http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/06/01/brk,20050601-61861,id.html
Howard Minta Maaf ke Indonesia Rabu, 01 Juni 2005 | 15:35 WIB TEMPO Interaktif, Sydney: Perdana Menteri Australia John Howard meminta maaf kepada pemerintah Indonesia atas terjadinya teror terhadap Kedutaan RI di Canberra, pagi ini. Menurut dia, aksi teror dengan menggunakan bahan kimia yang membuat Kedutaan RI ditutup itu kasus pertama di negaranya. "Jika hasil awal penyelidikan benar, inilah pertama kalinya serbuk kimia dikirimkan di Australia," kata Howard kepada wartawan di Sydney, Australia, Rabu (1/6). Sebuah bingkisan misterius ditemukan di Kedutaan RI di Canberra, Rabu siang waktu setempat. Aparat setempat menyimpulkan, bingkisan yang ditujukan kepada Duta Besar Imron Cotan itu ternyata berisi serbuk kimia. Sebanyak 22 staf Kedutaan kini diisolasi selama paling tidak 48 jam. Howard menyebutkan, kiriman itu ditujukan sebagai "balasan" atas vonis 20 tahun terhadap Schapelle Corby oleh Pengadilan Negeri Denpasar, pekan lalu. "Kasus ini akan merusak citra (Australia) di banyak orang Indnesia dan pasti tidak akan membantu Schapelle Corby," tuturnya. Juru bicara Kedutaan Indonesia, Dino Kusnadi, menolak berkomentar atas masalah ini. Adapun Kepolisian Federal Australia menyebutkan, isolasi selama 48 jam terhadap staf kedutaan merupakan "hal standar dalam kasus seperti ini". AFP/Budi S [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

