BISIK-BISIK MEDIA: 'Bedol Desa' warnai rencana peluncuran koran SEPUTAR 
INDONESIA
 
Kala iklan lowongan yang mencari pewarta untuk sebuah surat kabar baru
nongol di beberapa milis, cukup banyak yang terkejut. Pasalnya, pemasang
iklan itu adalah konglo media yang memiliki beberapa stasiun
televisi, stasiun radio, dan tabloid. Hari gini bikin koran? Apa 
pasarnya tak jenuh? Malah dulu ada pula seorang teman yang nyeletuk, 
"Jangan-jangan iklan lowongan itu hoax, soalnya pakai email gratisan." 
 
Waktu pun terus berjalan. Lambat laun teka-teki tersibak bahwa iklan itu tak
main-main. Kemudian beredar dari milis ke milis bahwa koran itu akan
dinamai SEPUTAR INDONESIA, sesuai dengan nama program berita di RCTI. Buat
mereka yang sudah mengirim lamaran, lalu bertanya dalam hati: "Kapan ya aku 
dipanggil
buat test dan wawancara?" Sebulan tiga bulan dinanti, beredar kabar
bahwa SEPUTAR INDONESIA tak jadi terbit. Lho? Kenapa?  Ternyata, kabar 
itu tak benar, karena  SEPUTAR INDONESIA bakal segera terbit dalam hitungan
hari. 
 
Dampaknya, telah terjadi 'bedol desa' di harian INDO.POS/JAWA POS, INVESTOR 
DAILY 
dan beberapa koran lainnya. Kalau Anda simak 'boks tim redaksi' di koran-koran 
itu
per edisi 1 Juni 2005, beberapa nama redaktur dan reporter sudah dihapus. 
Diperkirakan, jumlah awak peliput SEPUTAR INDONESIA
sekira 30 - 40 orang. Lumayan mengguncang juga. Terhitung per 1 Juni 2005 
kemarin, 
'pasukan kutu loncat' itu ramai-ramai 'boyongan' 
ke sebuah gedung bertingkat di bilangan Jakarta Pusat yang dulu dimiliki
Kelompok Bimantara. Mereka akan bermarkas disitu, dengan pertimbangan lebih 
ekonomis 
dan leluasa saat peliputan, dibandingkan berkantor di kawasan Kebon Jeruk
yang relatif jauh dari sasaran: para narasumber. 
 
Kini, para jurnalis muda itu sedang sibuk melakukan konsolidasi dan
menyesuaikan diri demi menjaga kekompakan tim. Mereka hanya diberi waktu
yang amat singkat buat mempersiapkan segalanya -- dari nol tentu saja. 
Menyatukan misi dan visi adalah penting buat mereka yang punya rekam jejak, 
pengalaman, dan latar belakang berbeda. Lalu siapa pemrednya? 
Menurut selentingan kabar, posisi puncak itu diduduki Sururi al-Faruq,
jebolan koran JAWA POS -- terakhir menjabat sebagai redaktur 
pelaksana harian WARTA KOTA. 
 
Seperti apa bentuk korannya? Broadsheet atau compact mirip 'KORAN TEMPO'? 
Kapan acara peluncuran perdananya? Dimana sewa gedungnya? Siapa 'VVIP person' 
yang bakal hadir di perhelatan akbar itu? Apakah SBY, Jusuf Kalla, Megawati, 
Habibie, 
dan Gus Dur bakal diundang, lalu duduk bareng semeja? Terakhir, tapi yang 
terpenting: apa bentuk dukungan RCTI, TPI dan Global TV kepada 'sang adik' yang 
masih dalam
kandungan itu? Apa saja yang dilakukan 'sang ibu' untuk persiapan kelahiran 'si 
orok'? Apakah si jabang bayi kelak akan diberi ASI atau  susu formula? Bakal 
lancarkah asupan itu? Akankah kelak 'sang ibu' akan berlaku adil kepada 
anak-anaknya? Tunggu saja tanggal mainnya!
 
 
Salam dari Kalibata,
 

Radityo Djadjoeri
e: [EMAIL PROTECTED]



Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/OCfFmA/UOnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke