----- Original Message -----
From: "He-Man" <[EMAIL PROTECTED]>
Ketika Jepang melakukan restorasi Meiji , Dinasti Ch'ing di Cina juga
melakukan hal yang sama.Tapi di Jepang sukses sementara Cina
gagal bahkan malahan bangkrut.
Perbedaannya adalah masalah kekritisan meniru itu.Orang Jepang tidak asal
meniru mereka memilah-milah terlebih dahulu secara kritis mana konsep
yang baik mana yang buruk , lalu menggabungkannya dengan nilai-nilai
jepang yang baik yah seperti kaidah dalam ushul fiqh Al mukhafadzotu ala
al qodimisholih wal Ahdzu bil Jadidil Aslah" (Mempertahankan milik lama
yang baik dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik).Hal ini membuat
Jepang sejajar dengan negara-negara Barat tapi tidak meninggalkan kultur
ketimuran mereka , bahkan dalam waktu yang sangat singkat hanya 50 tahun
setelah Commodore Perry (Laksamana Pertama kalo di TNI AL) menghabisi
AL Jepang , Admiral Togo menghancurkan armada laut Russia di Tsushima.
Sementara Cina cuma terbatas meniru sehingga akhirnya terbelit hutang yang
besar , dimana kemudian mereka terpaksa menyerah dalam perang candu ,
perang boxer dll , pajak mereka dikuasai asing wilayah mereka dirampas dll.
Kalau dalam abad modern ini yah bisa dibandingkan dengan Malaysia v.s
Indonesia.
Kalau melihat sejarah , paham eksklusif justru adalah paham yang
menghancurkan.
Jepang dikalahkan armada USA karena Shogun Tokugawa melarang penggunaan
senapan dengan alasan nilai pedang samurai sangat tinggi dan sakral.Cina di
masa
dinasti Ming juga sama setelah merasa tidak ada bangsa lain yang menandingi
Cina , mereka menutup diri dari luar dan membakar kapal-kapal bertiang
tinggi
yang mampu mengelilingi dunia (ingat Cheng Ho).Disain kapal ini yang
digambar
Marco Polo di Eropa akhirnya dipakai buat mendisain kapal Galleon yang
mengantikan kapal Trieme yang lazim dipakai di Eropa waktu itu dan bangsa
Eropa pun akhirnya menguasai dunia.
Dan kesultanan Baghdad pun mencapai kejayaannya karena mereka
mengadopsi nilai-nilai asing yang baik dari Yunani , Romawi , India ,
Mesir dll dan menggabungkannya dengan nilai-nilai keislaman dan
lahirnya ilmu-ilmu keislaman dan pengetahuan yang menjadi sinar
dunia waktu itu.Dan mereka kan nggak mengadopsi patung telanjang
ala Yunani mereka mengadopsi ilmu kedokteran ,astronomi , ilmu
logika , filsafat , matematika , fisika , kimia dll.
Jadi apa salahnya mengadopsi nilai-nilai Barat dan mengabungkannya
dengan disiplin ilmu keislaman.Paham sekuler sesungguhnya mulainya
di dunia islam ketika kaum yang menamakan dirinya pengikut salaf
berkuasa , sebelum mereka berkuasa , ilmuwan-ilmuwan islam ahli
kedokteran , fisika dll rata-rata dikenal juga sebagai ahli tafsir , ahli
fiqh , ahli hadis dll coba baca biografi ibnu sina misalnya karena nggak
ada pemisahan antara ilmu-ilmu itu di madrasah-madrasah islam waktu
itu , dan ketika kaum salafi berkuasa mulailah pemisahan ilmu agama
dengan ilmu dunia, menghapus perkembangan ilmu fiqh , teologi ,
hadis , tafsir dll dengan alasan sudah final , dan dalam tempo singkat
akhirnya islam tenggelam dari peradaban dunia, dan ummat islam
cuma terpaku pada disiplin ilmu keislaman 700 tahun lalu, selama
700 tahun tidak ada perkembangan ilmu-ilmu keislaman , mau belajar
hadis , tafsir , fiqh dll semuanya pakai metode 700 tahun lampau.
Makanya jangan terpana dengan kaum salafy yang menyuruh kembali
ke 'dunia lama' , dunia ini berputar dengan cepat dalam tempo beberapa
bulan aja muncul processor baru , teknologi ponsel terbaru dll , kalau
cuma menengok masa lalu gimana bisa maju.Bila cuma terpana pada
kesuksesan masa lalu dan masa kini maka pasti akan dilibas pesaing,
sama dengan IBM , Xeroc , Motorola dll.
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/