Mengenai hukuman berazaskan keadilan saya kira ada baiknya dibandingkan 
hukuman yang dijatuhkan pada  mereka yang dikatorgikan 'teroris' dan 
'separatis'. Agaknya para 'separatis' dihukum lebih berat dari para teroris. 
Contohnya ialah hukuman yang dijatuhkan  pada anggota OPM atau mereka yang 
menaikan bendera OPM. Mereka ini rata-rata mendapat hukuman diatas tujuh 
tahun, malah ada yang dapat 80 tahun, malah ada pula yang mayatnya ditemukan 
di sungai. Apa sebab perbedaannya begitu besar saya kurang memahami.


----- Original Message ----- 
From: "Suyanto Tanamal" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 31, 2005 9:22 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Donatur Australia Minta Uang Sumbangan Tsunami 
Dikembalikan


> saya rasa tuh yahh mereka bukan benci tanpa beralasan. Soalnya juga sih 
> pertama mrk merasa kalo di indo hukuman terhadap narkoba uda terlalu berat 
> dibandingkan negara2 barat lainnya (which is good) n yg kedua tuh 
> yahh...yg paling mereka benci itu ketidakadilan hukum di indo. Bayangkan 
> coba..Saudara Abu Bakar Baasyir...teroris kelas kakap, bos utama Jemaah 
> Islamiyah yg sudah mencoba mengambil peran sebagai Tuhan dengan mengambil 
> kembali nyawa 181 jiwa makhluk Tuhan semau udelnya aja baru dikasi 2.5 
> thn!! Adilkah?? Dan kebanyakan yg mati warga aussie...gimana mereka gak 
> merasa tak adil? yahh ... paling si pengadilan bilang aja si Abu gak 
> terlibat langsung...hmm menurut saya tuh yahh kalo tidak terlibat lgsg 
> membunuh 4 manusia hukuman sepantasnya tuh 20 thn penjara, kalo tidak 
> terlibat lgsg membunuh 181 manusia??? 2.5 thn penjara?? Hmm..enak donk 
> kalo membunuh org di indo...lbh baik jadi perampok ahhh ketimbang jadi 
> bandar narkoba... -_-
>
> peace out n peace in
>
> "Ida Z.A" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> yang harus di kaciaaaaaaan  harusnya mereka2 yg menjilat ludah mereka
> sendiri...benci? curiga? ah...gak ada dlm kamus. yg punya sifat
> kekanak2an itu ya mereka.
>
> sebenarnya sapa yg punya rasa iri dan benci? hayooo...acungkan tangan.
>
> --- In [email protected], Carla Annamarie
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> keputusan hakim pengadilan di Bali, against Corby memang termasuk
> ringan
>> dibanding Tergugat2 lainnya yang berasal dari neg lain yang mendapat
>> minimal seumur hidup, bahkan banyak yang telah divonis Mati, Corby
> terbukti
>> membawa Narkotika didalam tasnya saat berada di bandara Ngurah rai,
> klo gak
>> salah 4,2 kg narkotika..
>> tp Justice shall be served, and corby cuman dihukum 20 penjara,
> hukuman
>> tersebut memang ringan, walaupun dalam pembelaannya Corby plead not
>> guilty.., tindakan donatur Aussie even klo terbukti itu benar memang
>> childish bgt..:))..
>> mereka seharusnya menghormati Hukum dan Pengadilan di indo, karena
> didalam
>> hukum setiap orang yang telah terbukti bersalah melanggar/ melawan
> hukum
>> dan dibuktikan melalui pengadilan oleh keputusan hakim, adalah
> bersalah
>> dimata hukum dan akan dihukum sesuai dengan hukum dan UU yang
> berlaku.
>>
>> btw abt komentar > inilah bukti bejatnya kafir barat. waktu jadi
> donor
>> namanya pengen
>> dipampang gede2 dan diketahui byk orang, eh pas tahu temannya harus
>> masuk bui alamaaaaak, uang mesti balik.
