. Dalam dunia yang serba cepat dan penuh informasi, teori darwin sudah berubah menjadi teori neo-darwin, yakni "survival for the fastest". Pada titik ini, jika kita masih membicarakan fittest, artinya tahapan pencarian jati diri masih membelenggu kita sementara orang lain sudah sibuk mengembangkan teknologi baru. Saya pikir, sebaiknya mind set kita sudah harus diubah untuk bisa mengikuti teori fisika dilatasi waktu. Buat apa kita ngapalin surat al-'ashr dari kecil tapi tidak memahami maknanya dan menurut pendapat saya, survival for the fastest adalah tafsir yang lebih baik untuk surat yang pendek ini. salam adi nug. Message: 1 Date: Wed, 25 May 2005 03:44:53 -0700 (PDT) From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> Subject: "Survival of the Fittest" di Indonesia Teori Darwin menyatakan hanya yang sesuai dgn lingkungannyalah yang akan selamat (Natural Selection theory) nampaknya tengah terjadi di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang banyak, sementara jumlah makanan tidak seimbang (itu pun kebanyakan sudah diimpor!) serta berbagai hambatan sosial ekonomi lainnya, sedikit demi sedikit, orang-orang yang kalah mati berguguran. Kita menyaksikan beberapa anak SD bunuh diri karena malu tak bayar SPP. Ada juga beberapa anak yang mati karena demam berdarah dan busung lapar karena kurang gizi atau orang tuanya tak punya uang untuk biaya rumah sakit. Banyak orang bunuh diri karena kesulitan ekonomi atau lama menganggur. Selain itu, orang-orang yang miskin dan tak dapat bekerja, akhirnya menjadi penjahat: pencopet, perampok dan pembunuh. Sebagian mati karena aparat petugas. Sebagian rakyat lainnya, mati sebagai korban, karena dengan uang yang pas-pasan, mereka tidak bisa menyewa body-guard atau pun petugas siskamling yang memadai untuk menjaga perumahan mereka. Di NTB, rakyat yang kelaparan terpaksa makan batang pohon yang diiris-iris bagaikan irisan kentang merah! Sebagian rakyat kita yang miskin akhirnya bunuh diri atau membunuh sebagian lain karena problem ekonomi. Walhasil, mungkin hanya orang2 kaya yang sanggup menyewa bodyguard saja yang akan selamat hidup sampai hari tuanya...:) Bacalah artikel tentang Islam di: http://www.nizami.org __________________________________________________ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/MCfFmA/SOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

