----- Original Message -----
From: "Mellani Eka Mahayana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject:  Sharing dari Bruder Petrus Partono
Date: Tue, 31 May 2005 06:01:55 +0100 (BST)

> 
> --- christiana widjaja <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> 
> >
> > Kesulitan akan datang tanpa diundang, maka perlulah
> > persiapan dalam hidup ini untuk menerima apa yang
> > akan terjadi karena semua yang akan terjadi tidak
> > ada yang tahu.
> >
> > Siang ini ketika selesai mengajar anak anak TK, saya
> > duduk di depan sekolah bambu. Saat saya duduk inilah ada ibu yang 
> > lewat membawa
> > tas plastik berisi seperangkat cangkir. Ibu itu menawarkan kepada 
> > saya untuk membeli cangkir
> > itu seharga dua puluh ribu rupiah. dan saya
> > menolaknya karena saya tidak membutuhkanya.
> >
> > Lalu ibu ini meninggalkan saya pergi ke rumahnya
> > Maya, disana ia menawarkan cangkir itu kepada ibunya
> > Maya dan ternyata ibunya Maya juga tidak mempunyai
> > uang dua puluh ribu rupiah itu. Ibu itu lemas dan kelihatan putus 
> > asa karena telah
> > putar putar mau menjual seperangkat cangkir itu dan
> > tidak ada yang mau membali. Memang seperangkat cangkir itu sudah lama dan
> > kelihatan kotor sekali.
> >
> > Lalu saya dekati ibu itu dan saya tanyakan untuk
> > keperluan apa menjual seperangkat cangkir itu? Ibu itu bercerita, 
> > kalau uang hasil seperangkat
> > cangkir itu akan dipakai untuk membawa anaknya
> > berobat karena sakit panas, dan ia tidak memiliki
> > uang sama sekali karena suaminya telah tiga hari
> > tidak pulang ke rumah. Maka saya suruh besok membawa anaknya ke Poli kami
> > dan tidak usah bayar, tapi ibu itu berkata takut
> > kalau malam nanti anaknya panas lagi karena semalam
> > sudah panas.
> >
> > Karena saya tidak mempunyai uang sedangkan bendahara
> > saya sedang sakit dan beristirahan dirumah, saya
> > tidak dapat membantu memberikan uang dua puluh ribu
> > rupiah kepada ibu ini dan saya juga tidak membawa
> > kunci poli untuk mengambil dan membari obat penurun
> > panas kepada ibu itu.
> > Maka saya meminta ibu ini untuk tidak usah cemas dan
> > percaya pada Tuhan kalau malam ini anaknya tidak
> > akan panas dan besok baru dibawa ke poli kami.
> > Untuk cadangan malam nanti jika panas, saya mintakan
> > obat panas seorang anak yang kemarin berobat tetapi
> > obatnya tidak habis dan panasnya telah turun.
> >
> > Ibu itu kelihatan bahagia sekali menerima obat yang
> > saya berikan itu. sambil berkara," pak, benarkah
> > obat ini bisa menurunkan panas anak saya, kalau bisa
> > terima kasih ya pak".
> >
> > "benar bu ini obat panas miliknya ayu yang kemarin
> > berobat, tolong diberikan kalau nanti malam panas
> > dan besok jangan lupa dibawa ke poli unutk berobat,"
> > tambah saya
> >
> > "terima kasih pak", jawab ibu itu sambil bergegas
> > pulang ke rumahnya di pinggir sungai.
> >
> >
> > Kejadian hari ini menjadikan saya juga ingat
> > kejadian kemarin dimana ada seorang ibu yang berobat
> > dan menebus obatnya dengan uang recehan. recehannyapun setelah 
> > dihitung ternyata kurang dari
> > lima ribu dan ibu itu pulang ke rumah mencari
> > recehan yang lain dan kembali dengan recehan ratusan
> > rupiah.
> >
> > Inilah kehidupan orang miskin.
> >
> > Mereka selalu mendapatkan ketidak mudahan dalam
> > kehidupanya, waktu sehatpun mereka telah menjadi
> > susah apalagi bila mengalami kesakitan. Mereka
> > menjadi lebih susah lagi. Maka banyak dari orang kecil yang mengalami sakit
> > membiarkan sakitnya itu dan akhirnya menjadi sembuh
> > sendiri atau malah mati karena penyakitnya itu. Yang pasti mereka 
> > tidak memusingkan dengan kadaan
> > penyakitnya itu.
> >
> > Uang berobat menjadi sangat mahal bagi orang miskin.
> >
> > Lima ribu rupaiahpun merupakan sebuah jumlah yang
> > besar bahkan besar sekali, dan mereka harus
> > mengumpulkan recehan ratusan rupiah untuk mencapai