>> > i think that this expression came from a hurtful soul and wounded
> pride,
>> saking terlukanya gak bisa bedain lagi mana yang rasional (yang
> masuk akal)
>> dan mana yang gak rational.., segala sesuatu dilihat dari kacamata
> luka,
>> benci, dan curiga..., it's so pity.., berita pengembalian donasi
> dari
>> donatur aussie..malah bisa mengotori pikiran dan hati...waktu
> ngebaca
>> pernyataan itu..saya malah jadi kasian..:))..and mungkin a little
> bit funny
>> aja..:))..
>>
>>
>>
>>
>
>>              "Ida
> Z.A"
>>
> <[EMAIL PROTECTED]
>>              .com>
>    To
>>              Sent by:
> [email protected]
>>
> [EMAIL PROTECTED]                                          cc
>>
> ups.com
>>
> Subject
>>                                        [ppiindia] Donatur Australia
> Minta
>>              05/30/2005 10:34          Uang Sumbangan Tsunami
> Dikembalikan
>>
> AM
>>
>
>>
>
>>              Please respond
> to
>>
> [EMAIL PROTECTED]
>>
> ups.com
>>
>
>>
>
>>
>>
>>
>>
>> MIOL: Terpengaruh oleh putusan Pengadilan Indonesia terhadap
>> Schapelle Corby, warga Australia terdakwa penyelundup narkotika,
>> sejumlah donatur Australia meminta agar uang sumbangan untuk korban
>> tsunami di Aceh dikembalikan.
>>
>> Jurubicara LSM World Vision, Martin Thomas, mengatakan pihaknya
> telah
>> menerima 20 panggilan telepon yang muncul tidak beberapa lama
> setelah
>> vonis bersalah Corby dijatuhkan hari Jumat lalu, seperti dilaporkan
>> surat kabar The Age, terbitan Melbourne, hari Minggu.
>>
>> Thomas mengatakan panggilan-panggilan telepon itu berasal
> dari "orang-
>> orang yang ingin menerima kembali sumbangan mereka dari tsunami,
>> sebagian lagi ada yang menyatakan prihatin atau ingin informasi
>> mengenai apa yang dilakukan dalam hubungannya Indonesia untuk
>> tsunami."
>>
>> Thomas menambahkan World Vision sedang mengkaji situasinya, tapi
> jika
>> orang-orang itu tetap masih menginginkan sumbangan mereka supaya
>> dikembalikan, "kami mungkin akan senang mengembalikannya."
>>
>> Permintaan-permintaan pengembalian sumbangan tsunami dialami pula
>> oleh sejumlah LSM Australia lainnya yang sebelumnya aktif menggalang
>> dana masyarakat setempat untuk membantu para korban tsuami di Aceh.
>>
>> Corby (27) Jumat lalu divonis 20 tahun penjara oleh Majelis hakim
>> yang diketuai Linton Sirait SH di Pengadilan Denpasar, Bali, dengan
>> denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan, karena terbukti
>> melanggar pasal 82 ayat (1) huruf a UU No. 22 tahun 1997 tentang
>> narkotika.
>>
>> Vonis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum IB
>> Wiswantanu SH yang dalam sidang sebelumnya, menuntut agar majelis
>> hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup dan denda Rp100 juta subsider
>> enam bulan kurungan terhadapnya.
>>
>> **inilah bukti bejatnya kafir barat. waktu jadi donor namanya pengen
>> dipampang gede2 dan diketahui byk orang, eh pas tahu temannya harus
>> masuk bui alamaaaaak, uang mesti balik.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
> **********************************************************************
> *****
>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
> Indonesia yg
>> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
>>
> **********************************************************************
> *****
>>
> ______________________________________________________________________
> ____
>> Mohon Perhatian:
>>
>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
>> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
>> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Groups Links
>
>   To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>
>   To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
>
> ---------------------------------
> Discover Yahoo!
> Have fun online with music videos, cool games, IM & more. Check it out!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Dying to be thin?
Anorexia. Narrated by Julianne Moore .
http://us.click.yahoo.com/FLQ_sC/gsnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke