Secara umum, hal-hal yang saya sukai dari Barat:
1. Sistem pendidikan yang membuat murid-murid kritis
melihat persoalan. Sistem pendidikan seperti ini mulai
diadaptasi dalam bentuk sekolah-sekolah alternatif dan
nasional plus di banyak tempat di Jakarta.
2. Disiplin berlalu lintas. Jangan harap bisa nerobos
lampu merah atau melaju dengan kecepatan di atas
kecepatan yang sudah ditentukan. Bisa langsung terima
denda bulan depan. Atau parkir sembarangan. Atau ada
preman yang malak-malak duit. Aduh, nikmatnya...
3. Nggak buang sampah sembarangan. Nggak ada tuh
tangan menjulur ngelempar sampah ke luar mobil. Atau
meludah. Hiii...yang lucu, pernah lagi duduk2 di
taman, ada orang lewat dengan anjingnya. Trus si
anjing BAB. Nah, si empunya anjing harus membersihkan
BAB si anjing dengan menggunakan plastik yang sudah
disediakan di kotak sampah. Kalo nggak, bisa didenda,
Man! Dahsyat yaa!!
4. Mostly, nggak munafik. Contohnya, kalau sudah have
sex, nggak ngotot pengen punya istri perawan. Nggak
kayak orang Melayu, sudah muncrat sana-sini,
ngehamilin anak orang, masiiiih aja pengen istrinya
perawan, yang belum pernah kesentuh.
5. Menghargai profesi apapun. Mau jadi tukang sampah,
janitor, atau buruh bangunan, tetap aja statusnya sama
di masyarakat. Saat malam, yang buruh bangunan sama
pegawai bank bisa ketemu di bar yang sama. Soalnya,
penghasilan tahunannya mirip-mirip.
6. Nggak repot dengan soal agama. Mau nggak beragama
boleh, mau beragama boleh. Nggak ada aturan untuk
mencantumkan agama di kartu identitas.
7. Di banyak tempat, aborsi dilegalkan. Setidaknya
jadi pilihan legal, jadi nggak sembunyi2 dan
menyebabkan angka kematian yang tinggi kayak di
Indonesia.
Yang tidak saya sukai. Banyak..
Diantaranya:
1. Standar ganda banget! Bicara ttg demokrasi tapi
takut banget agama kayak Islam berkembang.
2. Paranoid dengan kata "teroris". Ngelihat nama yang
berbau2 Arab, pertanyaan untuk wawancara visa bisa
penuh kecurigaan. Cobain deh kalo nggak percaya.
3. Well, seks bebas. Sering kaget juga menemukan fakta
bahwa anak umur 15 tahun (bahkan temanku dulu umur 13
tahun) sudah have sex. Gila nggak sih. Untungnya,
hidup dia baek2 aja. Dia jadi diplomat yang kompeten,
dan punya anak istri yang baik.
4. Naif banget. Ada lho pertanyaan2 yang muncul kayak
gini: "Eh, emang di Indonesia, yang non muslim bisa
hidup aman??" atau (waktu saya sedang ke pesantren
Ngruki sama rombongan jurnalis Australi) "Ooh.. di
sini, ya, tempat penggodokan teroris." Naif, kan...
5. Masih banyak yang rasis. Menganggap ras-nya lebih
tinggi dari ras manapun. Sebel, ya!1
6. Masih banyak lagi...
__________________________________
Discover Yahoo!
Find restaurants, movies, travel and more fun for the weekend. Check it out!
http://discover.yahoo.com/weekend.html
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/