> > uang lima ribu guna bisa menbayar obat.
> >
> > Potret kehidupan orang kecil inilah yang selalu kita
> > lihat sehari hari dan tidak bisa dipungkiri.
> > Dari potret kehidupan seperti inilah, kita diajak
> > belajar untuk bisa lebih menjadi mawas diri dan bisa
> > bersyukur dengan apa yang telah diberikan oleh
> > Tuhan. Tuhan selalu melimpahi hidup ini dengan kecukupan
> > berkat dan rahmat. Mungkin sampeyan juga memiliki kesusahan yang lebih
> > besar dibandingkan kesulitan mereka orang kecil ini
> > tetapi yakinlah kalau kesusahan yang sampeyan alami
> > diberikan pada porsinya dan sesuai kekuatan sampeyan
> > ?
> > Kita tidak bisa bilang, kalau hanya kesusahan
> > seperti yang dialami oleh ibu itu, tentu mudah untuk
> > diatasi. Ini bagi kita tetapi bagi mereka orang kecil beban
> > biaya pengobatan lima ribu rupiah adalah sebuah
> > beban berat yang menindih dan beratnya mungkin lebih
> > dari beban hidup yang harus ditanggung oleh kita
> >
> > Teman inilah kenyataan hidup.
> >
> > banyak orang dengan mudah menghambur hamburkan uang
> > jutaan hanya di meja makan dengan rekanya, tetapi
> > ada sekelompok orang yang sulit membayar uang
> > pengobatan yang besarnya hanya lima ribu rupiah. Ironis bukan 
> > kehidupan ini. Tetapi inilah kenyataan hidup ini, dari kenyataan
> > inilah keindahan dan kebersamaan menjadi lebih
> > kentara dan tampak nyata.
> >
> > Kebersamaan bukan karena pemasalanah yang sama
> > tetapi sama sama memiliki masalah.
> >
> > Ibu yang mengalami permasalahan karena sakit bisa
> > diatasi dengan bantuan orang lain disekitarnya, maka
> > keyakinan kalau kita memiliki masalah sebesar apapun
> > juga tentu akan mendapatkan penyelesaian, tetapi
> > syaratnya harus berani berusaha dan
> > mengkomunikasikan apa yang dihadapi itu. Berani berbicara dengan 
> > Tuhan dan berbagi dengan
> > orang lain tentu akan ada jalan yang menhantar pada
> > penyelesaian masalah.
> >
> > St Vincensius pernah memiliki masalah yang cukup
> > pelik ketika ia memulai karyanay unutk memelihara
> > bayi bayi yang dibuang dan ditinggalkan di deepan
> > buiaara para romo Lazaris, tetapi akerrena camputr
> > tangan Tuha dan kemurahah hati banyak orang, Ia bisa
> > menyelesaikan masalah itu dan akhitrnya yang telah
> > dirintis itu tetap masih bisa berjalan sampai saaat
> > ini dan terus dilanjutkan oelh para pengikutnya.
> >
> > Tuhan dipihak kita, Ia tidak akan meninggalkan kta dalam keadaan apaun
> > selama kita mau datang kehadiratNya.
> >
> > Seperti mengganti baju lama dengan baju baru, kita
> > harus berani melepaskan yang lama itu dan berani
> > mencoba memakai yang baru itu, inilah yang disebut
> > sebagai perubahan. perubahan menyangkut banyak hal termasuk perubahan
> > hati dan perubahan cara pandang. Merubah diri menjadi lebih peka 
> > dan berani belajar
> > dari kehidupan akan menjadi orang yang beruntung. Belajar dari 
> > pengalaman sendiri akan menjadi orang
> > pandai, tetapi belajar dari pengalaman orang lain akan
> > menjadi orang bijak.
> >
> > petrusp.
> >
> >
> >
> > GOD Bless Us
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Christiana Widjaja
> > =================
> > The Sexy Choleric           
> > ---------------------------------
> > Yahoo! Mail
> >  Stay connected, organized, and protected. Take the
> tour
> 
> 
> 
>       
>       
>               
> ___________________________________________________________
> Yahoo! Messenger - NEW crystal clear PC to PC calling worldwide 
> with voicemail http://uk.messenger.yahoo.com


-- 
_______________________________________________
NEW! Lycos Dating Search. The only place to search multiple dating sites at 
once.
http://datingsearch.lycos.com



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Dying to be thin?
Anorexia. Narrated by Julianne Moore .
http://us.click.yahoo.com/FLQ_sC/gsnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke